Sistem Negara Kesatuan Sentralisasi dan Desentralisasi

- January 21, 2018
Indonesia merupakan negara kesatuan
yang disebut Negara Kesatuan Republik Indonesia. Negara kesatuan dapat dibedakan menjadi dua macam sistem yaitu sentralisasi dan desentralisasi. Dua sistem negara ini sudah diterapkan di Indonesia sejak kemerdekaan hingga saat ini.

Baca juga:
Fase perkembangan budaya Sunda
Makna wawasan nusantara dengan integrasi nasional

a. Sentaralisasi
Dalam negara kesatuan bersistem sentralisasi, semua hal diatur dan diurus oleh pemerintah pusat, sementara daerah hanya menjalankan instruksi dan perintah atau peraturan dari pusat. Daerah tidak berwenang membuat peraturan-peraturan sendiri dan atau mengurus rumah tangganya sendiri. 

1. Keuntungan sistem sentralisasi:
a. adanya keseragaman peraturan diseluruh negara.
b. adanya kesederhanaan hukum karena hanya ada satu lembaga yang berwenang membuatnya.
c. penghasilan daerah dapat digunakan untuk kepentingan seluruh wilayah negara.

2. Kerugian sistem sentraliasi
a. menumpuknya pekerjaan pemerintah pusat sehingga sering menghambar kelancaran jalannya pemerintahan.
b. kebijakan dari pusat sering tidak sesuai dengan keadaan atau kebutuhan daerah.
c. daerah-daerah lebih bersifat pasif, menunggu perintah dari pusat sehingga melemahkan sendi-sendi pemerintahan demokratis karena kurangnya inisiatif dari rakyat.
d. rakyat di daerah kurang mendapatkan kesempatan untuk memikirkan dan ebrtanggung jawab terhadap daerahnya.
e. keputusan dari pemerintah sering terlambat.
Sistem Negara Kesatuan Sentralisasi dan Desentralisasi
Jalan tol mempercepat mobilitas antar daerah

b. Desentralisasi
Dalam negara kesatuan bersistem desentralisasi, daerah diberikan kekuasaan untuk mengatur rumah tanggganya sendiri atau otonomi. Untuk menampung aspirasi rakyat di daerah, terdapat parlemen daerah yang isinya wakil rakyat. Meskipun demikian, pemerintah pusat tetap memegang kekuasaan tertinggi dan terus berkoordinasi dengan daerah. Baca juga: Proses pembentukkan pemerintahan NKRI

1. Keuntungan sistem desentralisasi
a. pembangunan daerah akan berkembang sesuai dengan potensi dan karakter daerahnya.
b. peraturan dan kebijakan di daerah sesuai dengan kebutuhan dan kondisi daerah itu sendiri.
c. tidak bertumpuknya pekerjaan pemerintah pusat sehingga pemerintahan dapat berjalan lancar.
d. partisipasi dan tanggung jawab masyarakat terhadap daerahnya akan meningkat.
e. penghematan biaya karena sebagian ditanggung sendiri oleh daerah.

2. Kerugian sistem desentralisasi adalah ketidaseragaman peraturan dan kebijakan serta kemajuan pembangunan.

Desentralisasi atau otonomi daerah kini memunculkan beberapa tokoh daerah inspiratif dan potensial di Indonesia. Berbagai daerah di Indonesia semakin maju sejak otonomi daerah digulirkan karena kader-kader daerah bertalenta semakin bermunculan mengeluarkan ide terbaiknya untuk membangun daerahnya.

Baca juga:
Animasi fenomena transisi demografi 
Geografi negeri Belanda 
Penyebab seseorang kehilangan kewarganegaraan
Keuntungan multiple cropping
Negara dominion, protektorat dan uni
Rumusan Pancasila Muh Yamin, Soekarno dan Soepomo
Teori pertumbuhan ekonomi klasik

Gambar: disini

Berkomentarlah dengan bahasa yang baik!

 

Start typing and press Enter to search