Mengatasi Mati Mesin dan Panik Saat di Tanjakan Untuk Pemula

Bagi driver senior mungkin nyetir mobil sudah bisa mau di jalanan seperti apapun tapi bagi pemula tentu pasti ada pengalaman yang sering terjadi.

Salah satu momen mengerikan bagi driver pemula adalah mobil mati mesin di tanjakan. Saya juga pernah mengalami hal tersebut, dan driver berpengalaman pun dulunya kan newbie jadi yang penting kita belajar terus.

Khusus di postingan kali ini saya akan berikan sedikit cara bagaimana saat mobil kita mati mesin di tanjakan, khusus mobil manual ya.

Ingat postingan ini hanya menjelaskan konsep atau prinsip dasarnya saja, karena di lapangan sering lain beda cerita karena berbagai faktor mulai dari kedalaman kopling berat kendaraan, mesin dan lainnya.

Mengalami mesin mati di tanjakan seringkali bikin horor, apalagi jika tiba-tiba mobil mundur terus mobil belakang klakson tot..tott..toott..udah pasti bikin grogi tingkat dewa. (sama kaya saya juga ). 

Apa yang mesti kita lakukan saat mesin mobil mati di tanjakan?. Ini tips untuk pemula dan belum share yang level advance seperti main kopling dan gas setengah berbarengan.
Panik saat mesin mati di tanjakan
1. Jangan Panik
Nah, hal terpenting dari semuanya adalah kita jangan panik. Kalau panik, gemeteran, keringat dingin keluar pasti sehebat apapun teori driving kita maka gak akan ada gunanya mas bor..wkwkkw.

Memang bagi pemula, mengatur reflek kaki pasti perlu waktu, beda halnya dengan kopling motor yang pakai tangan. Pengendalian kaki pasti akan kagok, dan ini perlu jam terbang jadi beranikan aja. 

Yakinkan diri bahwa anda akan menjadi seorang driver yang baik, mumpuni. Biarpun ada salah di awal belajar, biarlah itu menjadi tambahan ilmu agar suatu saat kita menjadi terbiasa dan gak panik.

So, saat mesin anda mati di tanjakan maka langkah pertama adalah jangan panik dulu. Latih pikiran dan alam bawah sadar anda agar yakin bahwa kesalahan dalam mengemudi di awal adalah biasa.

2. Rem Tangan
Nah hal pertama yang bisa anda lakukan saat mengalami mati mesin di tanjakan adalah dengan menarik tuas rem tangan. Otomatis mobil tidak akan mundur bos.

Pastikan anda benar menggunakan tangan kiri lalu tarik tuasnya. Kalau grogi bisa jadi anda linglung cari tuh tuas rem tangan. wkkwkw. 

3. Matikan AC
Setelah mobil mati di tanjakan, maka mesin perlu dihidupkan lagi. Kalau tanjakan curam pastikan AC dimatikan sebelum menyalakan mesin ya. 

Kalau di tanjakan yang tidak curam, anda tidak perlu mematikan AC. Cukup nyalakan starter mobil saja tidak apa-apa.

4. Masukan Gigi 1
Setelah mobil menyala, maka langkah selanjutnya injak rem dan kopling penuh. Setelah itu masukan gigi 1. Lepas kopling perlahan sampai terasa getaran, kalau bingung cek RPM di dashboard (jarum rpm di angka 1,5-2).

Jika mobil sudah bergetar, tahan kopling dan injak pedal gas sedikit untuk menambah tenaga. Setelah itu lepas rem tangan maka mobil akan melaju. 

Selepas bergerak, jika di depan stuck lagi maka anda bisa menggunakan rem tangan kembali dan mengulangi teknik sebelumnya.

Itulah sedikit tips mengatasi mati mesin di tanjakan. Saya kasih urutan singkatnya lagi di bawah:
1. Injak pedal rem lalu tarik rem tangan
2. Matikan AC lalu pindahkan ke gigi netral
3. Nyalakan mobil, masuk gigi satu dan lepas kopling setengah agar bergetar
4. Injak gas dengan kopling yang masih setengah bergetar
5. Lepas rem tangan perlahan dan kopling, biarkan mobil melaju perlahan.