Guru Geografi: Cerita | Blog Guru Geografi Milenial
News Update
Loading...
Tampilkan postingan dengan label Cerita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerita. Tampilkan semua postingan

Minggu, Mei 18

Berjumpa Dengan Awan Altocumulus Pagi Hari

Berjumpa Dengan Awan Altocumulus Pagi Hari

Pagi hari ini saya pergi ke luar rumah, masih di sekitaran komplek cari udara segar sambil olahraga. Cuaca pagi ini tenang, angin masih malu-malu dan matahari masih sekitar 40an derajat dari batas horizon.

Di pagi hari ini khususnya saat weekend banyak orang menyempatkan diri berolahraga di sekitaran komplek. Lalu di arah langit timur saya melihat sekumpulan awan berarak membentuk benteng menutupi matahari.

Mungkin supaya cuaca tidak terlalu panas dan membiarkan manusia bisa berolahraga sejenak. Awan apakah itu?. Ya, altocumulus. 

Awan Altocumulus termasuk ke dalam awan ketinggian menengah yaitu berada di level 2.000-6.000 meter di atas atmosfer. Awan ini biasa muncul pagi hari menjelang siang karena udara lembab naik secara kondensasional.

Mekanisme ini tergolong normal yaitu pada saat kondisi atmosfer stabil dan kadang dapat menunjukkan perubahan dalam pola cuaca ke depannya. Makanya sore hari mungkin kumpulan altocumulus ini malah akan berevolusi menjadi cumulonimbus sehingga turun hujan.

Namun pagi hari ini mari berterimakasih kepada Alto karena sudah menahan matahari agar panasnya tidak begitu menyengat di permukaan bumi. Sejenak manusia bisa beraktifitas mengasah motoriknya agar sehat.
Altocumulus

Jumat, Maret 28

Guru Geografi Akhirnya Lulus Magister Lingkungan

Guru Geografi Akhirnya Lulus Magister Lingkungan

Akhir bulan Ramadan ini terasa spesial karena guru geografi berhasil menyelesaikan studi magister lingkungan. Setelah 2 tahun kuliah dan menyelesaikan tesis, tuntas sudah perjuangan.

Kuliah pascasarjana ini didanai dari uang hasil sertifikasi guru. Saya lulus kuliah sarjana sudah 15 tahun lalu, jadi memang sudah saatnya perlu upgrade ilmu baru.

Kenapa saya tidak ambil jurusan pendidikan lagi?. Karena saya rasa ilmu kependidikan sudah cukup di S1 dan PPG, jadi nampaknya perlu memperluas kajian baru, dan saya putuskan ambil lingkungan.

Manusia adalah mahluk mendominasi dalam lingkungan atau man ecological dominant. Disinilah perlunya manusia untuk kembali mengasah etika lingkungan.

Lingkungan yang sehat, seimbang akan membawa kesejahteraan penghuninya begitupun sebaliknya.

Perubahan iklim menjadi tantangan manusia yang perlu diperhatikan agar kedepannya tidak terjadi bencana-bencana besar yang melanda. Perhatian khusus geografi terhadap lingkungan kini semakin nyata dan sudah saatnya guru geografi berperan dalam menstimulus anak agar mencintai lingkungan sejak sedini mungkin.

Oh, iya di tesis saya kemarin, tema yang diusung adalah kecemasan iklim. Perubahan iklim berdampak pada perubahan pola cuaca yang berpotensi memicu fenomena kecemasan khususnya di kalangan remaja SMA. Mungkin saya peneliti pertama di Jawa Barat yang mengkaji konsep yang memang baru muncul dekade akhir ini. 

Geografi sebagai mapel terdepan dalam mengkaji fenomena iklim tentu berperan penting dalam penyiapan kapasitas peserta didik dalam menghadapi perubahan iklim. Fenomena cuaca ekstrem semakin nyata di masa depan sehingga harus disikapi dengan bijak.

Pemahaman yang komprehensif terkait dampak perubahan iklim akan menghasilkan kapasitas masyarakat yang baik sehingga siap menghadapi bencana.

Penulis: Agnas Setiawan, Guru Geografi Blogger
Kerjasama: email geograph88@gmail.com

Rabu, Januari 22

Pengalaman Take Over KPR Bank Konvensional Ke Syariah

Pengalaman Take Over KPR Bank Konvensional Ke Syariah


Kali ini saya akan cerita pengalaman tentang take over KPR yang sudah saya lakukan dan prosesnya sebenarnya gak ribet-ribet banget. Oke, jadi ceritanya 3 tahun lalu saya ambil KPR rumah komersial di Bogor.

Di awal perjanjian saya pakai bank Mandiri dengan bunga flat promo 2,3% selama 3 tahun. Cicilan saya waktu itu 2,2 juta. Mengapa saya pakai Mandiri, karena payroll saya pakai bank tersebut jadi biar ringkas aja, awalnya seperti itu.

Sebelum akad KPR saya sebenarnya sudah tahu perkiraan kisaran bunga bank saat floating. Jadi saya tanya ke bank, simulasi saat floating di tahun keempat yait udi kisaran 4 juta dengan bunga 11%. Namun saat ini ternyata dunia semakin tidak pasti, bungan bank malah menjadi 13,7% dan cicilan sudah hampir menyentuh 5 juta. 

Tentu hal ini membuat cashflow terganggu maka opsi selanjutnya adalah over kredit rumah atau take over ke bank lain yang lebih ringan. Jadi saya coba pergi ke bank-bank lain untuk comparing skema mana yang dirasa cocok. Akhirnya pilihan adalah yang syariah dengan 3 kali step kenaikan selama 15 tahun. Jadi ada pengurangan tenor 2 tahun dari KPR di mandiri. Cicilan jadi start di 3 juta, lebih bisa sedikit bernapas.

Di Bank BSI saya coba minta beberapa skema KPR dan yang enaknya biaya atribusi seperti denda pelunasan, asuransi, notaris dan lainnya ditanggung BSI. Selain itu masih ada sisa dana atribusi yang tidak terpakai jadi dikembalikan ke saya. Dana atribusi yang disedikan yaitu 10% dari sisa utang pokok KPR di bank sebelumnya. Jadi karena hutang saya 373 jutaan, maka BSI menyediakan 37 juta, dan yang terpakai 20 jutaan jadi masih ada sisa.

Apa langkah Take Over selanjutnya?. Saya menghubungi bagian pelunasan Bank Mandiri sesuai cabang di akad KPR lalu mengirim email pengajuan pelunasan. Setelah disetujui maka akan keluar rincian pinaltinya dan total pelunasan. Lalu kita isi surat pernyataan dan tanda tangan materai lalu dikirim kembali ke bagian manajer peminjaman. Karena saya pakai mandiri jadi pelunasan akan dilakukan di awal bulan depannya tanggal 1-10.

Sementara itu persyaratan di bank mandiri sudah selesai, saya siapkan data akad KPR di bank yang dipilih. Sama seperti akad awal KPR kita akan diminta KTP, KK, Slip Gaji, Rekening Koran, Slip PBB, Copy SHM, IMB hingga BI Checking. Bank juga akan melakukan apraisal ulang harga rumah, karena bisa jadi ada renovasi sehingga mengubah ukuran bangunan.

Nah setelah itu kita akan penjadwalan akad di bank baru dan datang bersama isteri. Penting dicatat bahwa untuk jaga-jaga sediakan dana darurat sekitar 20 jutaan. Karena kita akan diminta saldo blokir satu kali cicilan kemudian biaya asuransi di bayar di muka, itu yang saya alami. Setiap bank tentu akan berbeda aturan.

Kunci take over KPR adalah kita wajib cek simulasi perhitungan hingga detail, jangan sampai nanti shock ada biaya-biaya lain, karena pada dasarnya take over itu sama dengan ambil rumah baru. Maka itu saya pakai syariah karena biaya atribusi ditanggung sepenuhnya dan tidak pakai sistem floating.

Memang kalau di bank konvensional kita bisa nge bom utang pokok jika ada rezeki, namun untuk pekerja seperti saya akan sulit mengumpulkan uang misal 100 juta untuk ngebom. Maka dari itu saya memilih cicilan flat tapi sudah pasti, tidak ada aturan floating naik tajam seperti sekarang.

Setelah itu dana akan dikirim ke rekening baru di bank syariah kemudian ditransfer ke rek bank mandiri. Sistem bank akan autodebet pelunasan di awal bulan, yang penting dana sudah ada di rekening lama. Selanjutnya cicilan akan kembali dilanjut di bank baru.

Nanti setelah selesai, bank lama akan menjadwalkan pengamblian sertifikat rumah, lalu akan diserahkan ke bank baru. Nantinya saya akan didampingi pihak bank baru untuk pengambilan jaminan ke bank lama. 

Itulah cerita saya take over KPR, jadi bagi yang shock bunga floating KPR naik tajam, mungkin bank syariah bisa menjadi alternatif solusi. Selamat hunting dan jangan lupa literasi yang banyak, mendalam agar tidak merasa tertipu di dunia perbankan. 

Kamis, Oktober 31

Fenomena Cuaca Ekstrem dan Tata Kota Kita Kini

Fenomena Cuaca Ekstrem dan Tata Kota Kita Kini


Beberapa hari ini cuaca di beberapa kota Indonesia sangat mendidih, panas terik. Di kota saya tinggal yaitu Bekasi, suhu siang hari sangat menyengat tidak dapat dibendung. Tutupan awan tidak nampak di langit kota sehingga sinar matahari langsung menembus ke bawah permukaan.

Data BMKG mencatat beberapa kota bahkan ada yang suhunya mencapai 36-37 derajat celcius, bukan main. Fenomena cuaca ektrem ini tentu akan berdampak pada kegiatan, rutinitas masyarakat di dalamnya. Dalam konteks pendidikan pun, cuaca ekstrem ini akan sangat mengganggu terhadap kualitas belajar yang menurun.

Otak tidak bisa berfikir maksimal dengan baik jika kelembaban di sekitar tinggi sehingga perlu rasanya kita, masyarakat, pemerintah merevolusi pembangunan kota atau urban revolution landscape. Di beberapa portal medsos kita melihat bahwa fenomena perubahan iklim adalah hal nyata dan berdampak pada perubahan pola cuaca.

Negara-negara lain sudah berupaya untuk mengurangi urban heated alias pemanasan kota akibat teriknya panas atmosfer. Lalu langkah apa yang dilakukan?. Tentu adalah dengan menambah jumlah vegetasi terutama model kanopi di perkotaan.

Vegetasi ini dapat menyerap karbon, menurunkan suhu, membuat kota semakin teduh sejuk sehingga masyarakat dapat beraktifitas tanpa terganggu cuaca ekstrem. Kota-kota di Indonesia nampaknya perlu melakukan revolusi alias perubahan cepat dapat merekonstruksi tata kota.

Manusia membutuhkan mahluk hidup lain, tidak bisa sendiri. Jika 50% saja kota dapat tertutupi vegetasi maka suhu akan menurun dan dapat meminimalisir dampak negatif dari cuaca ekstrem panas. Vegetasi selain menyerap karbon, juga menyimpan air yang baik.

Sekolah sebagai lembaga pendidikan lingkungan hidup tentu menjadi pioner dalam memerangi perubahan iklim dan fenomena hidrometeorologi ekstrem. Indonesia berada di wilayah tropis dimana dampak perubahan iklim akan sangat terasa.

Dalam silabus pembelajar geografi misalnya, tentu ada banyak materi mengenai dinamika cuaca dan bencana atua lingkungan. Namun apakah sekolah sudah menerapkan konsep berkelanjutan, berwawasan lingkungan dalam tata kelolanya?. Jika tidak maka ini menjadi sebuah paradoks dan belajar hanya sebatas teori menjadi nyata adanya di Indonesia.

Membangun kota bukan hanya sebatas bangunan namun juga membangun peradaban yang serasi dan seimbang dengan kaidah lingkungan. Hubungan simbiosis manusia dan lingkungan ini perlu menjadi visi setiap pemimpin wilayah karena jika sudah terjadi bencana maka yang ada adalah saling menyalahkan satu sama lain.

Penulis: Agnas Setiawan, Pemerhati Lingkungan, Blogger
Sumber gambar: 
https://www.rri.co.id/pontianak/daerah/395506/fenomena-suhu-tinggi-di-indonesia-memunculkan-kekhawatiran

Sabtu, September 28

Akhirnya Tugas Pembatik Level 3 2024 Kreasi Selesai di Last Minute

Akhirnya Tugas Pembatik Level 3 2024 Kreasi Selesai di Last Minute

Setelah bergulat dengan berbagai kegiatan sekolah yang super padat akhirnya tugas pembatik level 3 kreasi tahun ini dapat diselesaikan. Tugas akhir pembatik level 3 ini dapat memilih diantara karya audio, MPI atau video pembelajaran berbasis TIK.

Setelah memilih dan memilih sumber daya maka saya putuskan untuk membuat video saja. Awalnya saya bingung mau memakai aplikasi apa dan tema subtopik apa.

Sampai dua hari sebelum submit saya masih bingung untuk melakukan take video karena jadwal sekolah sangat padat dari ngajar hingga rapat persiapan kegiatan kesiswaan. Awalnya sempat terfikir untuk tidak akan meneruskan pembelajaran di level 3 ini karena memang waktu dan tenaga sudah tidak sanggup.

Namun di malam hari saat saya baca di thread, ada seseorang memosting tentang berbagai jenis Ai yang dapat membantu untuk membuat segala macam produk tak terkecuali video animasi.

Akhirnya saya screen shoot postingan tersebut dan pagi hari esoknya di hari H submit sejak pagi hari saya siapkan semua komponen mulai dari take video tanpa script alias langsung to the point saja. Topik yang saya ambil adalah seputar fenomena hidrometeorologi, untungnya di kepala materi ini masih lumayan nempel.

Tidak sampai lama, dalam waktu 20 menit take video selesai dengan sedikit pengulangan saja. Lalu video kemudian saya impor ke canva editor. Untuk animasi background saya percayakan ke salah satu Genmo.ai, lalu untuk suara backsound saya ambil di pixabay yang free dan sedikit objek di freepik.

Dalam waktu 8 jam sejak pagi hingga ashar akhirnya video selesai dan bisa diunggah di youtube dan PMM. Ternyata the power of kepepet itu benar adanya, kreatifitas muncul tiba-tiba. Bagi yang ingin lihat contoh video saya silahkan cek di bawah.

Kamis, September 26

Jadi Narasumber Diklat Geografi Nasional, Tips dan Trik Membuat Soal HOTS dan Literasi dengan Stimulus Fenomena Geosfer

Jadi Narasumber Diklat Geografi Nasional, Tips dan Trik Membuat Soal HOTS dan Literasi dengan Stimulus Fenomena Geosfer

Sejak tiga hari lalu dari senin hingga rabu malam kemarin saya diminta mengisi diklat guru geografi Indonesia yang diselenggarakan oleh platform e-guru.

Pada diklat tersebut saya bertindak sebagai narasumber untuk memfasilitasi diskusi mengenai asesmen dalam pembelajaran geografi. 

Hari pertama, saya membuka diklat dengan pengenalan asesmen yang dibagi menjadi asesmen kognitif dan non kognitif. Banyak guru bercerita seputar keluh kesah mereka dalam melakukan asesmen. 

Selain itu kita juga membahas tentang teknik-teknik asesmen geografi yang paling ampuh dilakukan kepada siswa untuk melihat perkembangan pemahaman mereka terkait fenomena geosfer.

Di hari pertama, ada lebih dari 180 guru geografi yang ikut serta dari seluruh Indonesia. Luar biasa bisa bersilaturrahim via daring.

Di hari kedua, saya memberikan tips dan contoh-contoh soal HOTS geografi. Pembelajaran hots dibutuhkan untuk memacu nalar anak remaj. Isu-isu geosfer kekinian perlu diberikan kepada siswa untuk dianalisis lebih dalam.

Kemudian di hari terakhir saya coba berikan materi terkait soal literasi numerasi dengan konteks bacaan fenomena geosfer. Membuat soal literasi dan numerasi dengan konten geosfer memerlukan latihan berulang agar terbiasa.

Berikut cuplikan foto kegiatan zoom tiga hari kemarin. Semoga bisa kembali bertemu lain waktu dan kesempatan. Jaya terus geograf Indonesiam



Selasa, September 17

Menelusuri Jejak Dasar Laut Purba di Gua Karst Klapanunggal Bogor

Menelusuri Jejak Dasar Laut Purba di Gua Karst Klapanunggal Bogor

Liburan akhir pekan kemarin banyak orang berwisata ke tempat favorit seperti Puncak atau Bandung, tapi kami mencoba untuk eksplorasi kawasan perbukitan di belakang rumah yaitu karst Klapanunggal.

Kebetulan rumah kami persis lokasinya dekat dengan perbukitan karst sehingga coba untuk ke sana mencari salah satu gua karst. Kami cari google map maka ketemu Gua Tawanan, jaraknya sekitar 14 km dengan motor. 

Kami berangkat jam 9 pagi menyusuri jalanan desa hingga arah Pemandian Sodong yang terkenal sering menjadi tujuan para bikers sepeda. Pemandian Sodong ini merupakan mata air yang berada di bawah pohon beringin tua yang sangat besar.

Suasana pemandian kemarin sangat ramai sekali, maklum libur panjang. Cuaca hari kemarin sangat terik dan tidak ada gangguan awan sedikitpun. Perjalanan dari jalan raya pemandian Sodong kemudian berbelok ke kanan menunju perbukitan karst dengan kondisi jalan yang sudah mulai berubah.

Kami menyusuri jalan bebatuan dan diselingin jalan cor beton. Selepas itu jalanan membatu dengan rumput-rumput ilalang menemani di kiri dan kanan jalan. 

Akhirnya setelah 30 menit perjalanan motor kami tiba di depan pintu masuk Goa. Terdapat mushola yang sudah lama tidak digunakan dan dua orang pemuda sedang beristirahat. Mereka juga nampaknya adalah wisatawan.

Jadi katanya objek wisata Gua Tawanan ini semenjak Covid melanda jadi tidak terurus. Akhirnya jalan menuju arah gua banyak ditutupi ilalang namun masih bisa dinaiki. Kami berempat lalu naik menyusuri jalan setapak menanjak dengan kemiringan hingga 45 derajat menuju mulut gua.

Dari arah bawah, kurang lebih sekitar 100 meter ke atas. Sekitar 15 menit perjalanan kami sudah sampai di mulut gua karst berumur jutaan tahun. Masuk ke dalam gua terlihat ornamen-ornamen khas gua karst seperti stalaktit, stalagmit, pillar, lapies, curtain. Proses pembentukkan morfologi karst ini adalah hasil dari proses pelarutan air dengan kalsium karbonat.

Adanya kehadiran formasi karst pada suatu wilayah adalah bukti dari adanya ekosistem dasar laut di masa lalu. Kawasan karst juga berfungsi sebagai penstabil ekosistem, penyerap karbon sehingga membantu bumi dalam melawan perubahan iklim.

Jadi mari kita jaga kelestarian kawasan karst untuk menjaga keberlanjutan kehidupan bumi dan mengurangi dampak perubahan iklim yang kian nyata. Foto-foto kegiatan eksplorasi gua ada di bawah.


Blogger: Agnas Setiawan, Guru Geografi, Follow my tik tok below
Kontak kerja sama dan lainnya silahkan hubungi IG @gurugeografi

Sabtu, September 14

Alhamdulillah, Lolos Pembatik 2024 Level 2 Menuju Level 3

Alhamdulillah, Lolos Pembatik 2024 Level 2 Menuju Level 3

Ting tong, begitulah bunyi notif android saya berbunyi saat saya sedang duduk istirahat. Setelah dibuka ternyata,..........

Pemberitahuan dari Pembatik Level 2, dimana saya lolos ke tahap berikutnya yaitu level 3. Alhamdulillah ternyata setelah perjuangan edit video bersama anak-anak berkolaborasi di level dua, akhirnya membawa saya ke pembelajaran level selanjutnya.

Sejak level 1, kegiatan pembatik ini membuat saya penasaran, ilmu apa yang saya akan dapatkan seputar pemanfaatan TIK dalam pendidikan khususnya pembelajaran di kelas.

Mudah-mudahan di level 3 ini kegiatan pembatik lebih seru dan bisa bertemu guru-guru lain yang tentunya hebat-hebat.

Kira-kira karya atau produk apa lagi ya yang akan dishare kepada rekan-rekan lain di pembatik level 3 besok?. 

Semakin penasaran, di tengaj padatnya jadwal mengajar kita sempatkan untuk belajar dan berbagi dengan komunitas guru lain di Indonesia. Teknologi adalah penguat persatuan guru Indonesia.

Rabu, September 11

Literasi Dalam Memahami Fenomena Geosfer, Sejauh Mana?

Literasi Dalam Memahami Fenomena Geosfer, Sejauh Mana?


Sore kemarin, langit ditutupi awan hitam pekat pertanda butiran air hujan berakumulasi di atmosfer dan siap menumpahkan isinya ke permukaan bumi. Citra satelit di atas menggambarkan aliran angin muson hari ini.

Setelah beberapa pekan cuaca panas melanda Bogor dan sekitarnya, kini periode musim hujan nampaknya sudah dimulai. Saya pulang naik motor dari sekolah menuju rumah lalu ditemani hujan deras yang sangat besar.

Setelah sekian lama gerah dengan cuaca panas, kini presipitasi yang masif turun ke bumi. Ini pertanda pergantian musim baru. Lalu mengapa sejak kemarin awan di langit mulai banyak mendung, tak seperti biasanya?

Seorang ahli geografi tentu akan bertanya, mencari tahu, menganalisis hingga menemukan jawaban dari hasil pencariannya.

Sederhananya tentu periode musim hujan di Indonesia biasa dimulai saat angin muson barat berhembus dari daratan Asia ke Australia yang membawa massa uap air yang tinggi.

Periode angin muson barat biasa muncul dari bulan Oktober - Maret, namun kenapa bulan September ini sudah mulai hujan besar melanda?. Apakah ini tanda perubahan iklim?. Ataukah ada faktor dinamika atmosfer lain?.

Pertanyaan-pertanyaan inilah yang seharusnya dapat dijawab oleh anak-anak atau siswa SMA dimana mereka sudah harus bisa melakukan sintesa atau simpulan dari beberapa informasi yang didapat lalu dituangkan dengan tulisan dan deksripsi sendiri.

Berliterasi mengenai asal mulai datangnya hujan sore kemarin, sebenarnya sudah menjadi bagian dari bagaimana kemampuan menjadi masyarakat ilmiah.

Lalu selepas hujan deras kemarin sore, apa yang harus disiapkan penduduk ke depannya?. Usaha apa yang akan potensial laku atau menurun?. Ini perlu dicermati agar kita menjadi masyarakat cerdas lalu dapat memanfaatkan dinamika cuaca untuk menjadi inspirasi usaha dan mendapatkan keuntungan.

Hujan bukan hanya sebatas bencana, tapi ada peluang dan tantangan bagi manusia untuk memanfaatkan hujan dengan efektif dan efisien. Mari tidak menggerutu soal cuaca, menghardik hujan, karena atmosfer sejatinya membawa rezeki bagi manusia.

Agnas Setiawan, Guru Geografi

Kamis, Agustus 15

Cara dan Biaya Perpanjang SIM A, B, C 10 Menit di Polres Metro Bekasi

Cara dan Biaya Perpanjang SIM A, B, C 10 Menit di Polres Metro Bekasi

Bulan ini masa SIM C saya akan habis di tanggal 18, jadi harus perpanjang lagi tentunya. Lalu berapa biaya, syarat tata cara perpanjangan SIM?.

Karena saya tinggal di wilayah polres metro Bekasi jadi meski KTP saya dari luar Jabodebek maka bisa langsung perpanjang.

Langkah pertama perpanjangan SIM di polres Metro Bekasi Kota adalah dengan mendaftar antrian dulu di web https://antrianku.polresmetrobekasikota.com/

Kamu bisa pilih mau sesi pagi atau sore hingga maksimal jam 5 sore. Setelah daftar maka download hasil pendaftarannya, simpan di hp.

Setelah itu siapkan fotokopi KTP berjumlah 4 buah dan SIM asli yang akan diperpanjang. Setelah siap maka lanjut pergi ke lokasi polres metro Bekasi di dekat alun-alun kota di bagian belakang. 

Masuk ke bagian tes psikologi, bayar 65.000 rupiah. Lalu masuk ke bagian tes kesehatan bayar 35.000 rupiah, lalu ke loket asuransi bayar 50.000 rupiah (opsional). Setelah itu ke kasir foto bayar 75.000 rupiah untuk perpanjangan SIM C. Total biaya 225.000 jika dengan asuransi untuk perpanjangan SIM C. Untuk biaya perpanjangan SIM A 80.000 rupiah.

Setelah itu tinggal menunggu panggilan foto dan cetak. Tidak lebih dari 5 menit SIM baru sudah jadi. Jadi waktu total untuk perpanjangan SIM tidak lebih dari 30 menit.

Jadi jangan sampai SIM anda mati karena akan rumit lagi jika membuat SIM dari awal. Saya urutkan lagi tahapan ringkas perpanjangan SIM C di polres kota Bekasi.

1. Daftar online di web antrian yang ada di atas.
2. Download pendaftaran
3. Siapkan fotokopi KTP 4 unit
4. Siapkan uang 225.000 rupiah
5. Datang ke polres metro kota Bekasi langsung sesuai jadwal, ikuti arahan disana. Selesai.

Sabtu, Juli 27

Sidang Proposal Tesis Manajemen Lingkungan Universitas Pakuan

Sidang Proposal Tesis Manajemen Lingkungan Universitas Pakuan

Bulan ini tepat semester dua berakhir di pasca sarjana Universitas Pakuan. Selepas ujian akhir semester saya lalu langsung daftar seminar proposal tesis.

Lho kok bisa?. Bisa saja, asal judul sudah siap dan proposal bab 1-3 tentunya lalu acc pembimbing. Target saya lulus S2 1,8 bulan.

Di angkatan 2023 ada 4 mahasiswa manajemen lingkungan yang baru seminar hingga minggun lalu. Apa saja yang dilakukan saat seminar proposal tesis?.

Tentunya saya siapkan power point yang bagus dan presentasi maksimal 20 menit sisanya tanya jawab. Ingat kalau presentasi kelamaan alias overtime maka dosen udah malas dengerin. Jadi latihan dan siapkan slide seefisien mungkin.

Kunci dari lancarnya sidang proposal adalah menguasai isi proposal dan metode dari A-Z. Jika anda pakai joki atau hanya modal chat GPT sudah pasti akan wasalam. 

Saya sendiri karena hobi menulis maka sangat terbantu dalam menuangkan ide ke proposal. Pertanyaan dari penguji relatif bisa saya jawab secara ilmiah. Alhasil seminar proposal tesis saya berjalan baik dan hanya ada beberapa perbaikan minor sebelum ke lapangan.

Tesis yang dibuat sendiri lebih mantap dan puas. Jadi bagi para pejuang tesis, nikmati perjuangan bolak balik perpus, cari data, cari judul, research gap hingga bolak balik bimbingan. Insaallah jika niat mencari ilmu maka akan diganjar kemuliaan hidup oleh Allah. Semangat mencari ilmu.

Rabu, Juli 10

Masuk Kelas Semester Awal, Enaknya Ngapain?

Masuk Kelas Semester Awal, Enaknya Ngapain?

Libur telah usai, dan anak-anak akan kembali lagi ke kelas untuk menunaikan tugas belajar mereka. Lalu guru-guru kita saat masuk kelas awal semester ngapain?. Apakah langsung gas materi?.

Saran saya sih jangan, karena anak-anak moodnya masih dari alam liburan. Jadi ketika masuk kelas pertemuan pertama kita panas-panasin dulu mereka dengan berbagai macam hal.

Saya sendiri karena selalu jadi wali kelas 12 maka saat masuk kelas pertamakali adalah membuat sebuah refleksi terlebih dahulu. Kegiatan ini bisa dilakukan dengan menyampaiakn berbagai macam fakta fenomena kekinian dan bagaimana sih seharusnya anak kelas 12 itu kedepannya?.

Dengan melakukan refleksi maka anak-anak diharapkan akan sadar mengenai tantangan mereka kedepannya dan harus menyiapkan diri sebaik mungkin. Berikut ini contoh slide pembuka awal semester saya di kelas 12 ini.

Sabtu, Juni 29

Observasi Data Awal Penelitian Tesis Manajemen Lingkungan

Observasi Data Awal Penelitian Tesis Manajemen Lingkungan

Hari kemarin saya mengisi kegiatan hari libur semester yaitu dengan observasi data penelitian di Bogor.

Jadi, objek penelitian tesis saya adalah SMA Negeri di kota Bogor. Mumpung libur dan gabut di rumah jadi pergi saja ke kampus, ngambil surat izin observasi sebelum ke tujuan.

By the way judul tesis saya adalah seputar perubahan iklim denan objek sasaran penelitian nantinya peserta didik.

Kota Bogor memang menjadi wilayah yang sering dilanda bencana hidrometeorologi sehingga berpotensi meningkatkan kecemasan iklim masyarakat khususnya remaja.

Tema penelitian kecemasan iklim menarik dikaji karena menjadi fenomena yang relatif baru. Mungkinkah para remaja sekarang sangat concern terhadap isu perubahan iklim dan bencana hidrometeorologi?.

Lalu seberapa cemas mereka terhadap kondisi iklim yang ditandai dengan kondisi cuaca ekstrem yang kini terus meningkat trend kejadiannya.

Isu lingkungan kini harus menjadi perhatian bersama karena manusia terutama tidak bisa hidup dengan baik jika lingkungannya rusak. Sudah menjadi kewajiban bersama terutama lembaga pendidikan untuk menanamkan sikap peduli lingkungan dengan program-program green school yang menarik.

Kedepannya diharapkan konsep sekolah ramah lingkungan dan Green Suistanable School menjadi trend baru di Indonesia. Siapa lagi yang bisa menjaga bumi selain manusia itu sendiri.

Foti di bawah adalah saat berkunjung ke KCD Kota Bogor untuk meminta surat izin penelitian ke sekolah neger. Jadi jika ingin melakukan riset ke sekolah negeri maka harus ada pengantar dari KCD, jika tidak maka sekolah akan menolak. Ikuti saja prosedurnya ya, selamat meneliti.

Rabu, Mei 8

Cerita Sharing Bersama Ratusan Guru Geografi Indonesia

Cerita Sharing Bersama Ratusan Guru Geografi Indonesia


Tiga hari sebelum long weeekend minggu ini saya mendapatkan amanah untuk mengisi salah satu kegiatan seminar geografi secara online bekerjasama dengan platform E-Guru.

Dalam seminar tiga hari ini saya diminta untuk berbagai tentang cerita pengalaman mengajar geografi. Di hari pertama topik yang dibahas adalah mengenai hakikat pembelajaran proyek dalam geografi, di hari kedua membahas tentang manajemen lingkungan dan tata ruang dan di hari ketiga akan membahas seputar pemanfaatan media sosial bagi pembelajaran geografi.

Kegiatan dihelat secara daring via zoom dengan diikuti oleh seratusan lebih guru geografi se Indonesia. Sangat luar biasa sekali bisa bertemu dengan guru-guru geografi hebat. Dalam kegiatan selama dua hari malam kemarin banyak diskusi sharing mengenai hambatan dan solusi-solusi untuk menjadikan pembelajaran geografi lebih bermakna bagi siswa.

Guru Geografi Indonesia perlu saling menguatkan satu sama lain, bergotong royong bersama-sama membangun dan menciptakan kondisi belajar yang memang nantinya akan memberikan makna hidup bagi siswa.

Salah satu tujuan belajar geografi adalah bagaimana menanamkan adab/etika lingkungan sehingga keberlanjutan lingkungan tetap terjaga sehingga meminimalisir terjadinya kerusakan dan bencana.

Perubahan iklim semakin nyata terlihat dampaknya dengan berbagai kejadian hidrometeorologis yang menimbulkan bencana. Negara-negara di dunia sudah mulai melakukan berbagai strategi untuk menjaga agar peningkatan suhu atmosfer tidak mencapai 2 derajat celcius.

Akhirnya guru geografi sebagai ujung tombak di lembaga pendidikan memiliki sebuah misi mulia untuk menanamkan pemahaman akan pentingnya menjaga geosfer sebagai sebuah entitas hidup ini agar kehidupan tetap berjalan sebagaimana mestinya saat ini dan di masa yang akan datang.

Rabu, April 10

Sholat Ied di Mesjid Istiqlal Parkir Digetok 30.000

Sholat Ied di Mesjid Istiqlal Parkir Digetok 30.000

Idul Fitri tahun ini agak berbeda karena kami tidak mudik, ingin merasakan hari raya di perantauan. Di lingkungan tempat tinggal hampir semuanya mudik kecuali saya.

Lalu sholat ied nya dimana?. Kita coba ke Istiqlal saja sekalian. Kami pun bangun pukul 4 pagi dan mandi langsung berangkat berempat pakai mobil dari Cileungsi lewat tol Jagorawi.

Perjalanan sangat lancar dan hanya beberapa kendaraan saja terlihat di jalan tol.  Satu jam perjalanan kami tiba di Gambir dan masuk ke Istiqlal, parkiran kendaraan sudah penuh. Mobil-mobil dan motor nampak sudah berjejer di jalan.

Lalu kami carin slot parkir di depan pertigaan menuju lapangan banteng. Ada beberapa pemuda joki parkir mengarahkan. Di depannya nampak aparat sedang duduk memantau keamanan. Setelah mobil diparkir lalu saya diminta parkir 30.000. Wow, mahal sekali bos!. 

Kata tukang parkirnya, sudah biasa ini pak sama semuanya. Nanti juga buat bagi-bagi dengan yang lain. Daripada lama ya sudahlah bayar, anggap THR buat abangnya.

Memang masalah getok parkir ini menjadi budaya masyakarkat Indonesia dimanapun. Sampai kapanpun negara kita tidak akan lepas landas menjadi negara maju apalagi Indonesia Emas jika kondisi sosial ekonominya tidak pernah beranjak dari level bawah.

Jumat, Januari 19

Seru-Seruan LDK OSIS SMA Unity School di Villa Galaxy Resort Cipanas

Seru-Seruan LDK OSIS SMA Unity School di Villa Galaxy Resort Cipanas

Hari ini sampai besok, pengurus baru OSIS SMA Unity School melakukan LDK alias latihan dasar kepemimpinan di Cipanas Cianjur.

LDK ini adalah acara rutin tahunan setiao ganti kepengurusan baru. Tahun ini kehiatan LDK dikomando oleh tim Sinergi Multi Kreatif arahan Bapak Egi.

Kami berangkat pagi hari jam 6 dari sekolah menuju Villa Galaxy di Cipanas. Perjalanan lancar tanpa macet, sekitar dua jam perjalanan saja.

Cuaca mendung hujan terus mengiringi kegiatan sejak awal perjalanan hingga di lokasi. Sudah sesuai prediksi BMKG.

Pada hari pertama ini anak-anak dibekali oleh materi awal mengenai konsep dasar kepemimpinan lalu disusul game interaktif yang menguji kekompakan, ketangkasan, problem solving dan kepercayaan diri.

Berikut foto keseruan LDK OSIS SMA Unity School siang hingga sore hari ini. Semangat memacu diri untuk menjadi pemimpin sejati.

Rabu, Desember 6

Kuliah Lapangan Manajemen Lingkungan Unpak ke Saung Hijau Ciomas

Kuliah Lapangan Manajemen Lingkungan Unpak ke Saung Hijau Ciomas

Sekitar dua minggu lalu mahasiswa pascasarjana Manajemen Lingkungan Universitas Pakuan Bogor melakukan kuliah on site di Saung Hijau Ciomas.

Saung Hijau ini dimiliki oleh dosen kami Dr. Sri Wahyuni yang merupakan salah satu praktisi sumber daya lingkungan berkelanjutan tingkat nasional.

Di lokasi tersebut kami melakukan perkuliahan lanjutan terkait topik ekologi lingkungan. Di Saung Hijau milik bu Sri, kami belajar tentang bagaimana contoh pengelolaan limbah dan tata cara bertani pada lahan sempit di perkotaan.

Di belakang area belakang terdapat pabrik pembuatan tank biogas dan contoh area pertanian dan peternakan berkelanjutan. Terdapat beberapa jenis hewan ternak kambing, sapi, ternak lele, ayam, beberapa jenis sayuran, jamur yang dibudidayakan.

Kotoran ternak di tempat ini diolah menjadi energi sehingga dapat mengurangi biaya listrik. Artinya konsep nirlimbah dilakukan dengan baik karena semua energi diputar dan dimanfaatkan alias tidak terbuang begitu saja. Konsep seperti inilah yang seharusnya dikembangkan di Indonesia agar tidak ada limbah yang menumpuk di lingkungan.

Itulah salah satu latar belakang saya memilih kuliah S2 di bidang sub spesialis lingkungan agar lebih mendapatkan ilmu baru dan perspektif lain tentang lingkungan yang semakin hari semakin tertekan oleh melonjaknya populasi manusia. Sementara itu kemampuan daya dukung lingkungan sangat terbatas.

Negara-negara maju telah mengaplikasikan konsep zero waste dalam kehidupan sementara di negara berkembang masih butuh perjuangan dan dukungan ekstra dari pemangku kebijakan.

Indonesia tidak akan bisa keluar dari level negara berkembang jika pengelolaan limbah masih konvesional dan tidak dikelola dengan baik. Berikut beberapa gambar kegiatan mahasiswa pascasarjana Manajemen Lingkungan Unv. Pakuan di Saung Hijau.

Penulis: Agnas Setiawan, guru geografi, blogger, influencer educator

Rabu, Oktober 18

Outing Kebersamaan SMA Unity School ke Salatiga

Outing Kebersamaan SMA Unity School ke Salatiga

Bulan Oktober ini seluruh siswa SMA Unity School melakukan kegiatan outing ke Salatiga. Semua level kelas dibagi ke dalam 3 kegiatan .

Kelas 10 Character Building, Kelas 11 Live In, Kelas 12 Personal Development. Saya sendiri kebagian di kelas 12 karena wali kelas.

Lokasi kegiatan bertempat di Kopi Banaran, sekitar 2 km dari pintu tol Bawen. Kondisi fisiografis wilayah outing merupakan perkebunan kopi milik PTPN yang dikembangkan menjadi ekowisata.

Bulan ini puncak kemarau panjang, sehingga kondisi di lokasi gersang dan tidak terlihat kopi mengeluarkan buahnya karena cuaca yang sanga panas.

Cuaca disini sangat panas saat siang hari hari dan berubah drastis dingin saat malam dan dini hari. 

Di outing kelas 12 para siswa diberikan pembekalan tentang bagaimana skill hidup yang diperlukan untuk sukses di masa depan. Mereka harus bisa menentukan pilihan jurusan kuliah sesuai potensi terbaik mereka.

Kemampuan mengenali diri, menciptakan goal, menyusun strategi dan perencanaan adalah kuncinya.

Masa depan yang penuh ketidakpastian perlu dihadapi dengan kecerdasan dan kemampuan beradaptasi tinggi.

Semua siswa antusias melakukan outing ini, harapannya setelah pulang dari sini mereka sudah punya bekal life skill yang telah diajarkan oleh para mentor.


Rabu, Oktober 4

Kuliah Filsafat, Membedakan Ilmu Filsafat dan Ilmu Agama

Kuliah Filsafat, Membedakan Ilmu Filsafat dan Ilmu Agama


Pada kuliah semester awal ini pastinya akan ada tentang filsafat, begitupula kuliah sabtu kemarin di pascasarjana manajemen lingkungan Universitas Pakuan. Mata kuliah filsafat ini diampu oleh Prof. Dr. Isman Kadar, MM.

Beliau sudah malang melintang di berbagai profesi khususnya di Bappeda Kab. Bogor, jadi pengalaman beliau yang ingin kami serap.

Lalu apa sih pentingnya memahami filsafat itu?. Bagi kita akademisi, filsafat adalah sebuah cara berfikir yang rasional. Lalu apa bedanya dengan agama?. Apakah filsafat tidak bisa menyatu dengan agama?.

Saya sendiri bertanya di sesi kuliah tersebut, "apakah kita harus mempelajari filsafat atau ilmu agama dulu?'.

Perlu diingat bahwa filsafat adalah cara berfikir untuk memenuhi kebutuhan hidup sementara agama itu adalah sebuah pengabdian kepada Tuhan. Jadi memang berbeda arah.

Manusia pertama homo sapiens dahulu tentu tahu bagaimana membuat api, membaut kapak genggam dari berfikir setelah panca indera mereka merasakan semua yang ada di sekitar. Lalu otak memproses untuk mencari solusi.

Lantas apakah saat itu sudah ada agama?. Tentu belum, agama {awalnya kepercayaan) berkembang di era mesolitikum yaitu animisme dan dinamisme. Manusia itu mahluk materialistik, untuk mempercayai sesuatu yang kuasa, memerlukan manifestasi atau wujud. 

Jika hanya abstrak saja, sulit dicerna. Oleh karena itu dahulu manusia ada yang menyembah api, matahari, batu dll. Objek-objek tadi itu adalah untuk merepresentasikan kemahakuasaan Tuhan, karena tadi manusia tidak percaya kalau tidak ada wujudnya.

Fenomena tersebut tentu terjadi sebelum era agama samawi lahir di bumi. Manusia sudah berfilsafat menemukan Tuhan mereka dengan cara mereka sendiri sesuai kondisi lingkungannya.

Agama memiliki batasan yang sudah ditentukan oleh Tuhan lewat ayat-ayatnya. Namun filsafat ini bisa membuat otak manusia berfikir tidak terbatas, sampai-sampai bisa mengambil kesimpulan bahawa Tuhan itu tidak ada.

Manusia berfikir tentang fenomena apa saja di bumi sejak ia diturunkan ke planet ini. Sementara itu agama mulai ada beberapa ribu tahun ke depannya. 

Manusia juga membutuhkan ilmu untuk menafsirkan ayat-ayat Allah (dalam Quran misalnya). Jadi memang Tuhan memberikan manusia otak supaya berfikir bahwa semuanya itu diciptakan sebagai anugerah dan juga sebagai ujian agar patuh kepadaNya.

Jadi tidaklah baik membenturkan filsafat dengan agama karena keduanya memang berbeda. Filsafat harus diarahkan agar sesuai dengan ketentuan Allah, jadi kita berfikir untuk menyadari bahwa semuanya itu memang milik Allah.

Jumat, September 29

Kuliah Metode Penelitian di Pascasarjana Manajemen Lingkungan Universitas Pakuan

Kuliah Metode Penelitian di Pascasarjana Manajemen Lingkungan Universitas Pakuan

Di postingan ini saya akan berbagi cerita tentang kuliah pertama saya di prodi Manajemen Lingkungan Universitas Pakuan. 

Beberapa hari sebelum kuliah pertama di jurusan, ada sesi kuliah umum dan paparan tentang lingkungan akademik di Universitas Pakuan. Setelah itu dilanjutkan dengan kontrak kuliah.

Kemudian, sesi kuliah minggu ini adalah daring dan luring. Hari senin sesi kuliah metode penelitian oleh Dr. Rita. Pada sesi tersebut mahasiswa kembali diberikan pencerahan tentang metode penelitian.
Pada dasarnya metode penelitian terbagi menjadi metode kuantitatif dan kualitatif. Metode penelitian kuantitatif bertujuan menguji hipotesa dan diperoleh dari analisa alat bantu berupa instrumen penelitian wawancara, angket, kuesioner dll. Maka dari itu penelitian kuantitatif lazim menggunakan data angka dan analisa statistika.

Sementara itu penelitian kualitatif dilakukan untuk mendeskripsikan fenomena di lapangan. Hasil penelitian kualitatif bukan untuk digeneralisir namun lebih ke eksploras mendalam. Oleh karenanya penelitian kuantitatif lebih bersifat subjektif dibanding kuantitatif.

Penelitian kuantitatif lebih menguji variabel suatu fenomena sehingga lazim menggunakan uji statisti korelasi, regresi dll.

Dalam melakukan penelitian seorang mahasisw harus berfikir ilmiah. Syarat ilmiah adalah rasional dan empiris.

Dalam proposal dan laporan hasil penelitian, kerasionalan penelitian tercermin dari Bab I dan Bab II sementara dasar empiris terdapat pada Bab III, IV, V.
Syarat penelitian tesis adalah adanya kebaruan atau novelty dan memiliki nilai manfaat. Kebaruan bukan berarti semua aspek dari mulai judul dan isi, metode harus baru namun bisa jadi judul topik yang diangkat sama tapi lokasi, variabel, metode analisa berbeda maka itu sudah bisa disebut novelty.

Maka dari itu diperlukan kreatifitas mahasiswa dalam mencari gap penelitian. Semakin banyak riset jurnal maka akan semakin tajam mencari gap tersebut.

Selamat mencari gap penelitian, tidak ada yang mudah di hidup ini. Namun semakin tambah tidK mudah dan sulit jika anda tidak bergerak dan diam saja.

Agnas Setiawan, guru geografi blogger
Dosen: Dr. Rita Retnowati

Featured

[Featured][recentbylabel2]

Featured

[Featured][recentbylabel2]
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done