Minggu, Oktober 15
Sabtu, Maret 4
Rumus Proyeksi Penduduk Geometri [Part 2]
Proyeksi penduduk geometri merupakan metode untuk memperkirakan jumlah penduduk di masa depan berdasarkan pertumbuhan penduduk yang dinyatakan dalam bentuk persentase. Berikut adalah langkah-langkah untuk menghitung proyeksi penduduk geometri:
Tentukan data awal: data awal yang diperlukan adalah jumlah penduduk pada suatu waktu tertentu, misalnya jumlah penduduk pada tahun 2020.
Tentukan laju pertumbuhan: laju pertumbuhan penduduk harus dinyatakan dalam bentuk persentase per tahun. Misalnya, jika laju pertumbuhan penduduk adalah 2% per tahun, maka angka ini harus dikonversi menjadi 0,02.
Tentukan periode proyeksi: periode proyeksi adalah waktu di masa depan yang ingin diproyeksikan jumlah penduduknya. Misalnya, jika ingin memproyeksikan jumlah penduduk pada tahun 2030, maka periode proyeksinya adalah 10 tahun.
Hitung jumlah penduduk pada tahun yang diinginkan: rumus untuk menghitung jumlah penduduk pada tahun tertentu dalam proyeksi penduduk geometri adalah:
Jumlah Penduduk = Jumlah Penduduk Awal x (1 + Laju Pertumbuhan)n
Misalnya, jika jumlah penduduk pada tahun 2020 adalah 100.000 dan laju pertumbuhan penduduk adalah 2% per tahun, dan periode proyeksinya adalah 10 tahun, maka jumlah penduduk pada tahun 2030 adalah:
Jumlah Penduduk = 100.000 x (1 + 0,02)10 = 121.899
Maka dengan itu jumlah penduduk pada tahun 2030 diproyeksikan akan sekitar 121.899 jiwa.
Kamis, Februari 2
Contoh Soal Menghitung Kepadatan Aritmatik dan Agraris
Senin, Januari 30
Faktor Yang Mempengaruhi Kepadatan Penduduk
Selasa, Januari 24
Cara Menghitung Proyeksi Penduduk Geometri
Proyeksi penduduk geometri adalah metode untuk menghitung perkiraan jumlah penduduk di masa depan dengan menggunakan rasio pertumbuhan geometri.
Untuk menghitung proyeksi penduduk geometri, Anda akan memerlukan data populasi saat ini dan tingkat pertumbuhan geometri. Berikut adalah langkah-langkah untuk menghitung proyeksi penduduk geometri:
1. Tentukan jumlah penduduk saat ini (P0) dan tingkat pertumbuhan geometri (r) dalam persentase.
2. Hitung jumlah penduduk di masa depan dengan menggunakan rumus:
Pn = P0 * (1 + r)^n
di mana Pn adalah jumlah penduduk di masa depan, P0 adalah jumlah penduduk saat ini, r adalah tingkat pertumbuhan geometri dalam bentuk desimal, dan n adalah jumlah periode waktu di masa depan yang ingin Anda proyeksikan.
Misalnya, jika Anda ingin mengetahui jumlah penduduk dalam 5 tahun ke depan pada suatu wilayah dengan data penduduk saat ini 100.000 jiwa dan tingkat pertumbuhan geometri sebesar 1,5%, maka Anda akan menghitung:
P5 = 100.000 * (1.07)
= 107.728 jiwa
Ingat bahwa proyeksi penduduk geometri hanya merupakan perkiraan dan tidak selalu akurat karena tidak mengambil beberapa faktor yang mempengaruhi pertumbuhan penduduk seperti migrasi, kematian, dan kelahiran.
Di bawah ini adalah data pergerakan jumlah penduduk Indonesia dari tahun ke tahun.
![]() |
Data pertumbuhan penduduk Indonesia |
Kamis, Januari 19
Fenomena Antroposfer Kekinian: Anti Natalitas di Negara Sekuler
Minggu, Oktober 2
[Dinamika Penduduk] Definisi Ledakan Penduduk (Overpopulasi) dan Dampaknya
Pada lingkungan overpopulasi, jumlah manusia lebih banyak dibandingkan ketersediaan sumber daya pendukung kehidupan seperti air, tanah, makanan, udara bersih dan lainnya.
Ledakan penduduk secara berkesinambungan menyebabkan penurunan kualitas hidup manusia dan bahkan memicu disintegrasi sosial.
Diperkirakan ada sekitar 81 juta manusia bertambah tiap tahun. Seiring fenomena imigrasi yang marak, penurunan angka kematian, terobosan ilmu pengobatan dan naiknya angka kelahiran maka populasi akan semakin bertambah tiap tahun dan menjadi ledakan penduduk jika tidak diantisipasi.
Ledakan penduduk memicu beberapa masalah lingkungan sebagai berikut:
Menurut sebuah studi yang digagas oleh UNEP Global Environment Outlook, konsumsi manusia yang berlebihan dari sumber daya alam yang tidak terbarukan dapat melampaui sumber daya yang tersedia dalam waktu dekat dan akan habis untuk generasi anak cucu di masa depan.
Hilangnya berbagai ekosistem termasuk lahan basah, satwa liar, hutan hujan, terumbu karang, bentuk kehidupan air, dan padang rumput sangat dipengaruhi oleh ledakan penduduk. Di luar populasi yang berlebihan, kegiatan seperti pertanian yang berlebihan, pencemaran lingkungan, dan pengembangan lahan yang ekstensif menjadi semakin intensif.
Misalnya, hutan hujan awalnya menutupi 14% dari seluruh permukaan bumi. Saat ini, hutan hujan hanya menutupi sekitar 6% dari permukaan bumi.
Kamis, Desember 24
Pengertian Antroposfer dan Teori Ekonomi Malthus
![]() |
Dinamika antroposfer |