News Update
Loading...

Rabu, Oktober 6

Cara Mutasi dan Balik Nama Kendaraan Antar Daerah Gak Pakai Calo

Halo gan kali ini saya berikan sedikit pengalaman saya saat mutasi dan balik nama mobil plat Jakarta ke Majalengka Jawa Barat. Artinya kita melakukan mutasi kendaraan lintas provinsi.

Jadi ceritanya satu tahun lalu saya beli mobil di kota Bekasi dan tahun ini berencana ingin mutasi dan balik nama sesuai KTP yaitu Majalengka. Kenapa kok jauh-jauh ke Majalengka?. Karena saya tidak berniat untuk buat KTP Bekasi, jadi berencana ingin pulang kampung dan kerja disana. Rumah juga sudah ada di sana jadi tidak jadi masalah.

Oke lalu gimana langkah-langkahnya?. Begini ya gan, jadi yang namanya beli kendaraan second itu ribetnya adalah jika kita gak punya KTP pemilik kendaraan, masih mending jika beli dari saudara atau keluarga mungkin rada enak.

Kalau beli ke orang lain yang gak kenal misal dari dealer mobkas tentu bisa saja kan nanti udah di blokir pat nomor dan STNK nya karena menghindari pajak progresif pemilik awal jika ingin beli lagi. Jadi daripada ribet nanti, mending langsung urus saja mutasi dan sekalian balik nama.

Yang diperlukan oleh agan-agan adalah kesabaran, mau cape dan uang juga terutama. Saran saya jangan pakai jasa calo karena akan sangat mahal. Berikut ini langkah-langkah mutasi dan balik nama BPKB kendaraan dari Jakarta ke Jawa Barat.

Sekedar catatan, mobil saya ini platnya Jakarta Utara, jadi saya menuju Samsat di Gunung Sahari. Mumpung hari ini gak ada jadwal ngajar dan masih WFH jadi kesempatan untuk ngurus hal beginian.

1. Pastikan tahu lokasi samsat kendaraan awal
Pertama adalah kamu harus cek itu STNK diterbitkan di samsat mana, pastinya ada di BPKB atau STNK. Karena untuk cabut berkas harus ke samsat domisili awal itu kendaraan. Cek google map lalu pastikan datang di awal karena antrian pasti akan sangat panjang.

2. Persiapkan dokumen lengkap
Nah langkah krusial selanjutnya adalah siapkan dokumen pendukung dari rumah. Apa saja yang peralatan tempurnya?. Nih saya list aja ya:
- BPKB asli, STNK asli, KTP asli, Faktur pembelian asli, 
- kwitansi pembelian yang dibuat sendiri (beda dengan kwitansi dari dealer)
- pulpen

Nah dokumen diatas bisa disiapkan dari rumah jika sempat dan sangat menghemat biaya, lumaya lah. Lalu gimana proses selanjutnya?. Cek cerita saya di bawah ini.

Jadi hari ini pagi hari jam setengah 7 saya berangkar dari Jatiasih menuju Gunung Sahari, dengan membawa mobil tentunya untuk di cek fisik. Jalanan udah pasti padat karena udah mulai longgar ini PPPKM, tapi masih tergolong lancar lah. 

Jam 8 saya udah sampai di gerbang masuk samsat yang ternyata udah penuh oleh para wajib pajak. Saya tanya penjaga gerbang kemudian diarahkan untuk cek fisik kendaraan di belakang.

Jadi jangan dulu parkir mobil ya gan, tapi ke belakang daftar cek fisik kendaraan. Ada dua gedung, yang kiri untuk cek fisik Jakarta Utara, yang kanan untuk Jakarta Pusat. Lalu saya antri mobil untuk cek fisik sambil daftar ke loket.
Loket pendaftaran cek fisik kendaraan
Kalau kamu bingung, tanya aja ke orang disana pasti akan diarahkan menuju loket mana. Ingat lho, malu bertanya sesat arah kau di samsat gede ini.

Lalu setelah daftar dan bilang mau mutas dan balik nama, saya diberikan blanko cek fisik dan diserahkan ke tukang gosok no rangka dan mesin. Sebenarnya sih di proses ini gratis cuma saya ngasih aja 10.000 rupiah.
Gosok nomor rangka dan mesin

Setelah gosok beres, lalu saya parkirkan mobil di tempat yang kosong dan kembali ke gedung utama untuk fotokopi berkas ini itu. Jadi seperti yang udah saya cantumkan di awal, karena saya gak nyiapin dulu berkas-berkasnya maka jadi harus fotokopi di samsat.
Tukang fotokopi berjejer siap melayani

Ada beberapa fotokopi berderet di lorong menuju gerbang utama untuk proses ini. Satu kali transaksi itu pokonya 30 ribuan terdiri dari:
1. fotokopi BPKB
2. fotokopi STNK
3. fotokopi KTP
4. fotokopi faktur penjualan
5. fotokopi cek fisik
6. kuitansi pembelian mobil yang dibuat sendiri pakai materai (nah ini yang bikin ane kaget, buset ada-ada aja, padahal kuitansi dari dealer kan sama aja).

Total biaya fotokopi 10.000 + bikin kuitansi 18.000 jadi 28 rebuan. Nah gimana, mending persiapkan dari awal kan kuitansinya di rumah?. Ingat ya pakai materai 10 ribu.

Oke habis beres berfotokopi ria maka lanjut masuk ke gedung utama, cek suhu dulu, cuci tangan prokes seperti biasa. Lalu saya diarahkan ke lantai dua kalau mau mutasi kendaraan.

Saya naik tangga saja karena liftnya lama penuh terus, lumayan sambil olahraga. Di lantai dua saya tanya lagi lokasi loket mutasi antar daerah. Lalu saya diarahkan ke pojok kiri dan disana ada tulisan LOKET MUTASI. Saya daftar dan serahkan dokumen yang tadi sudah disiapkan dari mulai cek fisik dan fotokopian. 
Loket mutasi dan balik nama di samsat

Setelah itu saya serahkan semuanya beserta BPKB asli dan STNK aslinya. Setelah validasi saya diminta isi lagi blanko tentang permohonan mutasi, isinya ikut aja sesuai STNK. Nah disinilah pentingnya punya pulpen sendiri, kalau nyari disana gak ada bos, minjem orang lain juga pada sibuk nulis.

Setelah itu balik lagi diminta ke loket khusus untuk cek dokumen tadi, lokasinya di samping loket mutasi. Nah habis selesai kemudian saya disuruh ke lantai 5 bos, waduh. Buat apa?. Untuk validasi fisikal kendaraan katanya.
Blanko isian manual pakai pulpen

Buset dari latai dua ke lantai lima, naik tangga lagi bray karena liftnya lama banget. Lalu pergi ke loket bagian fisikal sebelah kiri, nyerahin berkas-berkas yang udah seuduk tadi lalu diminta tunggu. Sekitar 5 menitan udah dipanggil lagi dengan berkas yang udah dicap legalisir lalu diminta ke lantai dua lagi bos.

Waduh bolak balik meneh ini, akhirnya turun tangga lagi ke lokasi loket mutasi di awal. Saya serahkan berkas-berkas yang saya juga ga ngerti deh pokonya buat apaan karena males liatnya banyak banget.

Setelah itu bayar 250.000 untuk permohonan mutasi, kalau motor itu 150.000 kalau gak salah. Nah disini ternyata saya disuruh nunggu 1-1,5 bulan, nanti akan di WA untuk datang lagi ke Samsat Gunung Sahari untuk dapat dokumen pengantar gitu lah buat ke samsat tujuan (Majalengka).

Waduh ternyata lama juga ya, itu juga estimasi kayaknya, jadi bisa lebih lama juga. Padahal pajak dah habis dua pekan ke depan. Tapi tidak apa-apa yang penting proses demi proses sudah dijalani. Saya tinggal menunggu panggilan lagi dan nanti akan ke Majalengka untuk buat BPKB dan STNK beserta plat nomor baru.

Ingat resi terakhir dari loket mutasi jangan sampai hilang untuk nanti sebagai bukti pengambilan berkas mutasi ke daerah tujuan.

Rincian total biaya yang dikeluarkan untuk permohonan cabut berkas mutasi dan balik nama mobil:
1. cek fisik 10.000
2. fotokopi dan kwitansi 28.000
3. surat mutasi 250.000
4. parkir 10.000 

Total jadi 298.000 rupiah, ditambah tadi ngopi dulu 5.000 he. Jadi 300 ribuan ya agan-agan, ini baru untuk cabut berkas saja. Bandingkan bila pakai jasa calo bisa jutaan kalau saya tanya ke salah satu teman.

Jadi mending urus sendiri saja, kalau ada waktu senggang apalagi yang masih WFH ini kesempatan bagus. Nah tinggal nanti saya ke Majalengka buat ngurus surat-suratan yang baru. 

Ceritanya nanti disambung lagi ya gan di artikel berikutnya, mudah-mudahan bisa bermanfaat bagi yang masih bingung cara mutasi dan balik nama lintas daerah. Pokonya ikuti aja aturannya, dan jangan pakai calo usahakan. Boleh juga kalau mau lihat cerita videonya di chanel youtube saya di bawah ini:.

Bagikan postingan ini.

Give us your opinion
Buka Komentar
Tutup Komentar

Berkomentarlah dengan bahasa yang baik!. Komentar spam, link aktif akan langsung dihapus. Terimakasih.

Notification
Mau info terbaru tentang artikel blog ini?. Like fanspage guru geografi di facebook!.
Done
close