Terbentuknya Gurun Pasir di Bumi

- February 13, 2017
Ketika orang membayangkan gurun pasir, tentu yang ada di pikiran mereka adalah tempat yang panas, kering dan tandus tanpa air. Meski ini adalah salah satu definisi gurun namun di berbagai titik lokasi bumi, ada berbagai area yang tidak bisa dikatakan sebagai gurun. Sebaran gurun di bumi ini sangat dipengaruhi oleh pola sirkulasi atmosfer dan hidrosfer. Gurun banyak ditemukan di daerah 30 derajat lintang utara dan selatan. Wilayah lintang tersebut memiliki curah hujan minim dan penguapan tinggi. Gurun juga banyak terbentuk di daerah bayangan hujan atau sisi gunung yang sering mendapatkan angin Fohn.

Beberapa gurun pasir juga terbentuk karena wilayahnya yang jauh dari lautan sehingga kelembaban berkurang saat udara basah bergerak menuju daratan. Gurun juga bisa terbentuk di pantai tropis yang menerima arus dingin. Udara dingin bersifat kering dan tidak membawa uap air seperti udara hangat. Saat udara kering dan dingin sampai ke tanah maka penguapan akan lebih banyak terjadi lalu muncullah gurun.

Faktor Munculnya Gurun
Sebagian besar kita tentu akrab dengan Gurun Sahara di Afrika sana, namun jangan salah bahwa ada juga Gurun di Antartika sana. Sebuah padang pasir tidak selalu tandus gersang. Faktanya gurun dapat mendukung beragam populasi tanaman dan bahkan hewan tertentu. Gurun pada dasarnya adalah suatu area yang lebih banyak kehilangan air dibanding penyerapan presipitasi. Topografi dan angin juga merupakan faktor yang mendukung perbedaan gurun di bumi.

Gletser di bumi ini telah menghilang selama 8.000 - 10.000 tahun terakhir, dan itu juga menjadi faktor lain munculnya gurun di bumi. Tanah yang dulunya ditutupi oleh banyak air selama ribuan tahun kemudian mengering. Diperkirakan, gurun telah ada di bumi sejak 125 juta tahun lalu berdasarkan bukti geologi. Gambar: kalaharidesert.net
Terbentuknya Gurun Pasir di Bumi
Lanskap Gurun Namibia
Tipe-Tipe Gurun
Ada empat jenis gurun pasir yaitu panas dan kering, semi-kering, pesisir dan kering. Gurun panas dan kering adalah padang pasir yang sangat panas sepanjang tahun dengan curah hujan minim. Vegetasi di gurun ini biasanya berupa pohon kayu dan semak. Fauna asli umumnya nocturnal atau keluar pada malam hari saat suhu dingin. Gurun semi-kering umumnya hangat dengan jumlah curah  hujan sedikit. Vegetasi asli berupa kaktus banyak ditemukan dengan fauna berupa kadal atau mamalia kecil lain. Gurun pesisir merupakan gurun tipe dingin-hangat dan menjadi lingkungan cocok untuk  vegetasi tertentu, mamalia dan amfibi. Gurun dingin ditemukan di daerah seperti Antartika dan Greenland. Vegetasi seperti daun berduri dan mamalia bisa hidup di sini. 
Gambar: continentsandoceans.com
Terbentuknya Gurun Pasir di Bumi
Peta Sebaran Gurun di Bumi
Meski sebagian besar gurun dipandang sebagai wilayah tanpa air, namun air pada dasarnya tersedia di bawah permukaan tanah. Air biasanya ada di bawah permukaan gurun, terkumpul selama berabad-abad. Gurun juga memiliki musim hujan di beberapa lokasi, bahkan baru-baru ini salju menutupi Gurun Sahara.

Berikut ini fakta tentang gurun lainnya:
- Suhu di gurun sangat ekstrim. Di siang hari bisa mencapai 100 derajat C dan di malam hari bisa turun sampai titik beku.
- Sahara merupakan gurun terluas di bumi dengan area 3.500.000 mil persegi dan didiami 2 juta penduduk.
- Gurun Gobi menjadi gurun dengan cuaca paling berbahaya di bumi yaitu mencapai minus 20-40 derajat C di musim dingin dan lebih dari 100 derajat F di musim panas.
- Ada sekitar 1.200 spesies ditemukan di Gurun Sahara.
- Paling sedikit ada 30 spesies ditemukan di Gurun Gobi.
Comments
0 Comments
 

Start typing and press Enter to search