po Pembahasan Kunci Jawaban KSK Kebumian 2020 No 76-80 - Guru Geografi
News Update
Loading...

Sabtu, Maret 27

Pembahasan Kunci Jawaban KSK Kebumian 2020 No 76-80

Halo teman-teman di postingan kali ini kita lanjut lagi bahas kunci jawaban KSK Kebumian 2020 dari nomor 76-80.

Nah di nomor ini materinya baru gaes yaitu seputar dinamika litosfer. Materi ini juga sangat saya sukai kalau saat ngasih pengayaan kepada siswa. Kalian mesti paham tentang geologi, geomorfologi, sampai stratigrafi. 

Jangan lupa untuk selalu share blog ini ya ke teman-teman yang lain supaya makin rame belajarnya. Jangan menyerap dan tetap semangat berjuang di KSN tahun ini.
76. Pada tahun 1912, Alfred Wegener mengemukakan teori yang menyatakan bahwa dulunya benua-benua menyatu menjadi satu benua yang sangat besar yang kemudian terpecah menjadi beberapa benua akibat pergerakan di dasar laut. Teori ini dikenal dengan ....
a. teori dua benua
b. teori pengapungan benua
c. teori kontraksi
d. teori tektonik lempeng
e. teori konveksi

Kunci
Nah kalau ini kayaknya gak terlalu sulit karena ada di buku pelajaran pastinya. Teori yang dikemukakan Wegener adalah Continetal Drift alias Teori Apungan Benua, bukan lempeng tektonik ya?. Teori lempeng tektonik itu muncul setelah nanti Wegener wafat. Benua yang menyatu dahulu itu maksudnya adalah superbenua Pangaea.

77. Berikut adalah termasuk dalam 7 lempeng bumi utama, kecuali ....
a. India
b. Eurasia
c. Antartika
d. Amerika Selatan
e. Afrika

Kunci
Lempeng tektonik dibagi menjadi lempeng utama (mayor) dan lempeng kecil (minor). Lempeng utama itu yang gede-gede maksudnya. Yang termasuk lempeng minor diantaranya lempeng India, cek petanya di bawah in.
Sebaran lempeng tektonik mayor dan minor
78. Belahan adalah kenampakan mineral berdasarkan kemampuannya membelah melalui bidang-bidang belahan yang rata dan licin. Gambar disamping merupakan mineral dengan belahan ...
a. 4 arah
b. 3 arah
c. 2 arah
d. 1 arah
e. tidak memiliki belahan

Kunci
Mineral itu memiliki beberapa sifat fisik mulai dari warna, kekerasan, kilap hingga belahan. Gak semua mineral memiliki sifat belahan ini. Mineral di soal punya 3 arah belahan, lihat aja tabel lengkapnya di bawah ini. Coba hapalin tuh semua, nanti pasti ganti model gambar di tahun ini. Untuk contoh nama mineralnya, cari di web lain ya, tinggal sesuaikan keyword pencariannya pasti banyak kok yang ngulas.
Tabel belahan mineral

79. Berikut adalah proses-proses yang terjadi dalam Deret Diskontinyu pembentukan mineral dalam
reaksi Bowen. Yang tidak termasuk dalam proses diskontinyu adalah ...
a. pada deret ini satu mineral yang terbentuk pada suatu suhu tertentu dengan mineral lain yang terbentuk pada suhu yang lebih tinggi tidak memiliki hubungan dalam pembentukannya.
b. mineral satu dapat berubah menjadi mineral lain pada saat terjadinya penurunan suhu tertentu karena adanya reaksi terhadap sisa larutan magma
c. mineral satu dengan yang lain memiliki hubungan dengan penambahan atau pengurangan unsur Kalsium (Ca) dan Natrium (Na)
d. merupakan pembentukan dari olivine, piroksen, amfibol, dan biotit
e. deret ini dibangun dari mineral ferro – magnesian sillicatesK

Kunci
Reaksi Bowen itu adalah proses urutan pembentukkan mineral pada saat terjadi pendinginan magma. Suhu adalah faktor utama yang mempengaruhi reaksi Bowen. Makanya nanti ada batuan yang warnanya hijau, gelap, terang dll itu gara-gara reaksi Bowen ini guys.

Dalam skemanya ada dua jalur pembentukkan yaitu Lengan kanan atas merupakan deret reaksi yang berkelanjutan (continuous), sedangkan lengan kiri atas adalah deret reaksi yang terputus-putus/tak berkelanjutan (discontinuous). Lihat gambar berikut ini.
Seri deret reaksi Bowen
Jadi dari interpretasi gambar terlihat bahwa yang tidak termasuk deret diskontinyu adalah yang C. Karena opsi C masuk deret kontinyu. Cari gambar lain, biasanya nanti ditanya warna nya, atau contoh mineralnya.

80. Tekstur batuan beku terbagi menjadi 2 yaitu yang memiliki ukuran kristal yang seragam dan tidak
seragam. Granit memiliki tekstur ...
a. equigranular aphanitic
b. inequigranular phaneritic
c. equigranular porfiroafanitic
d. inequigranular faneroporfiritic
e. equigranular phaneritic

Kunci
Tekstur batuan itu hubungan antar mineral penyusun batuan, makanya kita bisa merasakan mineral batuan itu halus atau kasar saat memegangnya.

Menurut tingkat pengamatan visual atau pakai kaca pembesar, tekstur batuan beku dibagi menjadi dua yaitu afanitik dan faneritik. Afanitik itu tekstur mineralnya halus sekali sehingga sulit terlihat mata tau pakai kaca pembesar.

Tekstur faneritik itu mineralnya besar-besar sehingga terlihat oleh mata. Contohnya granit, tuh lihat di bawah kelihatan kan mineral warna hitam, cokelat, putihnya gede-gede?. Coba bandingkan dengan batuapung atau obsidian yang super halus gak kelihatan kristalnya.
Batu granit

Nah kemudian dari tingkat keseragaman butir, batuan dibagi menjadi equigranular dan inequigranular. Equigranular, apabila kristal penyusunnya berukuran butir relatif seragam. Tekstur sakaroidal adalah tekstur dimana ukuran butirnya seragam seperti gula pasir atau gula putih. Inequigranular, jika ukuran butir kristal penyusunnya tidak sama.

Granit itu jadi masuk batuan dengan tekstur equigranular faneritik.

Bagikan postingan ini.

Give us your opinion
Buka Komentar
Tutup Komentar

Berkomentarlah dengan bahasa yang baik!. Komentar spam, link aktif akan langsung dihapus. Terimakasih.

Notification
Mau info terbaru tentang artikel blog ini?. Like fanspage guru geografi di facebook!.
Done
close