Profil Singkat Geografi Pulau Jawa - Gurugeografi.id

Profil Singkat Geografi Pulau Jawa

- October 18, 2018

Baca Juga

Pulau Jawa adalah sebuah pulau eksotik di Indonesia dan beribukota di Jakarta. Jawa dahulu menjadi pusat kerajaan Hindu dan pusat kolonialisme Belanda. Saat ini dengan populasi lebih dari 140 juta jiwa, pulau Jawa adalah pulau terpadat di dunia. Jawa dientuk dari aktivitas gunung api sejak masa lampau dan merupakan pulau terbesar ke 12 di dunia dan ke 4 di Indonesia. 

Cincin gunung api membentang dari timur ke barat sepanjang pulau Jawa. Pulau Jawa memiliki tiga bahasa utama mayoritas penduduknya beragama Muslim. Budaya di masyarakat penghuni Jawa sangat bervariasi dan menjadi kekayaan tersendiri. Sejarah geologi mencatata Jawa terbentuk 15.000 tahun lalu di era Pleistosen saat es mencair dan permukaan air laut naik.

Pulau Jawa merupakan bagian dari paparan Sunda yang meliputi Sumatera hingga Bali. Pulau Jawa terletak di barat laut Australia, di utara berbatasan dengan Kalimantan, Pulau Natal di Selatan dan Bali di Timur. Luas pulau Jawa adalah 138.794 km persegi, panjang dari barat ke timur adalah 1.064 km dan lebar bervariasi dari 100 km hingga 160 km. Gambar: disini
Profil Singkat Geografi Pulau Jawa
Pulau Jawa
Pulau Jawa dibangun dari gunung api dan ada 112 gunung api dengan 46 masih kategori aktif saat ini. Pegunungan membentang dari timur ke barat dan diapit pegunungan kapur di selatan dan dataran rendah di utara. Gunung tertinggi di pulau Jawa adalah Semeru dengan titik puncak 3.676 mdpl. Gunung api paling aktif di Jawa adalah Merapi. Wilayah pegunungan dan dataran tinggi di pedalaman Jawa menjadi daerah yang cocok untuk budidaya pertanian seperti padi. Padi dari Jawa masuk kategori padi termahal di dunia.

Sungai terpanjang di Jawa adalah Bengawan Solo yaitu 600 km dan Sungai Brantas. Sumber air Bengawan Solo dari Gunung Tawu mengalir ke Utara ke arah timur lalu sampai di Laut Jawa dekat Surabaya. Sistem sungai di Jawa sangat penting bagi irigasi dan perekonomian. Lebih dari 2/3 pulau Jawa digunakan untuk pertanian. Gambar: disini
Profil Singkat Geografi Pulau Jawa
Petani membajak sawah di wilayah Jawa Barat
Pulau Jawa secara administratif dibagi ke dalam 6 propinsi yaitu Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur. Satu daerah khusus yaitu Jakarta dan satu daerah istimewa yaitu Yogyakarta. Jabodetabek merupakan wilayah dengan konsentrasi manusia terpadat saat ini dan menghadapi problematika yang rumit mulai dari kemacetan, kemiskinan hingga kriminalitas.

Ibukota Indonesia, Jakarta, terletak di daerah Barat Laut Jawa dengan Surabaya (kota terbesar kedua di Indonesia), terletak di Jawa Timur. Tujuan wisata populer Jawa diantaranya kota Yogyakarta, stupa Buddha besar kompleks Candi Borobudur, Candi Prambanan, dan Gunung Bromo di Jawa Timur.

Jawa masuk dalam peta Ring of Fire dunia yaitu Sirkum Mediterania. Wilayah selatan Jawa merupakan zona subduksi aktif yang sangat rawan gempa tektonik. Dalam dekade terakhir, gempa besar melanda pulau Jawa yaitu di Yogyakarta dan Pangandaran yang menghasilkan tsunami. Laut Jawa di utara tidak memiliki kedalaman lebih dari 200 m, sementara Palung Jawa di selatan memiliki kedalaman 7.400 m. Zona subduksi di Jawa membuat batuan Jawa mayoritas tersusun atas andesit dan basalt.

Berkomentarlah dengan bahasa yang baik!. Komentar spam, link aktif akan langsung dihapus. Terimakasih.

 

Start typing and press Enter to search