Guru Geografi: Rangkuman - Blog Guru Geografi Gaul
News Update
Loading...
Tampilkan postingan dengan label Rangkuman. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Rangkuman. Tampilkan semua postingan

Senin, Maret 1

Rangkuman Bab Dinamika Hidrosfer

Rangkuman Bab Dinamika Hidrosfer

Permukaan bumi sebagiann besar merupakan wilayah perairan baik itu yang berada di laut maupun di darat. Air merupakan salah satu unsur terpenting dalam membentuk kehidupan mahluk di permukaan bumi. 
 
Peradaban manusia banyak bermula dari daerah yang memiliki sumber air baik itu dari pegunungan, sungai, danau maupun laut. Manusia pasti mendekati sumber air dalam menjalankan kehidupannya.
 
Air menjadi komponen utama dalam kegiatan manusia seperti rumah tangga, pertanian, industri hingga pariwisata. Dalam hal energi, air menjadi salah satu komponen utama pembangkit listrik.
 
Berikut ini rangkuman materi dinamika hidrosfer dan pemanfaatannya bagi kehidupan. Untuk contoh soal silahkan cek di link berikut: Soal hots hidrosfer 

Mekanisme siklus air
1. Siklus air (Water Cycle) adalah proses perputaran air di permukaan bumi mulai dari penguapan hingga kembali lagi ke permukaan. 
 
2. Proses siklus ari meliputi evaporasi, transpirasi, kondensasi, adveksi, presipitasi, run off, infiltrasi, perkolasi.
3. Perairan laut terdiri atas selat, laut dan samudera.
 
4. Perairan darat terdiri atas air tanah, gletser, sungai, danau, rawa.
 
5. Pola aliran sungai umumnya bertipe dendritik, trelis, rektangular, radial sentripetal, radial sentrifugal, pinnate, annular, deranged.
 
6. Perkembangan (Stadia) sungai terdiri dari 5 stadia yaitu stadia awal, stadia muda, stadia dewasa, stadia tua dan stadia peremajaan   
 
7. Berdasarkan asal airnya, sungai dapat digolongkan menjadi sungai mata air, sungai hujan dan sungai gletser.
 
8. Berdasarkan arah jurus dan kemiringan formasi batuan di bawahnya, sungai dibedakan menjadi sungai konsekuen, sungai subsekuen, sungai obsekuen, sungai resekuen, sungai insekuen, sungai superposed dan sungai anteseden.
 
9. Daerah Aliran Sungai atau DAS (Watershed) dapat didefinisikan sebagai suatu daerah yang dibatasi oleh punggung/bukit dan semua curahan airnya mengalir ke sungai induk.
 
10. Berdasarkan proses pembentukannya, danau dapat dikategorikan menjadi danau tektonik, danau vulkanik, danau tektovulkanik, danau karst, danau glasial  dan danau buatan.  
 
11. Rawa merupakan daerah yang secara alami tergenang air karena sistem drainase yang buruk dan memiliki karakteristik ekosistem yang khusus.
 
12. Air tanah dapat diartikan sebagai air yang mengisi pori-pori tanah atau celah batuan di bawah permukaan tanah.
 
13. Lapisan tanah atau batuan yang mampu menyimpan dan meloloskan air tanah dinamakan aquifer.
 
14. Lapisan tanah atau batuan yang mampu menyimpan dan meloloskan air tanah dinamakan aquifer.
 
15. Berdasarkan proses terbentuknya, laut dibagi menjadi laut transgresi laut ingresi dan laut regresi.
 
16. Menurut lokasinya, laut dapat dikategorikan menjadi laut tepi, laut pedalaman dan laut  pertengahan. 
 
17. Berdasarkan kedalamannya laut diklasifikasikan menjadi empat wilayah yaitu zona litoral, zona neritik, zona batial, zona abisal.
 
18. Gelombang laut adalah gerakan naik turunnya air laut tanpa disertai oleh gerakan massa air tersebut.
 
19. Arus laut adalah pergerakan vertikal atau horizontal massa air laut untuk mencapai keseimbangan.
 
20. Upwelling adalah arus yang bergerak dari bawah menuju permukaan laut. Arus ini bersifat dingin dan kaya akan nutrien sehingga mengundang banyak ikan untuk berkumpul.  
 
21. Downwelling adalah arus yang bergerak dari atas laut ke bawah laut. Arus ini membawa banyak oksigen dari permukaan laut ke bawah.  
 
22. Pasang diartikan sebagai istilah dari keadaaan tinggi muka air laut. Pasang terbagi menjadi pasang naik dan pasang surut
 
23. Batas maritim Indonesia terdiri dari Landas Kontinen, Laut Teritorial dan Zona Ekonomi Ekslusif (ZEE).
 
24. Morfologi dasar lautan diantaranya continental shelf, continental slope, continental rise, trench, guyot, seamount, atol, ridge dan basin.
 
25. Komposisi mineral air laut adalah adalah Cl, Na, SO₄, Mg, Ca dan K.

Selasa, Januari 5

Rangkuman Geografi Kelas 10 Bab Dinamika Litosfer

Rangkuman Geografi Kelas 10 Bab Dinamika Litosfer

Dinamika litosfer adalah salah satu fenomena geosfer yang terus terjadi sejak bumi terbentuk 4,6 milyar tahuan lalu.

Perkembangan litosfer ini dikontrol oleh dua gaya geologi yaitu endogen dan eksogen. Gaya endogen berasal dari dalam bumi sementara gaya eksogen berasal dari luar bumi.

Gaya endogen bersifat membangun struktur sementara gaya eksogen lebih kepada merusak struktur yang telah ada. Namun kombinasi kedua gaya ini membuat permukaan bumi semakin beranekaragam.

Manusia dan mahluk hidup lainnya dapat berkembang hidup karena perubahan litosfer itu sendiri. Berikut ini rangkuman bab dinamika litosfer dan pemanfaatannya bagi kehidupan.
Rangkuman geografi kelas 10
 
1. Litosfer adalah lapisan batuan yang membentuk permukaan bumi atau sering disebut juga dengan lapisan kulit/kerak bumi. 

2. Litosfer terdiri dari kerak benua (continental crust) dan kerak samudera (oceanic crust)

3. Kerak benua tersusun atas silikat aluminium sementara kerak samudera tersusun atas silikat magnesium.

4. Berdasarkan komposisi kimianya, lapisan bumi terdiri dari kerak bumi, mantel dan inti bumi. 

5. Berdasarkan sifat mekaniknya, lapisan bumi terdiri atas litosfer, astenosfer, mesosfer, inti luar, inti dalam.

6. Batuan dapat didefinisikan sebagai suatu benda padat yang terbentuk secara alami dan tersusun atas satu atau lebih mineral.

7. Menurut cara terbentuknya (genesa), batuan dibedakan menjadi batuan beku, batuan sedimen dan batuan metamorf. 

8. Batuan beku terbagi menjadi batuan beku dalam (plutonik), batuan beku korok (hypabisal) dan batuan beku luar (ekstrusif).
 
9. Contoh batuan beku adalah granit, basalt, obsidian, batuapung, andesit, riolit, gabro.

10. Batuan sedimen dapat terjadi di daratan (sedimen teristis), laut (sedimen marin), danau (sedimen limnis), sungai (sedimen fluvial) dan tempat bersalju/es (sedimen glasial). 

11. Contoh batuan sedimen adalah breksi, batupasir dan konglomerat.

12. Batuan metamorf digolongkan ke dalam 3 jenis yaitu metamorf kontak, metamorf dinamo dan metamorf pneumatolitis.

13. Contoh batuan metamorf adalah marmer, sekis dan gneiss.

14. Vulkanisme adalah aktivitas yang berkaitan dengan penerobosan magma dari dalam bumi hingga ke permukaan bumi.

15. Berdasarkan jenis letusannya, gunung api digolongkan ke dalam dua jenis yaitu jenis letusan eksplosif dan efusif.

16. Penerobosan magma atau intrusi tersebut ada yang muncul hingga permukaan bumi namun ada juga yang hanya menembus beberapa lapisan saja.

17. Fenomena hasil intrusi magma adalah batolit, lakolit, sill, dike dan lubang kepundan.

18. Jenis gempa menurut penyebabnya ada empat yaitu gempa vulkanik, gempa tektonik, gempa runtuhan dan gempa tumbukan.

19. Tektonime adalah gejala yang berkaitan dengan pergerakan lempeng tektonik bumi. Tektonisme menyebabkan perubahan letak (dislokasi) dan bentuk (deformasi) kulit bumi.

20. Epirogenesa adalah  proses pegerakan lapisan kulit bumi dengan kecepatan lambat dan berdampak pada perubahan benua.
 
21. Orogenesa adalah proses struktur pegunungan yang terjadi dalam waktu yang relatif cepat dan meliputi wilayah yang sempit.
 
22. Proses yang berkaitan dengan tenaga eksogen adalah pelapukan, masswasting, erosi, sedimentasi ditambah ekstraterestrial.
 
23. Tanah dapat didefinisikan sebagai lapisan permukaan bumi yang berasal dari bebatuan yang telah mengalami pelapukan oleh gaya-gaya alam sehingga membentuk partikel halus (regolith).
 
24. Faktor yang memengaruhi proses pembentukkan dan perkembangan tanah adalah; Batuan induk, iklim, organisme, topografi dan waktu.
 
24. Jenis tanah di Indonesia diantaranya tanah vulkanik, latosol, organosol, aluvial, podzolik, laterit, litosol dan kapur.
 
25. Usaha pencegahan erosi tanah dapat dilakukan dengan tiga metode yaitu vegetatif, kimia dan mekanik.
 
26. Jenis erosi tanah antara lain erosi percik, erosi lembar, erosi alur, erosi parit, erosi lembah, longsor dan rayapan tanah. 

Mau lebih jelas lagi pembahasan geografi dari saya?. Silahkan subscribe dan cek channel youtube guru geografi di bawah ini!.  

Baca juga: Soal latihan dinamika pedosfer + kunci

Rabu, Desember 23

Rangkuman Geografi Kelas 11 Bab Dinamika Kependudukan [Antroposfer]

Rangkuman Geografi Kelas 11 Bab Dinamika Kependudukan [Antroposfer]

Manusia adalah mahluk yang menjadi tema sentral dalam geosfer sehingga dalam geografi menjadi bagian utama. Antroposfer adalah lapisan manusia dan segala aktifitas didalamnya.

Sejak turun ke muka bumi, manusia memberikan pengaruh besar bagi perubahan struktur ruang permukaan bumi.

Dengan berbekal akal dan pikiran, manusia mampu merubah, memodifikasi dan menciptakan ruang-ruang baru di permukaan bumi.

Aktifitas manusia semakin kompleks dan lambat laun menghasilkan problematika yang bisa saja mengancam peradaban manusia itu sendiri.
Dinamika penduduk Indonesia
Rangkuman Bab Dinamika Penduduk
1. Antroposfer berasal dari kata antrophos berarti manusia dan sphere berarti lapisan, jadi antroposfer dapat didefinisikan sebagai lapisan manusia beserta segala hal yang berkaitan dengan perilakunya dalam suatu ruang.

2. Menurut ahli demografi Thomas Robert Malthus, pertumbuhan manusia berjalan sesuai dengan deret ukur (geometris) sedangkan ketersediaan sumber daya alam (makanan) bertambah menurut deret hitung (aritmatik).

3. Ada 3 jenis pendataan penduduk yang selama ini dikenal yaitu sensus, survey dan registrasi. 

4. Metode sensus penduduk di Indonesia dibagi dua yaitu sensus de facto dan sensus de jure.

5. Dinamika penduduk dipengaruhi oleh faktor kelahiran, kematian dan migrasi.

6. Kepadatan penduduk dipengaruhi faktor alam dan faktor non alam. Faktor alam diantaranya relief, sumber daya alam dan iklim. Faktor non alam diantaranya politik, sosial dan ekonomi.

7. Pertumbuhan penduduk alami dipengaruhi kelahiran dan kematian sementara pertumbuhan penduduk total dipengaruhi kelahiran, kematian dan migrasi (imigrasi dan emigrasi).

8. Transisi demografi adalah suatu model grafik yang menggambarkan perubahan penduduk dari pertumbuhan penduduk tinggi menuju pertumbuhan penduduk yang stabil. Istilah transisi demografi awalnya hanya menggambarkan pergeseran sosial yang terjadi di masyarakat Barat dari abad 19 ke tahun 1930-an. 

9. Komposisi penduduk adalah upaya pengelompokkan penduduk berdasarkan kategori-kategori tertentu seperti biologis, geografis, sosial dan ekonomi.

10. Komposisi penduduk sangat bermanfaat untuk mengetahui perubahan-perubahan yang terjadi di dalamnya. Dengan mengetahui perubahan-perubahan tersebut, maka akan mempermudah pemerintah dalam membuat rencana kebijakan di masa yang akan datang. 

11. Sex ratio adalah perbandingan jumlah penduduk laki-laki dengan penduduk perempuan dalam suatu wilayah/negara pada waktu tertentu

12. Dependency ratio adalah angka beban ketergantungan penduduk usia produktif terhadap penduduk usia non produktif.

13. Usia produktif adalah usia penduduk antara 15-64 tahun sedangkan usia non produktif adalah usia penduduk 0-14 tahun dan usia diatas 65 tahun.

14. Piramida penduduk adalah suatu diagram/grafik yang menggambarkan keadaan suatu penduduk berdasarkan kategori umur dan jenis kelamin.

15. Ada 3 jenis bentuk piramida penduduk yaitu piramida penduduk muda (ekspansi), piramida penduduk dewasa (stasioner) dan piramida penduduk tua (konstruktif).

16. Fertilitas adalah  kemampuan wanita untuk menghasilkan bayi lahir hidup sedangkan fekuinditas adalah kemampuan wanita untuk mengandung dan melahirkan anak selama hidupnya tanpa memerhatikan bayi tersebut hidup atau tidak. 

17. Faktor pro natalitas artinya semua faktor yang mendukung terjadinya suatu kelahiran seperti pernikahan dini, seks bebas, anggapan atau ideologi banyak anak banyak rezeki dan tingkat pendapatan yang tinggi.

18. Faktor anti natalitas artinya semua faktor yang menghambat terjadinya kelahiran penduduk seperti program Keluarga Berencana, anggapan banyak anak banyak beban dan pembatasan usia perkawinan.
 
19.  Beberapa faktor pro mortalitas diantaranya: tingkat pendidikan dan kesehatan yang buruk, perang, bencana alam, wabah penyakit dan mahalnya biaya pengobatan.
 
20. Beberapa faktor anti mortalitas penduduk yaitu; tingkat pendidikan dan kesehatan yang baik, gaya hidup masyarakat yang sehat, biaya pengobatan yang murah dan kondisi sosial lingkungan yang harmonis. 
 
21. Proyeksi penduduk bermanfaat sebagai alat ukur kebijakan kependudukan di masa depan seperti perencanaan pembangunan sarana pendidikan, pemukiman, ketahanan pangan dan lainnya.
 
22. Migrasi secara geografis dapat diartikan sebagai perpindahan penduduk antar wilayah. Proses perpindahan penduduk dapat terjadi dalam satu batas administrasi atau keluar batas administrasi.
 
23. Migrasi penduduk terbagi menjadi migrasi internal dan migrasi eksternal.
 
24. Urbanisasi dipengaruhi faktor pendorong (dari dalam desa) dan faktor penarik (dari kota).
 
25. Bonus demografi merupakan suatu kondisi dimana penduduk dengan umur produktif sangat melimpah sementara penduduk usia muda semakin kecil dan usia lanjut belum banyak.

26. Dimensi kualitas hidup manusia secara umum dapat dilihat dari tingkat kesehatan, pendidikan dan standar hidup.

27. Permasalahan penduduk Indonesia dari segi kuantitas mencakup jumlah penduduk dan sebaran penduduk yang tidak merata.

28. Permasalahan penduduk Indonesia dari segi kualitas diantaranya mencakup aspek kesehatan, ekonomi dan pendidikan.
 

Minggu, Desember 6

Rangkuman Geografi Kelas X Bab Dinamika Atmosfer

Rangkuman Geografi Kelas X Bab Dinamika Atmosfer

Apa jadinya jika planet bumi tidak memiliki atmosfer yang lengkap?. Tentunya tidak akan ada kehidupan lahir di bumi ini.

Atmosfer adalah salah satu bagian dari geosfer atau lapisan bumi. Fenomena atmosfer sangat kompleks dan dibangun oleh berbagai macam variabel.

Berikut ini rangkuman materi geografi kelas 10 bab dinamika atmosfer. Silahkan dipelajari dan jangan lupa share ke teman-teman lain.

1. Atmosfer adalah lapisan udara yang menyelimuti bumi dan tersusun atas uap air dan gas kering yaitu nitrogen, oksigen, karbondioksida, argon dan beberapa gas lain.
 
2. Atmosfer bumi berfungsi sebagai penyedia gas-gas yang penting bagi kehidupan dan sebagai pelindung dari ancaman benda asing dan gelombang elektromagnetik berbahaya dari matahari.

3. Berdasarkan perubahan suhu secara vertikal, atmosfer terbagi menjadi lapisan troposfer, stratosfer, mesosfer, termosfer dan eksosfer.

3. Gejala optik di atmosfer diantaranya pelangi, halo, fatamorgana, aurora dan sun dog.

4. Cuaca adalah kondisi atmosfer dalam waktu singkat dan wilayah sempit. Iklim adalah kondisi rata-rata atmosfer dalam waktu relatif lama dan waktu yang luas.

5. Unsur-unsur cuacal iklim terdiri atas suhu, tekanan udara, angin ,kelemaban, awan dan curah hujan.

6. Perbedaan intensitas panas permukaan bumi dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti letak lintang, lama penyinaran, relief, topografi, kondisi vegetasi da tutupan awan.

7. Pemanasan permukaan bumi oleh matahari melalui proses konveksi, adveksi, turbulensi dan konduksi.

8. Angin adalah udara yang bergerak dari daerah bertekanan maksimum ke daerah bertekanan minimum.

9. Efek Coriolis membelokan arah angin ke kanan di belahan bumi utara dan ke kiri di belahan bumi selatan. Efek Coriolis adalah dampak dari rotasi bumi.

10. Sirkulasi angin terbagi atas angin global dan angin lokal. Angin global terdiri atas angin passat, angin antipassat dan angin muson.

11. Sirkulasi angin lokal terdiri atas angin darat, angin laut, angin fohn, angin lembah dan angin gunung.

12. Klasifikasi iklim tediri atas iklim Junghuhn, iklim Schmidt-Ferguson, Iklim Koopen, Iklim Oldeman dan Iklim Matahari.

13. Iklim Junghuhn diklasifikasikan menurut ketinggian dan vegetasi budidaya yaitu iklim panas, iklim sedang, iklim sejuk dan iklim dingin.

14. Iklim Schmidt-Ferguson dihitung menurut rata-rata bulan kering dan bulan basah dalam satu tahun. Bulan kering adalah bulan dengan curah hujan < 60 mm dan bulan basah adalah bulan dengan curah hujan > 100 mm. 
 
15. Klasifikasi iklim Koppen terbagi menjadi lima kelompok utama, yaitu A (tropis), B (kering), C (subtropis), D (benua), dan E (kutub). Dasar klasifikasi Koppen adalah suhu dan rerata curah hujan.

16. Iklim Oldeman diklasifikasikan menurut jumlah bulan basah berturut-turut dalam satu tahun. Iklim Oldeman sesuai untuk kegiatan pertanian.

17. Iklim matahari terbagi menjadi iklim tropis, subtropis, sedang dan kutub. Pewilayahan iklim matahari dibatasi oleh garis lintang.

18. Awan adalah kumpulan uap air dan kristal es di atmosfer yang melayang-layang. Awan diklasifikasikan menurut bentuk dan ketinggiannya.

19. Awan menurut bentuknya terbagi menjadi cumulus, stratus dan sirus. Ada juga awan unik seperti lentikular, mammatus dan kumulonimbus.
Awam mamatus
20. Awan menurut ketinggiannya terbagi menjadi awan rendah, awan menengah, awan tinggi dan awan vertikal. 

21. Awan kumulus biasa muncul pada saat kondisi udara tenang, cerah dan angin sepoi-sepoi. Awan kumulonimbus adalah awan yang menjadi pertanda akan ada hujan badai. Awan sirrus banyak mengandung kristal es sehingga kadang memunculkan fenomena halo.

22. Hujan atau presipitasi adalah peristiwa jatuhnya air dari atmosfer ke permukaan bumi. Manifestasi presipitasi bisa air, es dan salju.

23. Hujan terbagi menjadi hujan konveksi, hujan orografis dan hujan frontal. Hujan yang tidak sampai ke permukaan bumi dinamakan virga.
 
24. Tipe iklim Indonesia terbagi menjadi iklim musim, iklim laut dan iklim panas. Kondisi iklim Indonesia dipengaruhi oleh letak lintang, bentuk kepulauan, relief dan pergerakan angin muson serta kondisi perairan Hindia dan Pasifik.

25. Efek rumah kaca adalah proses memanasnya permukaan bumi akibat bantuan gas rumah kaca. Fenomena efek rumah kaca membuat bumi menjadi hangat dan layak huni.

26. Global warming adalah peristiwa naiknya suhu permukaan bumi dalam kurun waktu lama akibat meningkatnya konsentrasi gas rumah kaca di atmosfer. Global waming memicu perubahan iklim dan naiknya muka air laut.

Featured

[Featured][recentbylabel2]

Featured

[Featured][recentbylabel2]
Notification
Mau info terbaru tentang artikel blog ini?. Like fanspage guru geografi di facebook!.
Done
close