Menghitung Kepadatan Penduduk Aritmatik dan Agraris

- November 30, 2016
Persebaran atau distribusi penduduk adalah hasil dari penyebaran penduduk di suatu wilayah atau negara. Distribusi penduduk diartikan juga sebagai pola penyebaran penduduk bermukim dan menetap dalam watu tertentu. Distribusi penduduk di permukaan bumi ini tidak merata tergantung beberapa faktor. Daerah yang memiliki populasi penduduk jarang hanya didiami oleh beberapa orang atau kelompok saja sedangkan daerah yang populasinya padat memiliki jumlah manusia yang banyak. 

Daerah yang populasi penduduknya sedikit merupakan daerah yang kurang memiliki daya dukung dalam mempermudah kehidupan manusia diatasnya seperti sumber air, cuaca, transportasi dan lainnya. Daerah yang memiliki kepadatan penduduk tinggi merupakan daerah dengan daya dukung kehidupan yang memadai. 

Kepadatan penduduk terdiri atas kepadatan aritmatik dan kepadatan agraris.
a. Kepadatan penduduk aritmatik merupakan jumlah rata-rata penduduk yang menempati wilayah seluas 1 km². Rumus kepadatan arimatik adalah sebagai berikut:

b. Kepadatan penduduk agraris adalah jumlah rata-rata petani yang menempati tiap satuan luas lahan pertanian. Rumus kepadatan agraris adalah sebagai berikut:
Contoh penerapan:

Diketahui berdasarkan data kependudukan Jawa Barat tahun 2010 jumlah penduduk adalah 1.000.000 jiwa dan luas wilayah Jawa Barat adalah 100.000 km². Berapakah angka kepadatan penduduknya?
Jawab:
Kepadatan penduduk =  1.000.000/100.000
                                  = 10 jiwa per km²

Diketahui berdasarkan data kependudukan Jawa Tengah tahun 2010 jumlah penduduk yang berprofesi sebagai petani adalah 4.000.000 jiwa dan luas wilayah pertanian adalah 100.000 km². Berapakah angka kepadatan penduduk agararisnya?
Jawab:   
Kepadatan agraris      =  4.000.000/100.000
                                  = 40 petani per km²
Comments
0 Comments

Berkomentar yang baik ya!

 

Start typing and press Enter to search