Rangkuman Geografi Kelas 11 Indonesia Poros Maritim Dunia - Gurugeografi.id
Loading...

Rangkuman Geografi Kelas 11 Indonesia Poros Maritim Dunia

- May 06, 2019
Sebagai negara yang terletak
pada cross-position antara dua benua dan dua samudera maka Indonesia menawarkan pendekatan strategi kemaritiman berupa konsep Poros Maritim Dunia. Sejarah kemaritiman Indonesia membuktikan bahwa NKRI merupakan penjelmaan dari negara-bangsa maritim seperti Sriwijaya dan Majapahit yang hidup pada adab ke 5 hingga pertengahan abad ke 14. Kesuksesan Sriwijaya dalam membangun ekspansi kekuasaan di Asia Tenggara dan Majapahit yang memiliki lima armada kapal perang terkuat pada zamannya menjadi sebuah titik balik sejarah kejayaan Indonesia di masa lampau.

Kejayaan tersebut akan coba dikembalikan kembali melalui sebuah cita-cita yaitu gagasan konsep Indonesia Sebagai Poros Maritim Dunia. Fakta membuktikan bahwa 79% wilayah NKRI adalah lautan, 17.508 jumlah pulau, 99.000 km garis pantai dan 263 juta penduduk. Hal tersebut membuat Indonesia pantas menjadi poros kekuatan maritim dunia.

Kini melalui gagasan Presiden Joko Widodo, Indonesia tengah mewujudkan cita-cita tersebut menjadi poros maritim dunia. Poros maritim dunia yaitu sebuah gagasan strategis yang diwujudkan untuk menjamin konektivitas antar pulau, pengembangan industri perkapalan, perikanan, perbaikan transportasi laut serta fokus pada kemaritiman maritim. Ada lima pilar untuk mewujudkan gagasan Poros Maritim Dunia. 
Kronologi batas laut NKRI

1.    Budaya Maritim
Nilai jasa dan sumber daya laut Indonesia mencapai 2,5 triliun dollar Amerika tiap tahunnya. Artinya perairan Indonesia sangatlah potensial jika dikelola dengan baik untuk kemakmuran rakyatnya. Hampir 40 juta penduduk Indonesia tinggal di daerah pesisir dan pantai. Kemajuan dan kemakmuran bangsa Indonesia kini ditentukan dengan tata kelola laut yang baik.

2.    Pengembangan Sumber Daya Laut
United Nations Development Programme (UNDP) menyebutkan perairan Indonesia merumakan rumah 76% terumbu karang dan 37% ikan karang dunia. Hasil laut Indonesia juga menyumbang 10% kebutuhan perikanan laut global. Komitmen menjaga dan mengelola sumber daya laut dibutuhkan untuk menjaga kedaulatan pangan terutama menempatkan nelayan sebagai tokoh atau pilar utama.

3.    Pembangunan Infrastruktur
Ribuan pulau di Indonesia terhubung oleh perairan dangkal maupun dalam. Kondisi ini harus didukung dengan pembangunan infrastruktur dan suprastruktur yang handal. Hingga tahun 2018, Kementerian Perhubungan telah membangun dan mengembangkan 91 pelabuhan yang tersebar di 17 propinsi di Indonesia. Dari total 91 pelabuhan tersebut, 80 pelabuhan dibangun di wilayah timur dan 11 pelabuhan di dibangun di wilayah barat.

4.    Diplomasi Maritim
Diplomasi maritim dirancang agar mengurangi bahkan menghilangkan sumber konflik di wilayah perairan. Konflik perairan ini banyak dipicu oleh berbagai sebab seperti pencurian ikan, pelanggaran batas kedaulatan, sengketa wilayah, pembajakan hingga polusi. Diplomasi maritim dapat mempercepat penyelesaian sengketa perbatasan Indoneisa dengan 10 negara tetangga, menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI dan mengamankan sumber daya alam di dalamnya.

5.    Pertahanan Maritim
Dibutuhkan armada militer yang kuat untuk menjaga wilayah perairan Indonesia yang sangat luas ini. Jika tidak didukung dengan pertahanan yang baik maka berbagai ancaman terus mengintai mulai dari pencurian ikan, narkoba, perdagangan manusia hingga adanya mata-mata asing.

Berkomentarlah dengan bahasa yang baik!. Komentar spam, link aktif akan langsung dihapus. Terimakasih.

 

Start typing and press Enter to search

close