Batas Lempeng Konvergen, Divergen dan Transform - Gurugeografi.id

Batas Lempeng Konvergen, Divergen dan Transform

- January 09, 2017

Baca Juga

Bumi ini terdiri dari lempengan tektonik yang terus bergerak karena adanya arus konveksi. Lempeng tektonik bergerak dengan arah relatif dan jika jika bertumbukan satu sama lain akan menghasilkan gempa. Batas lempeng tektonik di bumi ini terbagi menjadi tiga yaitu batas konvergen, batas divergen dan batas transform. Setiap batas memiliki ciri masing-masing dan bisa diidentifikasi. 

Baca juga:  
4 masa pembabakan geologi muka bumi
Perbedaan batuan beku ekstrusif dan intrusif
Faktor perkembangan kota di Indonesia
Tahap-tahap pembentuk fosil pada batuan 
Perbedaan sirkum pasifik dan sirkum mediterania
Zona subduksi lempeng samudera

Batas Konvergen
Batas ini terjadi bila dua lempeng saling bertumbukan baik lempeng benua dengan lempeng benua atau dengan lempeng samudera. Lempeng samudera relatif lebih lemah dibanding lempeng benua sehingga lempeng benua akan menunjam ke bawah lempeng samudera. Hal ini akan memcicu terbentuknya subduksi lempeng seperti yang terjadi antara lempeng Eurasia dengan lempeng Indo Australia. Jika lempeng benua bertabrakan dengan lempeng benua maka yang terbentuk adalah pegunungan lipatan seperti Himalaya karena komposisinya yang sama kuat. Jadi batas konvergen akan menghasilkan beberapa gejala berikut:
1. palung samudera
2. pegunungan api
3. timbunan sedimen atau melange
4. lipatan pegunungan
Batas Lempeng Konvergen, Divergen dan Transform
Batas Konvergen, pic:bbc.uk
Batas Lempeng Konvergen, Divergen dan Transform
Batas Konvergen, pic: bbc.uk
Batas Divergen
Batas ini merupakan wilayah titik lempeng yang saling berjauhan karena adanya magma yang mendesak keluar. Kondisi yang terjadi adalah kerak bumi semakin melebar dan akan memicu terbentuknya samudera baru dan mid ocean ridge atau punggung laut. Contohnya adalah Patahan Besar Afrika dan Pematang Samudera Atlantik. 
Baca juga: Geologi patahan Lembang Bandung
Batas Lempeng Konvergen, Divergen dan Transform
Batas Divergen, pic: socratic
Batas Transform
Batas ini terjadi bila dua buah lempeng tektonik saling bergesekan dengan arah menyamping. Fenomena yang muncul di batas ini antara lain sesar dan pegunungan barisan. Contoh Sesar terkenal adalah Sesar Semangko dan Sesar San Andreas. Baca juga: Perbedaan gletser dan gunung es
Batas Lempeng Konvergen, Divergen dan Transform
Batas Transform, pic: socratic
Semua daerah batas tumbukkan lempeng merupakan daerah rawan gempa dan harus diperhatikan oleh masyarakat yang tinggal di sekitarnya. Gempa di Pidie Jaya Aceh kemarin misalnya merupakan dampak dari gerakan sesar Semangko yang tidak diprediksi warga.  

Baca juga: 
Ayat Quran tentang geografi
Objek formal dan material geografi
Perbedaan teori big bang dan keadaan tetap
Karakteristik ekosistem rawa di Indonesia
Pengertian polusi cahaya dan dampaknya bagi lingkungan
Animasi gunung api strato, shield dan cone
Geografi negeri Belanda
Wisata kebun teh Sadarehe di Majalengka

Berkomentarlah dengan bahasa yang baik!. Komentar spam, link aktif akan langsung dihapus. Terimakasih.

 

Start typing and press Enter to search