Guru Geografi: Geopolitik - Blog Guru Geografi Gaul
News Update
Loading...
Tampilkan postingan dengan label Geopolitik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Geopolitik. Tampilkan semua postingan

Selasa, Maret 19

Generasi Milenial, Infrastruktur Langit, Decacorn, Ten Years Challenge dan Single Identity

Generasi Milenial, Infrastruktur Langit, Decacorn, Ten Years Challenge dan Single Identity

Halo pemirsa sekalian apa kabarnya hari ini?. Semoga senantiasa sehat selalu dan tetap produktif. 

Beberapa waktu lalu debat cawapres sudah dihelat KPU dengan mempertandingkan Ma'ruf Amin versus Sandiaga Uno. Tahun 2019 ini memang tema tahun politik maka pembahasan pun kini ramai oleh hal berbau politik?. 

Alergi? Jangan dong, sebagai negara demokrasi kita harus berpartisipasi mengikutinya. Ingat bahwa rakyat adalah kekuasaan tertinggi dalam demokrasi jadi kita berhak beropini.

Dalam debat kemarin ada beberap istilah menarik yang saya tangkap dari kedua calon RI 2 dan saya jadikan bahan kamus belajar materi demografi di sekolah. 

Kebanyakan istilah yang menarik ini keluar dari Ma'ruf Amin dan ini menjadi surprise tersendiri. Ada lima istilah yang saya tangkap dan kita akan kupas dengan bahasa yang sederhana saja agar bisa dimengerti. 

1. Generasi Milenial
Yup, generasi milenial adalah istilah yang ngetrend saat  ini dan menjadi salah satu kamus demografi. Generasi milineal adalah generasi yang lahir dan hidup di zaman teknologi sedang pesat-pesatnya yaitu mulai tahun 2.000an hingga saat ini. 

Lantas apa istimewanya generasi milenial ini?. Ingat bahwa peradaban manusia cepat sekali berubah. Saya yang lahir tahun 88 masih ingat dulu saat handphone pertamakali muncul (Nokia) dengan beragam jenisnya. 

Lalu kini 10 tahun berlalu, Nokia tumbang dan hadir berbagai macam merek handphone terbaru. Inilah realitas yang sangat mengenaskan. Kita tidak sadar bahwa diluar sana sedang ada banyak kompetitor yang siap menerkam kapan saja.

Generasi milineal adalah generasi yang cepat beradaptasi dengan teknologi dan fleksibel. Tantangan generasi milenial adalah bermain dengan data-data dan informasi. Generasi milenial ini memerlukan kesempatan dan fasilitas untuk berkembang dan berkarya. 

Kini orang bisa mendapatkan uang hanya dengan diam di rumah saja menghadap laptop. Media sosial menjadi senjata andalan kaum milenial untuk berinteraksi. Akan tetapi disisi lain kaum milenial juga dihadapkan pada ancaman konten-konten hoax yang bisa merusak keharmonisan sosial. 

Generasi milenial ini adalah generasi yang cepat dan tidak bisa diatur alias saklek. Inilah yang berdampak pada sistem pendidikan formal yang membuat guru juga harus memutar otak untuk mengurus generasi ini.

2. Infrastruktur Langit
Ma'ruf Amin menghentak publik dengan mengeluarkan istilah infrastruktur langit. Tak ayal audiens pun ada yang kagum namun ada pula yang langsung nyinyir. Lalu apa sih infrastruktur langit itu?. 

Katanya sih seperti satelit komunikasi yang mengudara di langit untuk meningkatkan konektivitas antar wilayah. Hmmm..lumayan berkualitas juga sih. Namun coba lihat data kecepatan internet di ASEAN saja, berada di peringkat berapa sih Indonesia?
Infrastrukur langit
Tuh lihat ternyat kita masih nyusruk ya dalam hal kecepatan internet, padahal generasi milenial adalah generasi yang membutuhkan kecepatan untuk mendukung lahirnya ide-ide baru dan mengeksekusinya secara cepat. Inilah yang menjadi PR Infrastrukur langit bagi siapa saja pemimpin NKRI. 

3. Deacacorn
Nah ini lagi decacorn, setelah sebelumnya ribut-ribut unicorn Jokowi vs Prabowo. Unicorn itu istilah startup atau perusahan rintisan yang valuasinya tembus 1 milyar dollar, nah kalau bisa tembus 10 milyar dollar maka akan masuk kategori decacorn. 

Di Indonesia saat ini ada 4 startup yang bergelar unicorn yaitu Gojek, Bukalapak, Traveloka dan Tokopedia. Saat ini Gojek adalah startup yang punya valuasi 9 milyar dollar dan sebentar lagi masuk level decacorn. 

Startup ini adalah produk generasi milenial dan kini menjelma menjadi agen perubahan peradaban. Sekarang jamannya serba digital, tinggal klik maka makanan akan sampai depan pintu.

Mau pesan tiket gak perlu antri tinggal klik aja di handphone. Kemudahan, kecepatan adalah kebutuhan masa kini, maka siapa yang lambat maka siap-siap akan punah ditelan jaman. 

4. 10 Years Challenge
Oke lanjut lagi ini kamus keempat yaitu 10 Years Challenge yang dikemukakan Ma'ruf Amin. Maksudnya apa sih?. 

Gini guys, ingat bahwa pengalaman 10 tahun lalu tahun 2010 an saja saat saya masih baru lulus kuliah, perkembangan dunia digital masih dalam fase pemanasan dan kini 10 tahun berlalu sudah melesat merubah sendi-sendi kehidupan. 

Lalu 10 tahun ke depan akan ada apa lagi?. Mobil terbang?. Rumah Bawah Tanah?. Handphone 100 megapixel kamera? dan masih banyak hal yang wajib kita antisipasi. 

Inflasi tiap tahun semakin kejam dan bayangkan saja harga rumah sekarang sudah 400 jutaan paling murah. Bisakah dengan gaji level pekerja kantoran awal 4 jutaan beli cash?. 

Saya bilang mustahil dan inflasi hanya bisa dilawan dengan kreatifitas. Buat satu produk yang dicari banyak orang maka ketika laku akan menjadi faktor kali, dijamin kamu bisa beli rumah cash. 

Jadi berapa harga rumah 10 tahun kedepan? atau berapa biaya pendidikan 10 tahun kedepan?. Itung saja sendiri kamu pasti paham dan siap-siap saja menderita jika masih diam dan tidak berkarya.

5. Single Identity
Yang terakhir konsep single identity yang dikemukakan oleh Sandiaga Uno di akhir sesi. Ini menjadi perlawanan terhadap 3 kartu yang dikeluarkan Ma'ruf Amin. 

Apa sih maksud single identity ini?. Maksudnya itu KTP guys. Jadi KTP itu kan online dan ada chipnya maka satu KTP itu sebenarnya sudah cukup untuk mengakses semua fasilitas sosial karena data-datanya sudah ada di server pusat nasional. Jadi gak perlu lagi mengeluarkan kartu-kartu proyekan yag menghamburkan uang. 

Ah masa sih KTP aja cukup?. Eh di negara maju seperti UEA aj (karena isteri saya pernah kerja di sana), penduduk semua fasilitas sosial mulai dari kesehatan, bank, bis itu pakai KTP cukup jadi tak ada alasan NKRI mengikutinya. Jadi saya setuju cukup satu kartu di dompet aja gak usal tebal-tebal lagi bawa berbagai macam kartu.

Rabu, Mei 31

Makna Wawasan Nusantara Kaitannya dengan Geopolitik

Makna Wawasan Nusantara Kaitannya dengan Geopolitik

Indonesia sebagai sebuah negara tentu memiliki posisi tersendiri dalam percaturan dunia internasional. Geopolitik Indonesia tidak lepas dari kaitan antara konsep geografi dan politik. 

Geografi pada prinsipnya lebih menekankan pada tata ruang dan hal-hal yang menempati ruang tersebut. Dengan begitu geografi menyangkut pada interelasi antara manusia dan lingkungan tempat hidupnya. 

Sementara politik selalu berkaitan dengan kekuasaan atau pemerintahan. Jadi jika dikombinasikan, geopolitik adalah suatu studi yang mengkaji masalah-masalah geografi, sejarah dan ilmu sosial dengan mengacu  pada percaturan politik internasional. 

Geopolitik mengkaji makna strategis dan politis suatu wilayah yang mencakup lokasi, luas serta sumber daya yang ada di dalamnya.

Dalam memahami geopolitik Indonesia secara nasional, bangsa Indonesia harus memiliki wawasan atau pandangan nasional yang sama. Bila tidak ada maka pembangunan akan tidak berjalan. Rusaknya sendi-sendi pemangunan sering dipicu oleh pelaku pemangunan yang tidak memiliki wawasan yang sama dan akhirnya timbul perpecahan hingga separatisme.

Untuk menghindari kasus-kasus disintegrasi bangsa yang pernah terjadi, maka perlu disuntikkan kembali konsep tentang Wawasan Nusantara. Makna wawasan nusantara adalah sebagai berikut:

1. Waawasan berarti pandangan, tinjauan, penglihatan atau tanggap inderawi. Selain menunjukkan kegiatan untuk mengetahui isi serta arti pengaruh-pengaruhnya dalam kehidupan berbangsa, juga melukiskan cara pandang, cara tinjau, cara lihat atau tanggap inderawi.

2. Nusantara adalah suatu konsepsi untuk menggambarkan kesatuan wilayah perairan dan gugusan pulau-pulau yang terletak diantara samudera pasifik dan samudera hindia serta antara dua daratan Asia dan Australia.

3. Wawasan nusantara artinya cara pandang dan sikap bangsa Indonesia mengenal diri dan lingkungannya dengna mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa serta kesatuan wilayah dalam menyelenggarakan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Wilayah Nusantara tersusun dari gugusan dari pulau-pulau besar dan kecil, membentang di tengah khatulistiwa dengan kekayaan sumber daya alam dan budayanya. Dengan memerhatikan arti wawasan nsuantara tersebut, maka dapat menarik kesimpulan bahwa pada dasarnya wawasan nusantara memiliki empat makna yaitu:

1. Wawasan nusantara mencakup perwujudan kepulauan nusantara sebagai satu kesatuan politik.
2. Wawasan nusantara mencakup perwujudan keupulauan nusantara sebagai satu kesatuan ekonomi.
3. Wawasan nusantara mencakup perwujudan kepulauan nusantara sebagai satu kesatuan sosial budaya.
4. Wawasan nusantara mencakup perwujudan kepulauan nusantara sebagai satu kesatuan pertahanan dan keamanan.
Makna Wawasan Nusantara Kaitannya dengan Geopolitik
Indonesia kaya akan budaya
Sebagai kesatuan politik, wawasan nusantara mengandung makna:
1. Kebulatan wilayah nasional beserta kekayaannya merupakan satu kesatuan wilayah, wadah, ruang hidup dan kesatuan matra seluruh bangsa serta menjadi modal dan milik bersama bangsa Indonesia.

2. Bangsa Indonesia terdiri dari berbagai suku dan berbicara agama dan kepercayaan terhadap Tuhan YME, harus merupakan satu kesatuan bangsa yang bulat dalam arti yang seluas-luasnya.

3. Secara psikologis, bangsa Indonesia harus merasa satu rasa senasib sepenanggungan, sebangsa setanah air dan punya satu tekad dalam mencapai cita-cita bangsa.

4. Pancasila sebagai satu-satunya falsafah, ideologi negara yang senantiasa membimbing dan mengarahkan bangsa Indonesia dalam mencapai tujuannya.

Sebagai kesatuan ekonomi, wawasan nusantara mengandung makna:
1. Kekayaan nusantara baik potensial maupun efektif adalah modal dan milik bangsa Indonesia. Kekayaan itu harus dikelola untuk keperluan sehari-hari dan merata di semu wilayah.

2. Tingkat perkembangan ekonomi harus serasi dan seimbang di seluruh daerah tanpa meninggalkan ciri khas yang dimiliki oleh daerah dalam pengembangan kehidupan ekonominya.

3. Kehidupan perekonomian di seluruh wilayah nusantara merupakan satu kesatuan ekonomi yang diselenggrakan sebagai usaha bersama atas asas kekeluargaan dan ditunjukkan bagi kemakmuran semua rakyat.

Sebagai satu kesatuan sosial budaya, wawasan nusantara mengandung makna:
1. Masyarakat Indonesia sebagai satu perikehidupan bangsa harus merupakan kehidupan yang serasi dengan tingkat kemajuan masyarakat yang sama, merata dan seimbang serta adanya keselarasan yang sesuai dengan tingkat kemajuan bangsa.

2. Budaya Indonesia pada dasarnya adalah satu kesatuan dalam keberagaman. Inilah yang menjadi modal dasar pembangunan dan sekaligus jati diri bangsa. 

Sebagai satu kesatuan pertahanan keamanan, wawasan nusantara mengandung makna:
1. Segala ancaman terhadap satu pulau atau daerah pada dasarnya adalah ancaman bagi bangsa Indonesia secara keseluruhan.
2. Setiap warga negara memiliki hak dan kewajiban yang sama dalam membela negara dan bangsa.

Gambar: deviantart.net

Selasa, Mei 2

Teori Terbentuknya Negara: Primer, Sekunder, Faktual dan Teoritis

Teori Terbentuknya Negara: Primer, Sekunder, Faktual dan Teoritis

Negara adalah sebuah wilayah di dunia yang memiliki teritorial dan sistem pemerintahan tersendiri dan diakui keberadaannya oleh negara lain. Bagaimana sejarah negara bisa muncul?. 

Ada beberapa teori yang dapat menjelaskan terbentuknya negara-negara di dunia. Ada Teori secara Primer, Sekunder Faktual dan Teoritis.

1. Secara Primer
a. Fase Genootscahft
Fase ini diawali dari adanya sebuah keluarga lalu berkembang menjadi kelompok masyarakat hukum tertentu atau suku yang dipimpin oleh kepala suku sebagai primus interpares (orang pertama diantara yang sederajat).
b. Fase Kerajaan
Kepala suku sebagai pemimpian masyarakat lalu menjadi seorang raja dengan cakupan wilayah lebih luas yang dilengkapi dengan persenjataan dan membangun angkatan bersenjata sehingga raja menjadi berwibawa. Dengan begitu lambat laun tumbuh kesadaran akan kebangsaan dalam bentuk negara nasional.
c. Fase Negara Nasional
Pada awalnya negara nasional diperintah oleh raja yang absolut dan tersentralisasi. Semua rakyat wajib tunduk dan patuh terhadap kehendak raja. Hanya ada satu identitas kebangsaan dan fase ini dinamakan fase negara nasional.
d. Fase Negara Demokrasi
Rakyat kemudian sadar bahwa mereka tidak mau terus diperintah raja yang absolut dan ingin ambil bagian dalam mengendalikan pemerintahan. Rakyat ingin memilih pemimpin mereka sendiri sebagai perwujudan aspirasi mereka. Fase ini menjadi awal mula kedaulatan rakyat dan akhirnya menjadi negara demokrasi.

2. Secara Sekunder
Negara sebelumnya telah ada namun karena ada revolusi, intervensi dan penaklukan maka muncul negara yang menggantikan negara yang sudah ada. Kenyataannya terbentuknya negara secara sekunder tidak dapat dimungkiri meski cara terbentuknya kadang tidak sah secara hukum.
Teori Terbentuknya Negara: Primer, Sekunder, Faktual dan Teoritis
Palestina semakin menghilang karena dicaplok Israel
3. Secara Faktual
a. Occoaptie (Penaklukan)
Ada sebuah daerah tak bertuan yang kemudian ditemukan oleh suatu bangsa lalu diduduki dan diambil alih. Liberia dijadikan negara oleh budak negro kemudian menjadi negara merdeka di tahun 1847.
b. Separatisme (Pemisahan)
Terjadi saat ada pemisahan diri sutu bagian negara sehingga menjadi negara baru namun negara lama masih ada. Timor Leste adalah salah satu contohnya.
c. Perjuangan (Proklamasi)
Negara muncul dari adanya perlawanan dan perjuangan bangsa pribumi terhadap bangsa penjajah dan memproklamirkan negara baru. Contohnya Indonesia.
d. Fusi atau Peleburan
Penggabungan dua negara atau lebih menjadi negara baru. Contohnya Jerman Barat dan Jerman Timur.
e. Pemecahan
Terbentuknya negara baru akibat pecahya negara lama sehingga negara sebelumnya menjadi tidak ada lagi. Contohnya Rusia, Kazakhstan, Lithuania merupakan pecahan Uni Soviet.
f. Anexatie (Pencaplokan)
Suatu negara berdiri di suatu wilayah yang dikuasai oleh bangsa lain tanpa reaksi berarti. Contohnya Israel mencaplok Palestine, Suriah dan Yordania.
g. Cessie (Penyerahan)
Merupakan pemberian kemerdekaan kepada suatu koloni negara lain yang umumnya adalah bekas jajahannya. Contohnya Slesswijk diserahkan Austria kepada Jerman setelah Perang Dunia.
h. Pendudukan 
Ada sebuah wilayah yang ada penduduknya namun tidak punya pemerintahan sehingga diambil alih. Contohnya Australia ditemukan Inggris yang berpenduduk Aborigin.
i. Accesie (Penarikan)
Awalnya suatu wilayah terbentuk akibat naiknya daratan lumpur sungai yang kemudian dihuni sekelompok masyarakat. Contohnya Mesir yang berasal dari Delta Sungai Nil.
j. Innovation

3. Pendekatan Teoritis
Menurut teori ini negara ada karena kehendak Tuhan. Teori ini didasarkan pada kepercayaan bahwa segala sesuatu terjadi karena kehendak Tuhan. 

Teori Perjanjian Masyarakat
Negara muncul karena adanya perjanjian masyarakat karena semua penduduk mengikat diri dalam suatu perjanjian bersama untuk mendirikan suatu organisasi yang bisa melindungi dan menjamin kelangsungan hidup bersama. 
- Thomas Hobbes menghendaki Monarki Absolut.
- John Locke, Tahap I Pactum Uniones yaitu perjanjian diadakan untuk membentuk negara. Tahap II Pactum Subjectiones yaitu perjanjian yang diadakan dengan penguasa. John Locke menghendakai Monarki Konstitusional.
- J.J. Rosseau, merupakan Bapak Kedaulatan Rakyat yang menghendaki bahwa raja hanyalah mandataris rakyat dan karena itu dapat diganti.

Teori Kekuasaan
Negara terbentuk atas dasar kekuasaan dan kekuasaan adalah ciptaan mereka yang paling kuat dan berkuasa.
- L. Duguit: Seorang karnea kelebihannya atau keistimewaannya baik karena fisik, kecerdasan, ekonomi maupun agama dapat memaksakan kehendakanya pada orang lain.
- Karl Max: Negara dibentuk untuk mengabdi dan melindungi kepentingan kelas yang berkuasa yaitu kaum kapitalis. Baca juga: 3 langkah belajar asik dengan Quipper Video

Gambar: pinterest

Kamis, Februari 16

5 Syarat Menjadi Warga Negara Indonesia

5 Syarat Menjadi Warga Negara Indonesia

Menjadi warga negara Indonesia atau WNI merupakan sebuah kebanggaan tersendiri bagi kita. Apa saja sih syarat mendapatkan kewarganegaraan Indonesia itu?. Dalam penjelasan umum UU No. 62/1958, setidaknya ada tujuh cara memperoleh kewarganegaraan Indonesia yaitu karena kelahiran, pengangkatan, dikabulkannya permohonan, pemohonan, pewarganegaraan, perkawinan, turut ayah dan ibu serta pernyataan.
5 Syarat Menjadi Warga Negara Indonesia

UU tersebut menyatakan bahwa untuk memperoleh status kewarganegaraan Indonesia, diperlukan bukti-bukti sebagai berikut:
a. Surat bukti kewarganegaraan untuk mereka yang memperoleh kewarganegaraan Indonesia karena kelahiran, yaitu dengan Akta Kelahiran.
b. Surat bukti kewarganegaraan untuk mereka yang memperoleh kewarganegaraan Indonesia karena pengangkatan yaitu Kutipan Pernyataan Sah Buku Catatan Pengangkatan Anak Asing dari Peraturan Pemerintah No. 67/1958 sesuai dengan Surat Edaran Menteri Kehakiman No.JB.23/2/25, butir 6 tanggal 5 Januari 1959.
c. Surat Bukti Kewarganegaraan untuk mereka yang memperoleh kewarganegaraan Indonesia karena dikabulkannya permohonan, yaitu Petikan Keputusan Presiden tentang permohonan tersebut (tanpa pengucapan sumpah dan janji setia).
d. Surat bukti kewarganegaraan untuk mereka yang memperoleh kewarganegaraan Indonesia karena pewarganegaraan yaitu Keputusan Presiden tentang pewarganegaraan tersebut yang diberikan setelah  pemohon mengangkat sumpah dan janji setia.
e. Surat bukti kewarganegaraan untuk mereka yan memperoleh kewarganegaraan Indonesia karena pernyataan yaitu sebagaimana diatur dalam Surat Edaran  Menteri Kehakiman No. JB.3/166/22, tanggal 30 September 1958 tentang memperoleh/kehilangan Kewarganegaraan Republik Indonesia dengan pernyataan.

Itulah tata cara memperoleh kewarganegaraan Indonesia yang berlaku saat ini.

Kamis, Januari 12

Hak Asasi Manusia: Definisi, Prinsip dan Sejarah Perkembangannya

Hak Asasi Manusia: Definisi, Prinsip dan Sejarah Perkembangannya

Mendengar kata Hak Asasi Manusia atau HAM tentu sudah tidak asing lagi dan banyak didengar oleh masyarakat. Namun apakah masyarakat memahami dan tahu sejarah asli dari HAM itu sendiri?. Atau masyarakat hanya tahu sebatas di televisi saja?. Sekarang ini orang-orang seolah-olah bisa melakukan apapun atas dasar HAM, padahal tidak seperti itu. Ada beberapa definisi terkait HAM diantaranya:

Jan Materson
HAM adalah hak-hak yang secara inheren melekat pada diri manusia dan tanpa hak itu manusia tidak dapat hidup sebagai manusia.

Baca juga:
Macam-macam pola aliran sungai
14 gunung api terindah di Indonesia
Kaitan zero population dengan kemakmuran penduduk

Pasal 1 UU No. 1999 Tentang HAM
HAM merupakan seperangkat hak yang melekat pada hakikat keberadaan manusia sebagai mahluk Tuhan YME dan merupakan anugerah-Nya yang wajib dihormati, dijunjung tinggi dan dilindungi oleh negara, hukum, pemerintah dan setiap orang demi kehormatan serta perlindungan harkat dna martabat manusia.

Jadi pada dasarnya HAM merupakan hak alamiah yang melekat dalam diri manusia sejak lahir da merupakan suatu instrumen untuk menjaga harkat dan martabat manusia sesuai dengan kodrat kemanusiaannya yang luhur.

Sejarah Perkembangan HAM
Banyak sekali literasi yang mengungkap sejarah awal mula konsep HAM itu berdiri. Berikut ini cuplikan singkatnya:
Hak Asasi Manusia: Definisi, Prinsip dan Sejarah Perkembangannya
Hak Asasi Manusia harus dijunjung
Piagam Madinah 622 M
Piagam ini disusun oleh Nabi Muhammad SAW dan merupakan suatu perjanjian formal antara dirinya dengan semua suku-suku dan kaum penting di Yatsrib. Dokumen tersebut menetapkan sejumlah hak-hak dan kewajiban bagi kaum Muslim, Yahudi dan komunitas pagan (penyembah berhala) Madinah sehingga membuat mereka menjadi satu umat.

Magna Charta 1215 M
Piagam ini dibuat untuk membatasi kekuasaan Raja John yang absolut. Dengan keluarnya piagam ini, raja bisa dimintai pertanggungjawabannya di muka hukum dan raja harus bertanggung jawab kepada parlemen. Walaupun demikian tapi raja tetap berwenang penuh untuk membuat Undang-Undang. Baca juga: Teori kekuasaan John Locke

Bill of Rights 1689
Ditandatangani Raja William III. Isi piagam ini menyatakan bahwa  "manusia sama di mata hukum" atau equality before the law. Paham inilah yang menjadi dasar utama munculnya negara hukum, demokrasi dan persamaan.

Declaration of Independence 1776
Merupakan deklarasi kemerdekaan Amerika dari tangan Inggris di tahun 1776. Disusun oleh Thomas Jefferson dan bersumber dari ajaran Montesquieu. Isinya menekankan pentingnya kemerdekaan, persamaan dan persaudaraan.

Declaration des Droits de L'homme et Du Citoyen 1789
Piagam ini banyak dipengaruhi oleh deklarasi kemerdekaan Amerika dan merupakan dasar dari rule of law yang melarang penangkapan secara sewenang-wenang. Piagam ini menekankan pentingnya asa praduga tak bersalah (presumption of innocence), kebebasan berekspresi (freedom of expression) dan kebebasan beragama (freedom of religion) serta adanya perlindungan hak milik (the right of property). Baca juga: nilai kultural bangsa Indonesia

The Universal Declaration of Human Rights
Deklarasi ini dihasilkan oleh Komisi Hak Asasi Manusia PBB dalam sidangnya tanggal 10 Desember 1948 dan diterima secara resmi dalam Sidang Umum PBB.

Prinsip-Prinsip Pokok HAM
Dalam pelaksanaannya, HAM mengandung beberapa prinsip yang harus dipatuhi yaitu:
1. Partikularisme
Pelaksanaan HAM mempertimbangkan kekhususan nasional dan regional serta berbagai latar belakang sejarah, budaya dan agama.
2. Universal
HAM berlaku bagi semua orang apapun jenis kelaminnya, status, agama, suku bangsa dan kewarganegaraanya.
3. Tidak Dapat Dilepas
Siapapun, dengan alasan apapun tidak dapat dan boleh mencabut atau mengambil hak asasi seseorang.
4. Tidak Dapat Dipisahkan
HAM tidak dapat dipisah-pisahkan elemennya baik dari penerapan, pemenuhan, pemantauan maupun penegakannya.
5. Saliing Tergantung
HAM saling bergantung satu sama lain sehingga pemenuhan HAM yang satu akan memengaruhi pemenuhan hak asasi lainnya.
6. Keseimbangan
Ada keseimbangan dan keselarasan diantara hak asasi dengan kewajiban tanggung jawab asasi. Gambar: somethingincommon.humanrights.gov.au

Baca juga:
Makna wawasan nusantara dalam kebangsaan NKRI
Fase perkembangan kebudayaan Sunda
Pembahasan SBMPTN Geografi tahun 2015

Jumat, Desember 9

Perbedaan Komunis dan Sosialis

Perbedaan Komunis dan Sosialis

Kamu tentu sering mendengar istilah ideologi komunis atau sosialis, bukan?. Pada dasarnya keduanya merupakan jenis ideologi negara. Sebelum membahas tentang perbedaan antara kedua ideologi tersebut saya akan jelaskan dulu tentang konsep ideologi sebuah negara. F. Magnis-Suseno menyebutkan bahwa ideologi dibagi menjadi ideologi tertutup dan ideologi terbuka.

Baca juga:
Lahan kritis dan lahan potensial
Contoh soal ulangan konsep geografi  
Terbentuknya angin passat dan antipassat

Ideologi tertutup merupakan sistem pemikiran yang tertutup dengan ciri sebagai berikut:
1. hanya cita-cita sekelompok orang untuk mengubah dan memperbaharui masyarakat.
2. atas nama ideologi dibenarkan pengorbanan-pengorbanan yang dibebankan kepada masyarakat.
3. bukan hanya berisi nilai-nilai dan cita-cita tertentu, melainkan juga tuntutan konkret dan operasional yang keras dan diajukan dengan mutlak.

Ideologi terbuka merupakan suatu pemikiran yang terbuka dengan ciri sebagai berikut:
1. nilai dan cita-cita tidak dapat dipaksakan dari luar tapi diambil dan digali dari moral dan budaya masyarakat itu sendiri.
2. bukan berdasarkan keyakinan ideologis seseorang melainkan hasil musyawarah dan konsensus masyarakat.
3. nilai tersebut bersifat dasar dan hanya secara garis besar sehingga tidak langsung bersifat operasional.
Perbedaan Komunis dan Sosialis
Gambaran Ideologi Sosialis, pic: http:zerohedge.com
Nah, di bawah ini saya akan bahas perbedaan ideologi komunis dan sosialis dari berbagai aspek:

a. Politik Hukum
Komunis: demokrasi rakyat, satu parpol berkuasa mutlak, hukum mengabadikan komunis
Sosialis: demokrasi untuk kolektif, diutamakan kebersamaan, masyarakat sama dengan negara

b. Ekonomi
Komunis: peran negara dominan, demi kolektifitas berarti demi negara, monopoli negara
Sosialis: peran negara ada untuk pemerataan, keadilan distributif diutamakan

c. Agama
Komunis: agama candu masyarakat, agama harus dijauhkan dari masyarakat, ateis
Sosialis: agama harus mendorong kebersamaan

d. Pandangan Terhadap Masyarakat
Komunis: masyarakat tidak penting, kolektifitas yang dibentuk negara paling penting
Sosialis: masyarakat lebih penting dari individu

e. Ciri Utama
Komunis: ateis, dogmatis, otoriter, ingkar HAM, menolak liberalisme dan kapitalisme
Sosialis: kebersamaan, akomodasi, jalan tengah

Itulah perbedaan antara ideologi komuis dan sosialis. Intinya memang kedua ideologi tersebut berbasis kebersamaan tapi ada perbedaannya. 

Baca juga:
Kunci jawaban dan pembahasan UN Geografi
Bentuk-bentuk interaksi sosial
Sistem negara sentralisasi dan desentralisasi

Featured

[Featured][recentbylabel2]

Featured

[Featured][recentbylabel2]
Notification
Mau info terbaru tentang artikel blog ini?. Like fanspage guru geografi di facebook!.
Done
close

Iklan Melayang