Dasar-Dasar Klasifikasi Mahluk Hidup

- March 05, 2018

Baca Juga

Masing-masing mahluk hidup memiliki ciri yang membedakannya dengan mahluk hidup alainnya. Disamping memiliki perbedaan, beberapa mahluk hidup memiliki satu atau lebih persamaan. Perhatikan dua mahluk hidup seperti kuda dan sapi. Keduanya punya persamaan dan perbedaan. Persamaannya adalah memiliki tulang belakang, jumlah kaki 4, memiliki rambut dan lainnya. Perbedaannya adalah cara makan kuda tidak memamah biak, sementara sapi memamah biak. 
Dasar-Dasar Klasifikasi Mahluk Hidup
Kuda dan sapi 

1. Berdasarkan Persamaan
Kita dapat mengklasifikasika mahluk hidup berdasarkan persamaannya seperti yang dilakukan pada sapi dan kuda tadi. Menurutmu berdasarkan ciri-cirinya maka kuda dan sapi dapat dikelompokkan sebagai mahluk hidup apa ya?

Dengan mengamati ciri-cirinya, kita dapat mengelompokkan kuda dan sapi dalam jenis hewan. Karena memiliki tulang belakang dan keduanya merupakan kelompok hewan bertulang belakang. Atau dapat pula dikelompokkan sebagai hewan menyusui, karena memiliki kelenjar susu atau mamalia. Kuda dan sapi juga masuk dalam kategori tetrapoda karena sama-sama berkaki empat.

2. Berdasarkan Perbedaan
Meskipun kuda dan sapi merupakan satu kelompok hewan mamalia namun kita juga dapat memisahkan keduanya sebagai kelomok yang berbeda menurut perbedaan cirinya. Misalnya dengan melihat jumlah jari  di setiap kakinya, kuda memilki tiga jari di setiap kaki sehingga masuk dalam kelompok hewan mamalia berjari ganjil atau Perisodactyla. Sementara sapi memiliki empat jari di setiap kakinya sehingga masuk aktegori mamalia berjari genap atau Artiodactyla, demikian pula kambing dan kerbau.

3. Berdasarkan Manfaat
Pengelompokkan merupakan salah satu upaya dalam mengklasifikasi. Hampir setiap orang melakukan klasifikasi terhadap mahluk hiudp. Dalam dunia tumbuhan kita mengelompokkan mawar, melati, cemara dan bugencil ke dalam kelompok tanaman hias. Kacang, jagung, ketela dikelompokkan dalam tanaman budidaya. Kacang tanah, kacang panjang, kacang merah dikelompokkan ke dalam tanaman kacang dan lainnya.

Klasifikasi dapat dilakukan oleh siapa saja asal memiliki dasar dan tujuan yang jelas. Misal bayam, kol, kentang, kacang panjang, wortel dan sawi masuk dalam kelompok sayur-sayuran. Dasar pengelompokkan itu adalah bahwa tanaman-tanaman itu dapat digunakan sebagai sayuran sedangkan tujuannya untuk memudahkan manusia dalam memanfaatkan tanaman-tanaman tersebut sebagai sayuran.

4. Berdasarkan Ciri Morfologi dan Anatomi
Klasifikasi didasarkan pada persamaan atau perbedaan ciri-ciri tertentu. Ciri-ciri yang digunakan terutama adalah ciri-ciri morfologi dan anatomi. Morfologi adalah ciri-ciri yang tampak di bagian luar tubuh mahluk hidup. Anatomi adalah ciri-ciri yang ada di bagian dalam tubuh mahluk hidup.

Pada tumbuh-tumbuhan, ciri-ciri yang dapat dignakan dalam mengklasifikasi dapat berupa ciri-ciri morfologi misalnya warna bunga, bentuk bungi, bentuk biji, kekerasan biji, bentuk pohon, bentuk daun dan lainnya. Dapat pula ciri-ciri anatomi misalnya ada tidaknya berkas pengangkut, kehadiran kambrium atau tidak, ada tidaknya kambium dan lainnya.

Ciri-ciri yang dapat digunakan dalam mengklasifikasikan hewan misalnya ada tidaknya tulang belakang, bentuk alat gerak, jumlah sayap, ruas-ruas pada tubuh, jumlah kaki dan lainnya.

5. Berdasarkan Ciri Biokimia
Dalam perkembangannnya, ciri-ciri yang digunakan dalam klasifikasi tidak hanya ciri morfologi dan anatomi namun juga ciri biokimia misalnya jenis protein, jenis enzim, ada tidaknya membran organela sel. DNA atau asam nukleat juga digunakan untuk menentukan hubungan kekerabatan mahluk hidup. Gambar: disini

Berkomentarlah dengan bahasa yang baik!

 

Start typing and press Enter to search