Guru Geografi: Konsep Geografi | Materi Geografi, Soal TKA, OSN, Kebumian
News Update
Loading...
Tampilkan postingan dengan label Konsep Geografi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Konsep Geografi. Tampilkan semua postingan

Selasa, Juli 30

20 Soal Latihan Ulangan 10 Konsep Geografi 2024 Terbaru

20 Soal Latihan Ulangan 10 Konsep Geografi 2024 Terbaru


Masih bingung bagaimana menjawab soal konsep geografi?. Yuk berlatih di blog ini bareng saya. Silahkan coba untuk taklukan soal-soal yang ada di postingan ini. 

Tugas kalian hanya membaca kalimat lalu menyimpulkan konsep geografi yang tepat. Jangan lupa untuk selalu pantengin blog ini buat belajar geografi.

Instruksi: Simpulkan kalimat-kalimat di bawah ini sesuai dengan konsep geografi yang tepat!.

1. Kota Bangkok memiliki letak astronomis di 5º LU - 21º LU dan 97º BT - 106º BT. Konsep ....
2. Indonesia menjadi negara pengekspor batubara ke Jepang dan Jepang mengekspor barang elektronik ke Indonesia. Konsep ....
3. Ketinggian rata-rata Kota Semarang, ibu kota Provinsi Jawa Tengah, berkisar antara 0,75 meter hingga 348 meter di atas permukaan air laut. Konsep ....
4. Kawasan industri otomotif banyak didirikan di wilayah Karawang dan Cikarang. Konsep ....
5. Pemukiman suku Baduy Dalam berada di pedalaman hutan. Untuk mencapai wilayah tersebut dibutuhkan perjalanan menyusuri hutan tropis dengan jalan setapak yang licin jika hujan tiba. Konsep ....
6. Pemukiman di wilayah Sungai Barito cenderung memanjang. Konsep ....
7. Indonesia berada di zona subduksi lempeng tektonik sementara Islandia berada di zona divergen lempeng tektonik. Konsep ....
8. Indonesia terletak diantara dua benua besar (Asia dan Australia) dan dua samudera luas (Hindia dan Pasifik). Konsep ....
9. Broto menempuh perjalanan sejauh 6 km dari rumah ke sekolah setiap hari. Konsep ....
10. Bekas tambang timah di Bangka Belitung dimodifikasi menjadi tempat wisata. Konsep ....
11. Desa terkenal sebagai hinterland sementara kota adalah pusat kegiatan perdagangan dan pemerintahan. Konsep ....
12. Kabupaten Gunung Kidul ditutupi oleh kenampakan pegunungan karst sehingga masyarakat banyak yang beraktifitas membuka perkebunan jati. Konsep ....
13. Musim hujan di Indonesia berlangsung antara bulan Oktober-Maret sementara musim kemarau berlangsung antara April-September. Konsep .....
14. Setiap tahun Jerome melakukan mudik ke kampung halaman dengan menempuh perjalanan selama 5 jam. Konsep ....
15. Para petani di Bantul Yogyakarta memilih untuk menanami lahan pertanian mereka dengan 3 variasi budidaya. Bulan Januari-April menanam jagung, Mei-Agustus menanam ketela dan September-Desember menanam tomat. Konsep ....
16. Pembangunan Ibukota Nusantara diharapkan akan menciptakan pusat pertumbuhan baru di timur Indonesia. Konsep .....
17. Di wilayah DKI Jakarta ditemui beberapa zona pemukiman seperti Kampung Ambon, Kampung Arab dan Kampung Cina. Konsep ....
18. Kota Cirebon berada di wilayah pesisir pantai utara Jawa sehingga masyarakatnya banyak berprofesi sebagai nelayan. Konsep ....
19. Gunung Kelimutu dikenal dengan kawan tiga warna sementara Gunung Bromi terkenal dengan lautan pasirnya. Konsep ....
20. Desa Adat Ciptagelar berlokasi di lembah perbukitan Gunung Halimun Salak. Untuk mencapai wilayah tersebut harus menyusuri jalan berbatu dan curam. Konsep .....

Silahkan coba untuk berlatih mandiri dengan menuliskan soal dan jawabannya di buku tulis. Pasti kalian akan cepat paham.

Mau latihan soal tentang 4 prinsip geografi?. Cek di kanal youtube Guru Geografi di bawah.

Selasa, November 28

Materi OSN Geografi: Konsep Neo-Determinisme dan Contohnya

Materi OSN Geografi: Konsep Neo-Determinisme dan Contohnya

Konsep neo determinisme adalah suatu pandangan dalam ilmu geografi yang mengakui adanya pengaruh lingkungan alam terhadap manusia, namun tetap memberikan penekanan pada peran manusia dalam menentukan nasibnya sendiri. 

Neo determnisme dikemukaan oleh geografer Australia Griffith Taylor. Konsep ini merupakan jalan tengah dari konsep determinisme dan possibilisme.

Manusia dapat mengubah lingkungan melalui berbagai inovasi dan kegiatan atau dapat melakukan semua hal yang tidak mungkin terjadi secara alami di lingkungan. Jadi kita mengikuti aturan lingkungan agar bencana tidak terjadi karena kerakusan manusia.

Dalam konteks ini, neo determinisme mencoba untuk menyeimbangkan antara determinisme yang lebih tradisional yang menekankan pengaruh sepenuhnya dari lingkungan terhadap perkembangan manusia dan pendekatan yang lebih humanistik yang menekankan peran aktif manusia dalam membentuk lingkungan dan peradaban.

Contoh neo determinisme dalam kehidupan sehari-hari dapat ditemukan dalam berbagai aspek, seperti:

Pertanian:
Neo determinisme dapat dilihat dalam bagaimana manusia memanfaatkan dan mengelola lingkungan alam untuk pertanian. Meskipun kondisi alam seperti iklim dan tanah membatasi jenis tanaman yang dapat tumbuh, manusia dapat menggunakan teknologi dan praktik pertanian yang cerdas untuk meningkatkan hasil tanaman dan memaksimalkan potensi lingkungan tersebut. Sekarang kita mengenal sistem akuakultur, hidroponik, vertical farming dan lainnya.

Pembangunan Kota:
Dalam pembangunan kota, manusia mempertimbangkan faktor-faktor lingkungan seperti topografi, iklim, dan sumber daya alam dalam merencanakan dan mengembangkan infrastruktur perkotaan. Namun, keputusan manusia dalam penggunaan lahan, desain arsitektur, dan pengelolaan sumber daya tetap memainkan peran krusial dalam membentuk perkembangan kota. Misalnya untuk menjaga keserasian dan ekosistem kota, kini kota-kota modern mulai membangun gedung dengan konsep hutan di dinding dan atapnya seperti di Singapura.


Manajemen Sumber Daya Alam:
Dalam konteks pengelolaan sumber daya alam seperti hutan, air, dan energi, neo determinisme dapat terlihat melalui upaya manusia untuk menggabungkan pengetahuan ilmiah tentang ekologi dengan kebijakan yang berfokus pada keberlanjutan. Pengelolaan yang bijaksana dapat membantu manusia menjaga keseimbangan ekosistem dan memaksimalkan manfaat sumber daya alam.

Adaptasi terhadap Perubahan Iklim:
Dalam menghadapi perubahan iklim, neo determinisme menekankan bahwa meskipun manusia terpengaruh oleh perubahan iklim yang tak terhindarkan, mereka memiliki kemampuan untuk merancang strategi adaptasi dan mitigasi. Contohnya adalah pembangunan infrastruktur tahan bencana, penyesuaian pola tanam, dan inovasi teknologi yang dapat membantu manusia beradaptasi dengan perubahan iklim.

Dalam semua contoh di atas, meskipun kondisi lingkungan memberikan batasan atau menetapkan kerangka kerja, manusia memiliki peran aktif dalam mengelola, merancang, dan membentuk interaksi mereka dengan lingkungan alam. 

Neo determinisme mengakui bahwa manusia dapat memanfaatkan pengetahuan, teknologi, dan kreativitas mereka untuk mengoptimalkan potensi lingkungan alam, sambil tetap mempertimbangkan dampak dari keputusan mereka terhadap ekosistem global.

Rabu, Agustus 23

Perbedaan Aspek Fisik dan Non Fisik Geografi

Perbedaan Aspek Fisik dan Non Fisik Geografi


Dalam kajian geografi tentunya kalian akan belajar mengenai dua aspek geografi yaitu aspek fisik dan non fisik. Aspek fisik dan non-fisik adalah dua dimensi yang berbeda namun saling terkait dalam studi geografi. Berikut adalah perbedaan antara aspek fisik dan non-fisik geografi:

Aspek Fisik Geografi:

Lingkungan Fisik: Aspek fisik geografi mencakup semua elemen fisik di bumi, seperti daratan, air, udara, dan berbagai fitur alam seperti gunung, sungai, dan danau.

Bentuk Permukaan:  termasuk topografi, kontur, dan relief daratan. Contohnya adalah gunung, lembah, dataran, dan pegunungan.

Iklim dan Cuaca:  melibatkan studi tentang kondisi atmosfer, termasuk pola cuaca jangka pendek dan iklim jangka panjang suatu wilayah.

Hidrologi:melibatkan studi tentang air di permukaan bumi, termasuk sungai, danau, laut, dan pola aliran air.

Vegetasi dan Ekosistem: mencakup studi tentang jenis tumbuhan, hewan, dan interaksi ekosistem di suatu wilayah.

Geologi dan Tanah: Aspek ini melibatkan studi tentang struktur geologis, pembentukan tanah, dan sifat fisik tanah di suatu daerah.

Aspek Non-Fisik Geografi:

Populasi dan Demografi:  melibatkan studi tentang manusia, jumlah populasi, distribusi, pertumbuhan penduduk, serta faktor-faktor demografis seperti usia, jenis kelamin, dan migrasi.

Budaya dan Identitas: mencakup studi tentang budaya, bahasa, agama, tradisi, dan identitas etnis suatu daerah.

Ekonomi dan Pembangunan: melibatkan studi tentang aktivitas ekonomi, produksi, distribusi, dan konsumsi barang dan jasa, serta faktor-faktor pembangunan ekonomi dan sosial.

Politik dan Administrasi:  melibatkan studi tentang struktur pemerintahan, kebijakan publik, hubungan internasional, dan dinamika politik suatu daerah.

Sosial dan Kesejahteraan:mencakup aspek sosial masyarakat, termasuk pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, serta indikator kesejahteraan sosial.

Perubahan dan Interaksi Manusia-Lingkungan:  melibatkan studi tentang bagaimana manusia berinteraksi dengan lingkungan fisik dan bagaimana aktivitas manusia memengaruhi lingkungan serta sebaliknya. 

Senin, Juli 17

Contoh-Contoh Aglomerasi Dalam Perspektif Geografi

Contoh-Contoh Aglomerasi Dalam Perspektif Geografi


Dalam konteks geografi, aglomerasi merujuk pada pengelompokan dan konsentrasi aktivitas manusia atau kegiatan ekonomi di suatu wilayah tertentu. Aglomerasi ini biasanya terjadi di daerah perkotaan dan merupakan hasil dari faktor-faktor seperti aksesibilitas, keuntungan ekonomi, dan keberadaan infrastruktur yang baik. Berikut adalah beberapa contoh aglomerasi dalam geografi:

Aglomerasi Industri:
Aglomerasi industri terjadi ketika sejumlah besar industri dan perusahaan terkait berkumpul di suatu wilayah. Contohnya adalah Silicon Valley di California, Amerika Serikat. Wilayah ini menjadi pusat teknologi dan inovasi dengan konsentrasi perusahaan teknologi terkemuka seperti Google, Apple, dan Facebook. Keberadaan perusahaan-perusahaan ini menciptakan ekosistem yang mendukung pertumbuhan teknologi dan menarik bakat-bakat terbaik di bidang ini.

Aglomerasi Perdagangan:
Aglomerasi perdagangan terjadi ketika terdapat konsentrasi toko, pusat perbelanjaan, dan pasar di suatu wilayah. Contohnya adalah distrik perbelanjaan seperti Rodeo Drive di Beverly Hills, California. Wilayah ini memiliki konsentrasi toko-toko mewah dan menjadi magnet bagi wisatawan yang mencari produk-produk mewah dan pengalaman berbelanja yang eksklusif.

Aglomerasi Finansial:
Aglomerasi finansial terjadi ketika terdapat konsentrasi lembaga keuangan dan pasar keuangan di suatu wilayah. Contoh yang terkenal adalah Wall Street di New York City, Amerika Serikat. Wall Street adalah pusat keuangan global yang menjadi basis utama lembaga-lembaga keuangan, bank investasi, dan bursa efek. Keberadaan lembaga-lembaga ini menciptakan lingkungan yang memfasilitasi perdagangan saham, investasi, dan bisnis keuangan.

Aglomerasi Pariwisata:
Aglomerasi pariwisata terjadi ketika terdapat konsentrasi atraksi wisata, hotel, restoran, dan infrastruktur pendukung di suatu wilayah. Contoh yang terkenal adalah kawasan Las Vegas Strip di Las Vegas, Amerika Serikat. Wilayah ini terkenal dengan kasino-kasino megah, hotel mewah, pertunjukan spektakuler, dan hiburan malam. Keberadaan fasilitas-fasilitas ini menciptakan daya tarik pariwisata yang besar dan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi lokal.

Aglomerasi Pemukiman:
Aglomerasi pemukiman terjadi ketika terdapat pemukiman yang padat dan berkonsentrasi di suatu wilayah. Contohnya adalah kota metropolitan seperti Tokyo di Jepang. Tokyo adalah salah satu kota terpadat di dunia dengan populasi yang sangat besar. Konsentrasi penduduk yang tinggi ini menciptakan tekanan pada lahan dan sumber daya, serta memberikan tantangan dalam penyediaan infrastruktur dan layanan publik.

Contoh-contoh di atas menggambarkan bagaimana aglomerasi dapat membentuk pusat kegiatan dan menghasilkan keuntungan ekonomi, kemajuan teknologi, pertumbuhan penduduk, dan perkembangan wilayah secara keseluruhan. Aglomerasi ini seringkali memberikan efek jaringan yang kuat, di mana keberadaan satu kegiatan menarik kegiatan serupa, dan semakin memperkuat daya tarik dan keunggulan kompetitif wilayah tersebut.

Minggu, Juli 16

Cara Membedakan Lokasi Absolut dan Lokasi Relatif Beserta Contohnya

Cara Membedakan Lokasi Absolut dan Lokasi Relatif Beserta Contohnya


Bagi anak-anak kelas 10 SMA pada bab geografi tentu akan belajar konsep geografi. Seringkali mereka kesulitan untuk memahami konsep-konsep geografi dan menjawab soal dari guru.

Dalam geografi, konsep paling utama alias nomor satu adalah lokasi. Lokasi ini dibedakan menjadi lokasi absolut dan lokasi relatif.

Lokasi absolut dan lokasi relatif adalah dua konsep penting dalam studi geografi yang digunakan untuk menggambarkan atau menentukan posisi suatu tempat. Perbedaan antara lokasi absolut dan lokasi relatif adalah sebagai berikut:

Lokasi Absolut:

1. Definisi: Lokasi absolut adalah lokasi suatu tempat yang ditentukan secara spesifik berdasarkan koordinat geografis yang melibatkan garis lintang (latitude) dan garis bujur (longitude) atau sistem koordinat lainnya.
2. Referensi: Lokasi absolut bergantung pada titik referensi tetap, seperti garis lintang dan bujur tertentu, yang memungkinkan penentuan yang presisi dari suatu tempat.
3. Contoh: Misalnya, lokasi absolut New York City adalah sekitar 40,7128° Lintang Utara dan 74,0060° Bujur Barat.

Lokasi Relatif:

1. Definisi: Lokasi relatif adalah lokasi suatu tempat yang ditentukan berdasarkan hubungannya dengan tempat lain atau fitur-fitur geografis yang lebih besar.
2. Referensi: Lokasi relatif menggunakan perbandingan, arah, atau jarak dengan tempat atau fitur lain untuk memberikan gambaran tentang posisi suatu tempat.
3. Contoh: Misalnya, lokasi relatif New York City dapat dijelaskan sebagai terletak di sepanjang pantai timur Amerika Serikat dan berada sekitar 200 mil sebelah timur Philadelphia.

Sederhananya, lokasi absolut memberikan informasi yang spesifik dan akurat tentang koordinat geografis suatu tempat, sementara lokasi relatif memberikan gambaran tentang posisi suatu tempat berdasarkan hubungannya dengan tempat atau fitur lainnya. Kedua konsep ini saling melengkapi dan membantu dalam memahami dan menggambarkan lokasi dalam studi geografi.

Untuk berlatih soal konsep geografi silahkan cek postingan berikut: Latihan Konsep Geografi

Minggu, Juni 4

Contoh Aspek Fisik Geografi di Permukaan Bumi

Contoh Aspek Fisik Geografi di Permukaan Bumi

Salah satu bagian dasar dalam ilmu geografi tentunya harus memahami aspek geografi. Ada dua aspek geografi yaitu aspek fisik dan non fisik.

Di postingan ini kita akan coba berikan gambaran tentang apa itu aspek fisik geografi. Aspek fisik geografi merujuk pada elemen-elemen fisik atau alamiah yang membentuk dan memengaruhi karakteristik permukaan bumi. Aspek ini melibatkan studi tentang fitur-fitur fisik seperti daratan, air, iklim, vegetasi, dan topografi. Berikut adalah beberapa aspek fisik geografi yang penting:

1. Relief atau Topografi: Mengacu pada bentuk dan perubahan permukaan bumi, seperti pegunungan, dataran tinggi, lembah, dan dataran rendah.

2. Hidrologi: Mempelajari perairan di bumi, termasuk sungai, danau, laut, dan samudera. Ini juga mencakup siklus air, pembentukan gletser, pola aliran air, dan masalah terkait seperti banjir dan kekeringan.

3. Iklim: Memahami pola cuaca jangka panjang dan kondisi iklim di suatu wilayah. Ini melibatkan faktor-faktor seperti suhu, curah hujan, angin, tekanan udara, dan iklim mikro.

4. Vegetasi dan Bioma: Memelajari jenis dan distribusi tanaman serta komunitas tumbuhan yang terdapat di berbagai wilayah. Hal ini terkait dengan faktor iklim, tanah, dan lainnya.

5. Tanah: Melibatkan studi tentang sifat-sifat tanah, seperti tekstur, struktur, kandungan mineral, dan kesuburan. Sifat tanah mempengaruhi kemampuan suatu wilayah untuk mendukung kehidupan tanaman dan pertanian.

6. Geologi: Melibatkan studi tentang struktur bumi, batuan, dan proses geologis seperti pengangkatan gunung, pergerakan lempeng tektonik, dan pembentukan endapan mineral.

7. Pesisir dan Oseanografi: Mempelajari karakteristik pantai, termasuk perubahan garis pantai, pengaruh ombak, dan pola arus laut. Oseanografi melibatkan studi tentang lautan, termasuk suhu air, salinitas, sirkulasi, dan keanekaragaman hayati laut.

8. Kebencanaan alam: Memahami ancaman alam seperti gempa bumi, letusan gunung berapi, angin topan, banjir, longsor, dan tsunami. Studi ini membantu dalam pemodelan dan mitigasi risiko bencana.

Aspek fisik geografi ini saling terkait dan berdampak satu sama lain, membentuk lingkungan fisik suatu wilayah dan memengaruhi manusia serta kehidupan lain di dalamnya.

Ciri penting dalam memahami aspek fisik geografi adalah belum adanya keterlibatan manusia sebagai pembentuk elemen fisikal tadi. Jadi semua masih dikontrol oleh proses endogen dan eksogen.
Kenampakan sungai di kawasan karst

Contoh soal Aspek Geografi Level C2 seperti di bawah ini:

1. Perhatikan fenomena berikut:
1) Upacara Adat Kasodo di Kawasan Tengger Semeru
2) Fenomena El Nino mengakibatkan kekeringna panjang di Indonesia
3) Arus Mudik libur Idul Fitri mengakibatkan kemacetan di Tol Trans Jawa
4) Hujan es terjadi di Bandung pada sore hari kemarin
5) Likuifaksi di Palu dipicu gempa sesar Palukoro
Fenomena yang termasuk aspek fisik geografi ditunjukkan angka ...
A. 1), 2), 3)
B. 2), 4), 5)
C. 1), 4), 5)
D. 1), 3), 5)
E. 2), 3), 5)

Kunci Jawaban: B

Image by ThuyHaBich from Pixabay

Rabu, April 26

Contoh 10 Konsep Geografi Yang Ditemukan Saat Mudik Lebaran

Contoh 10 Konsep Geografi Yang Ditemukan Saat Mudik Lebaran

Belajar geografi itu lebih pas kalau kontekstual atau berdasarkan kenyataan dan fakta lapangan. Salah satu topik yang bisa dipelajar adalah tentang 10 konsep geografi.

Konsep geografi ini seringkali menjadi topik yang agak sulit dipahami oleh siswa kelas 10. Nah untuk mengatasinya maka salah satu caranya adalah dengan mencoba mencari contoh 10 konsep geografi saat mudik lebaran.

Mudik lebaran adalah kegiatan rutin tahunan dan pasti mayoritas masyarakat akan melakukannya. Jadi saat pulang kampung kalian bisa sambil belajar memahami 10 konsep geografi.

Gimana caranya pak?. Caranya adalah dengan mencoba mengobservasi lingkungan sekitar lalu coba tuangkan ke dalam kalimat-kalimat sederhana.

Saya sendiri kemarin mudik dari Bogor ke Jogjakarta, jadi saya akan coba menuliskan contoh 10 konsep geografi dalam kalimat berikut ini. Kata yang diberi tanda huruf tebal adalah kata kunci setiap konsepnya.


1. Lokasi Absolut
"Saat mudik kemarin, saya bersama keluarga mudik dari Cileungsi menuju rumah orang tua di Jogjakarta. Alamat rumah orang tua saya ada di Jl. Karangasem, Dusun Boto Desa Patalan Kecamatan Jetis, Bantul".

2. Lokasi Relatif
"Ruma orang tua saya di kampung memiliki pemandangan yang indah. Bagian depan rumah menghadap ke pesawahan dengan latar Pegunungan Sewu sementara di bagian belakang adalah pesawahan.

3. Jarak Absolut
"Mudik lebaran tahun ini saya dan keluarga menempuh perjalanan darat dari Bogor ke Jogjakarta sejauh kurang lebih 500 km".

4. Jarak Relatif
"Mudik lebaran tahun ini saya dan keluarga menempuh perjalanan darat selama 13 jam dari Bogor menuju Jogjakarta."

5. Keterjangkauan
"Perjalanan mudik tahun ini terbilang lancar menggunakan mobil pribadi karena adanya tol trans Jawa, sehingga kami dapat tiba di tujuan tepat waktu".

6. Pola
"Menurut data dinas perhubungan, puncak arus mudik tahun ini terjadi pada H-3, H-2 dan H-1 Lebaran".

7. Morfologi
"Libur lebaran tahun ini kami berkunjung ke beberapa destinasi wisata, salah satunya adalah Tawangmangu di Karanganyar Jawa Tengah. Tawangmangu menyuguhkan pemandangan perbukitan dan pegunungan berhawa sejuk dan hijau".

8. Aglomerasi
"Saat malam takbiran kemarin, beberapa titik di kota Jogja menjadi wilayah yang ramai karena menjadi pusat pawai takbiran diantaranya adalah Mesjid Jogokariyan dan Malioboro.

9. Interaksi
"Kota Jogjakarta dipadati wisatawan saat lebaran kemarin karena banyak warga pendatang dari luar yang mudik atau berwisata ke kota budaya tersebut".

10. Asosiasi
"Kota Jakarta saat lebaran sangat sepi karena ditinggal penduduknya yang mayoritas adalah kaum pendatang sehingga saat libur lebaran tiba mereka kembali ke kampung halaman untuk sementara".

"Kota Jogjakarta dikenal sebagai kota budaya karena nuansa kental keraton Jawa masih terlihat jelas dalam keseharian masyarakatnya".

Nah, itulah 10 konsep geografi yang saya temukan saat mudik kemari. Gimana, apakah kalian bisa juga menemukannya?. Coba tuliskan sendiri dalam buku catatan kalian ya, pasti dijamin paham. Yuk segera beraksi!. 

Rabu, Oktober 26

Aglomerasi Dalam Perspektif Geografi Kota dan Ekonomi

Aglomerasi Dalam Perspektif Geografi Kota dan Ekonomi

Aglomerasi memiliki makna berbeda dalam ilmu geografi. Dalam geografi perkotaan, aglomerasi merujuk pada sebuah konsentrasi pemukiman yang besar.

Dalam geografi ekonomi, aglomerasi mengacu pada kecenderungan suatu produsen dalam industri tertentu untuk mengelompok dalam satu kawasan.

Daam geografi perkotaan, aglomerasi adalah istilah luas atau umum untuk mengidentifikasi wilayah pengembangan perkotaan yang luas. 

Aglomerasi sering pula dikaitakan dengan konurbasi, wilayah metropolitan atau metropolis. Tidak ada definisi jelas untuk menjelaskan seberapa besar konsentrasi perkotaan harus dimasukan dalam kategori aglomerasi.

Bagi ahli geografi ekonomi aglomerasi menandakan kecenderungan satuan produksi ekonomi untuk dikelompokkan bersama di lokasi yang sama. Pengelompokan ini memberikan banyak keuntungan ekonomi potensial, termasuk mencapai ekonomi skala, pemanfaatan struktur transportasi umum, pengiriman dan transportasi yang lebih rendah biaya antara perusahaan yang membuat produk khusus, konsentrasi dan transfer modal dan tenaga kerja, dan peningkatan komunikasi di antara berbagai unit.
Aglomerasi industri di Cikarang

Tipe aglomerasi ekonomi terjadi di dekat atau di wilayah metropolitan besar, difasilitasi oleh
kumpulan modal, tenaga kerja, dan konsumen berada di sana. Aglomerasi meningkatkan
keuntungan yang dibawa oleh apa yang disebut efek jaringan, yang sering menghasilkan
biaya operasi dari peningkatan persaingan di antara pemasok, yang lebih besar dan lebih banyak
kumpulan karyawan potensial yang beragam, dan menarik lebih banyak konsumen
ke lokasi pusat.

Yang terakhir ini dapat diilustrasikan secara sederhana dengan pengelompokan SPBU di sekitar persimpangan pusat di sebuah kota. Meskipun setiap stasiun bersaing langsung dengan yang lain di lokasi ini, cluster stasiun karena banyaknya calon pelanggan yang sering mengunjungi lokasi.

Aglomerasi adalah fenomena yang sering dikaitkan dengan produksi barang-barang canggih dan bernilai tinggi yang membutuhkan pasokan tenaga kerja yang terampil secara teknis dan masukan dari berbagai komponen dalam perakitan produk akhir. Ppembuatan mobil adalah proses yang biasanya ditandai dengan adanya suatu aglomerasi.

Karena produksi mobil membutuhkan kualitas tinggi dalam jumlah besar baja, pabrik mobil, setidaknya di masa-masa awal industri, sering terletak di dekat fasilitas manufaktur besi dan baja, atau setidaknya dekat dengan rel kereta api atau transportasi air yang dapat digunakan untuk membawa baja ke pabrik dengan harga yang relatif rendah biaya. 

Industri otomotif juga membutuhkan produksi dalam jumlah besar produk khusus, seperti ban, kaca otomotif, dll., dan perusahaan pemasok komoditas ini secara alami berkumpul di ruang geografis yang sama dengan mereka klien utama, yang pada gilirannya sering menarik bisnis tambahan yang melayani produsen ini, yang mengarah ke aglomerasi tambahan.

Contoh fenomena ini bisa terlihat dari munculknya klaster industri otomotif di wilayah Cikarang Kabupaten Bekasi.

Rabu, Juni 15

Ada Berapa Cabang Ilmu Geografi Itu Sebenarnya?

Ada Berapa Cabang Ilmu Geografi Itu Sebenarnya?

Geografi adalah ilmu yang membahas tentang ruang permukaan bumi beserta interaksi yang terjadi di dalamnya. Para ahli geografi sudah sejak lama mengemukakan tentang batasan ilmu geografi dan sampai saat ini cabang ilmu geografi ada dua yaitu geografi manusia (human geography) dan geografi fisik (physical geography).

Disamping itu ada juga turunan atau cabang geografi lainnya seperti geografi regional, kartografi dan geografi terintegrasi (geografi lingkungan).

Geografi Manusia
Cabang ilmu geografi yang paling penting adalah geografi manusia karena mengcover semua hal tentang pergerakan manusia dalam ruang permukaan bumi.

Geografi manusia normalnya mengkhususkan pada studi tentang populasi, bagaimana interaksi dan perubahan-perubahan yang terjadi pada manusia baik itu persebaran, asal usul ras, dan semua aktifitasnya dalam ruang.

Manusia adalah mahluk yang mendominasi di permukaan bumi sehingga geografi lebih banyak mengulas mengenai permasalahan tersebut.

Dalam perjalanannya, aplikasi modern dari geografi manusia adalah pemetaan migrasi manusia, pergerakan makanan dan dampaknya terhadap komunitas, dan dampak perubahan iklim terhadap kehidupan manusia pada daerah yang rentan terdampak.
Kota adalah hasil peradaban manusia

Beberapa cabang dari disiplin geografi manusia antara lain:
1. Geografi Budaya
2. Geografi Ekonomi
3. Geografi Kesehatan
4. Geografi Sejarah
5. Geografi Politik
6. Geografi Populasi
7. Geografi Desa
8. Geografi Sosial
9. Geografi Transportasi
10. Geografi Kota

2. Geografi Fisik
Geografi fisik adalah cabang utama geografi yang mengkhususkan studi pada fenomena alam di ruang permukaan bumi atau litosfer.

Geografi fisik akan membawa kita menjelajah kenampakan daratan, relief permukaan bumi dan juga melihat apa yang terdapat pada lapisan es atau dalamnya lautan.

Peneliti akan menggunakan satelit untuk menganalisis daratan benua antartika, atau melihat rona dasar laut dalam menggunakan sonar dan memetakan lantai samudera.

Cabang disiplin geografi fisik antara lain:
1. Geology
2. Geomorfologi
3. Klimatologi
4. Hidrologi
5. Glasiologi
6. Biogeografi
7. Meteorologi
8. Paleontologi
Lapisan es di permukaan bumi

Rabu, Juli 21

Konsep Geografi Terkait Fenomena Virus Covid 19

Konsep Geografi Terkait Fenomena Virus Covid 19

Pandemi virus Covid 19 atau corona sudah satu tahun lebih melanda dunia dan membuat aktivitas manusia terbatas. Virus ini pertamakali terdeteksi di Wuhan Cina dan dalam beberapa hitungan hari, minggu dan bulan sudah cepat menyebar ke seluruh dunia.

Lantas kenapa sih virus Covid ini gak selesai-selesai, malah muncul varian-varian aneh sehingga penyebarannya malah makin parah?.

Mungkin fenomena ini bisa dianalisa dalam perspektif konsep geografi. Apa saja analisa geografis yang mempengaruhi virus Covid ini cepat menyebar?.

1. Interaksi
Pertama, virus covid ini berkaitan erat dengan konsep interaksi dalam ruang. Di era globalisasi seperti sekarang semua negara melakukan interaksi yang cepat seperti kegiatan ekspor-impor, pertukaran pekerja, event olahraga, wisata dan lainnya.
 
Interaksi dalam ruang inilah yang menyebabkan virus cepat berpindah dari satu manusia ke manusia lainnya dalam lintas regional. Interaksi wilayah itu sangat penting di era globalisasi seperti saat ini, namun dalam hal wabah virus, peningkatan interaksi wilayah ini sama dengan mempercepat dan memperluas penyebaran virus.

Jaman dahulu seperti di jaman nabi misalnya, untuk melockdown suatu wilayah tentu sangat mudah karena pintu masuk kota paling cuma satu atau dua. Sekarang melockdown wilayah memang agak susah apalagi negara kepulauan yang pintu masuknya bisa bandara, pelabuhan dan darat.

2. Aglomerasi
Yang kedua adalah aglomerasi atau pemusatan kegiatan yang menyebabkan virus Covid ini cepat menyebar. Manusia apalagi rakyat Indonesia itu gak betah lama-lama sendiri, lebih senang berkumpul, ngopi, nongkrong dll.

Inilah yang membuat penyebaran virus cepat dan tidak terkendali. Beberapa kegiatan yang menimbulkan aglomerasi seperti pasar, hajatan, rapat adalah sebab transmisi virus. Aglomerasi membuat jarak antar individu menjadi dekat sehingga virus cepat berpindah lokasi.
Covid terkait globalisasi
3. Pola
Pola penyebaran virus Covid di beberapa negara berbeda-beda, di Indonesia sendiri pola sebaran virus kini memasuki puncak kedua. Apakah hal ini pengaruh perubahan musim atau apa kita orang awan kurang mengetahui detail perilaku virus tersebut.

Dengan memahami pola puncak sebaran virus, mungkin kita bisa memprediksi kapan virus ini akan turun dan naik lagi di kemudian hari untuk menentukan kebijakan yang tepat. Perencanaan yang baik akan membuat pengendalian virus semakin baik pula dan tidak memakan banyak korban.

Selasa, Februari 9

10 Konsep Geografi dan Penerapan Dalam Kehidupan

10 Konsep Geografi dan Penerapan Dalam Kehidupan

Dalam memahami sebuah ilmu tentunya kita memerlukan konsep-konsep penting yang ada di dalamnya. Sama halnya dengan geografi yang merupakan ilmu yang komprehensif.

Geografi pada dasarnya adalah ilmu yang mempelajari persamaan dan perbedaan fenomena geogsfer ditinjau dari sudut pandang kelingkungan dan kewilayahan dalam konteks keruangan (Ikatan Geograf Indonesia).

Ahli geografi Indonesia sudah merumuskan 10 konsep dasar geografi yang dapat dijadikan pedoman dalam memahami dan mengkaji fenomena geosfer.

1. Konsep Lokasi
Lokasi terbagi dua yaitu lokasi absolut dan lokasi relatif. Lokasi absolut dilihat dari posisi astronomis lintang dan bujur atau bisa juga posisi alamat yang pasti.

Contoh penerapan konsep lokasi absolut:
- Indonesia terletak diantara 6 ⁰LU - 11⁰ LS dan 95⁰BT - 141⁰BT.
- Rumah saya terletak di Jl. Bakung 12 Kelurahan Sambirejo.

Lokasi relatif adalah lokasi yang dilihat dari sisi keadaan lingkungan sekitar, oleh sebab itu disebut relatif.

Contoh penerapan konsep lokasi relatif:
- Indonesia terletak diantara dua samudera dan dua benua.
- Rumah saya dekat ke stasiun tapi jauh ke bandara.

2. Konsep Jarak
Jarak pada dasarnya adalah panjang lintasan antara dua objek. Dalam geografi terdapat dua konsep jarak yaitu jarak absolut dan jarak relatif.

Jarak absolut adalah jarak yang diukur dengan satuan panjang matematis, contohnya: Saya mudik dari Jakarta ke Bandung menempuh jarak 200 km.

Jarak relatif adalah jarak yang diukur oleh satuan waktu tempuh, contohnya: Saya mudik dari Bandung ke Banjar dengan kereta api menempuh jarak 3 jam perjalanan.

3. Keterjangkauan
Kondisi geografis permukaan bumi berbeda-beda sehingga keterjangkauan tempat berbeda-beda. Contoh penerapan konsep keterjangkauan: Pengiriman bantuan logistik untuk korban banjir di Manado terhambat karena jembatan penghubung yang terputus.

4. Morfologi
Morfologi dapat diartikan sebagai bentuk atau relief permukaan bumi yang dihasilkan dari pengaruh gaya endogen dan eksogen. Contoh penerapan konsep morfologi: Kota Bandung berada di wilayah dataran tinggi dengan rata-rata ketinggian 500 mdpl.

5. Pola
Pola adalah suatu susunan bentuk objek di permukaan bumi yang bisa berupa pola alam atau pola budaya (hasil aktifitas manusia). Contoh konsep pola adalah: Pemukiman Kampung Naga cenderung memusat di suatu lembah.

6. Aglomerasi
Aglomerasi adalah gejala pemusatan kegiatan dalam ruang permukaan bumi yang biasanya diakibatkan oleh aktifitas manusia. Contohnya penerapan konsep aglomerasi: Kantor-kantor pusat pemerintahan Kabupaten Tasikmalaya berada di Kecamatan Singaparna.
 
7. Interaksi
Interaksi adalah hubungan timbal balik antar wilayah di permukaan bumi yang disebabkan oleh adanya permintaan dan penawaran. Interaksi wilayah dipengaruhi faktor perbedaan sumber daya alam dan kebijakan politik.

Contoh penerapan konsep interaksi:
- Indonesia mengekspor batubara ke Jepang dan Jepang mengekspor alat elektronik ke Indonesia.
- Desa mengirim bahan makanan ke kota.

8. Nilai Guna
Nilai guna suatu lokasi atau tempat di permukaan bumi bersifat relatif. Manusia bisa mengurangi nilai guna suatu lokasi atau bisa juga menambah nilai guna tempat dengan rekayasa teknologi.
 
Contoh penerapan konspe nilai guna:
-  Pulau Bali menjadi destinasi wisata kelas dunia karena keindahan alam dan budayanya.
-  Bekas tambang tebing breksi di Yogyakarta dipugar untuk dijadikan tempat wisata.

9. Diferensiasi
Diferensiasi adalah perbedaan antara wilayah di permukaan bumi. Perbedaan wilayah disebabkan oleh faktor pembentuk ruang yang berbeda. 

Contoh penerapan konsep diferensiasi area:
- Kota Bandung berada di dataran tinggi sementara kota Cirebon berada di dataran rendah.
- Wilayah Indonesia beriklim tropis sementara wilayah Jepang beriklim sedang.
 
10. Asosiasi 
Asosiasi adalah keterkaitan elemen-elemen pembentuk ruang. Keterkaitan ruang ini membuat suatu wilayah memiliki ciri khas tertentu. Keterkaitan ini bisa antara kondisi fisik dengan fisik atau kondisi fisik dengan sosial.

Contoh konsep asosiasi:
- Indonesia berada di zona ring of fire Pasifik sehingga rawan bencana geologi.
- Wilayah Dieng berada di dataran tinggi sehingga masyarakatnya cenderung berprofesi sebagai petani sayuran.

Penerapan konsep geografi

Selasa, Oktober 13

15 Pengertian, Hakikat dan Makna Geografi

15 Pengertian, Hakikat dan Makna Geografi

Jika kita mencari pengertian geografi di internet maka sudah pasti akan banyak sekali pendapat ahli-ahli terkait geografi.
 
Darimana mereka bisa merumuskan pengertian geografi itu sendiri?. Tentu dari pengalaman yang mereka pelajari dan rasakan selama berinteraksi dengan ruang permukaan bumi.
 
Menurut  Frank Debenham, jarang seseorang menjadi seorang Geograf  atau ahli geografi dan   memahami Geografi pada usia  muda. Perlu pengkajian yang lama untuk menjadi seorang geograf handal.
 
Jadi jika kalian ingin menjadi geograf maka harus terus mempelajari ruang bumi ini hingga mendapatkan suatu kesimpulan yang utuh.
Pendapat geografi menurut ahli

Berikut ini beberapa batasan pengertian geografi menurut berbagai ahli terkemuka:
1. Erastothenes (270-194 SM)
Geografi  adalah  Penulisan  tentang  bumi  (writing  about  the  earth).  Batasan  tersebut  masih  sangat  kabur  artinya,  karena  penulisan    atau    pencitraan    yang    dimaksudkan    terutama    berkaitan  dengan  apa  yang  dilihat  di  luar  Horizon  (permukaan  bumi) semata.

2. Frank Debenham
“Geography  is  the  philosophy  of  Place”. Pendapat ini menjelaskan pengertian  Geografi  lebih  mendalam  lagi  maknanya  karena  telah  dihubungkan  dengan  tanggapan  manusia  terhadap  cara  memandang lingkungan tempat tinggalnya dan diberi arti filosofi yang memerlukan tanggapan tersendiri.

3. Karl Ritter
Geografi  adalah  Studi  tentang  daerah  yang  berbeda-beda  di  atas  permukaan  bumi  (different  areal)  dalam  keragamannya. Lebih jelas lagi bahwa yang menjadi objek dan tujuan Geografi yaitu diferensiasi areal dalam keragamannya.

4. De Jong
Geografi  adalah  ilmu  yang  berbeda-beda  dalam  hubungan  keruangan  (korologi)  dan  telah  mengelompokkan  fenomena sebagai  objek  geografi,  yaitu  gejala  permukaan  bumi  yang  berbeda (areal differentiation).

5. Ferdinand Von Richthofen
Geografi  adalah  lukisan  gejala  dan  sifat-sifat  permukaan  bumi  dan    penduduknya    yang    disusun   berdasarkan   letak   dan   menjelaskan  terjadinya  hubungan  timbal  balik  gejala  dan  sifat  tersebut.

6. John Hanrath
Geografi   adalah   pengetahuan   yang   menyelidiki   persebaran   gejala-gejala  fisik  biologis  pada  ruang  bumi,  sebab  dan  akibat  persebaran  tersebut  dan  dan  gejalanya  menurut  ukuran  nilai  motif  dimana  hasilnya  dapat  diperbandingkan.

7. R Hartshorne
Dalam bukunya  yang  berjudul  “Perspectives on the Nature of Geography, Hartshorne mengungkapkan “Geography is a study of dwelling  place of man”   (1959). Dalam buku ini juga dijelaskan bahwa Geografi  berkepentingan  untuk  memberikan deskripsi yang teliti, beraturan dan rasional tentang sifat variabel permukaan bumi.

8. James E Preston
Geografi adalah ilmu  yang berhubungan   dengan   interelasi   manusia dan lingkungannya. Pada batasan ini telah dipusatkan pada lingkungan manusia yang lebih ditekankan pada terjadinya interelasi.

9. Elsworth Huntington
Geografi adalah  studi tentang  alam  dan  persebarannya  serta  relasi antara lingkungan alam dengan kualitas/  aktifitas  manusia.

10. E. A. Ackerman
Geografi lebih mengarah pada terjadinya proses interaksi antara aktifitas   manusia   dengan   lingkungan  alamiahnya  di   ruang   permukaan bumi. 
 
11. Ad Hoc Commitee on Geograf 
Geografi   mencari   kejelasan   bagaimana  tatalaku  subsistem  lingkungan  fisis  di  permukaan  bumi    dan    bagaimana    manusia    menyebarkan    dirinya    di    permukaan    bumi    dalam    kaitannya    dengan    faktor    fisis    lingkungan  dan  dengan  manusia  lainnya.

12. E.J Taaffe
Geografi berkepentingan memberikan kepada   manusia   deskripsi   yang   teratur   tentang   bumi....   (bagaimana  pun)  penekanan  kontemporernya  pada  geografi  sebagai  studi  mengenai  organisasi  keruangan  yang  dinyatakan  sebagai   pola   dan   proses.
 
13. M. Yeates
Geografi merupakan suatu  ilmu  yang  memperhatikan  perkembangan  rasional  dan  lokasi  dari    berbagai  sifat  (yang  beraneka  ragam) di permukaan  bumi.

14. Peter Hagget
Geografi  terutama  terarah  pada  (a)  Sistem  ekologi  dan  (b)  Sistem  keruangan.  Sistem  ekologi  berkaitan  dengan  manusia  dan  lingkungannya  sedang  sistem  keruangan  berkaitan  dengan  hubungan  antar  wilayah  dalam  hubungan  timbal  balik  yang  kompleks  dari  gerakan  pertukaran.

15. Semlok Semarang 1988
Geografi   adalah   Ilmu   yang   mempelajari   persamaan   dan   perbedaan    fenomena    Geosfer    dengan  sudut  pandang  kelingkungan atau  kewilayahan  dalam  konteks  keruangan.

Nah dari semua definisi geografi diatas tentu setiap ahli punya pandangan dan arha masing-masing dalam menentukan fokus kajian geografi. Secara  ringkas,  uraian  pengertian   Geografi di atas walau   tampak  berbeda  namun  memperlihatkan satu kesamaan dalam memandang Geografi yaitu ilmu  ini  mendeskripsikan  lingkungan  tempat  hidup  manusia  dan  relasi  timbal  balik  antara  manusia  dengan  lingkungannya  atau  berkenaan dengan ruang dan hubungan antar ruang.

Sumber:
Geografi Sebuah Pengantar. Iwan Hermawan

Sabtu, Agustus 31

Ruang Lingkup, Pengertian Geografi Beserta Tokohnya

Ruang Lingkup, Pengertian Geografi Beserta Tokohnya

Geografi pada dasarnya adalah ilmu tentang penggambaran bumi. Penggambaran ini bisa dipetakan atau dideskripsikan saja.

Ada banyak pengertian geografi yang disampaikan oleh berbagai macam tokoh geografi terkemukan baik nasional maupun dunia. 

Geografi telah berkembang sejak era peradaban manusia di bumi. Tulisan atau gambar-gambar hasil kreasi manusia purba di gua adalah contoh manusia telah mampu menggambarkan keadaan alamnya meskipun belum mengenal tulisan. Berikut ini daftar pengertian geografi.
Pengertian geografi berbagai hali
1.    Seminar dan Lokakarya Ikatan Geograf  Indonesia 1988: 
Geografi adalah ilmu yang mempelajari persamaan dan perbedaan fenomena geosfer dengan sudut pandang kelingkungan dan kewilayahan dalam konteks keruangan.
2.    Depdikbud 1989: 

Geografi merupakan suatu ilmu tentang permukaan bumi, iklim, penduduk, flora, fauna, serta hasil yang diperoleh dari bumi.
3.    Prof. Bintarto: 

Geografi mempelajari hubungan kausal gejala-gejala di muka bumi dan peristiwa-peristiwa yang terjadi di muka bumi baik yang fisikal maupun yang menyangkut mahkluk hidup beserta permasalahannya, melalui pendekatan keruangan, ekologikal dan regional untuk kepentingan program, proses dan keberhasilan pembangunan.
4.    I Made Sandy: 

Geografi adalah ilmu yang berusaha menemukan dan memahami persamaan-persamaan dan perbedaan-perbedaan yang ada dalam ruang muka bumi.
5.    Drs. N. Daldjoeni: 

Geografi yaitu uraian tentang bumi dengan segenap isinya yakni manusia ditambah dengan dunia hewan dan dunia tumbuh-tumbuhan.
6.    Ferdinand von Richthofen 1833 – 1905: 

Geografi adalah ilmu yang mempelajari gejala dan sifat pemukaan bumi dan penduduknya, disusun menurut letaknya, menerangkan baik tentang terdapatnya gejala – gejala dan sifat – sifat itu.
7.    Harthsorne

 Geografi adalah sebuah ilmu yang menampilkan realitas deferensiasi muka bumi seperti apa adanya, tidak hanya dalam arti perbedaan – perbedaan dalam hal tertentu tetapi juga dalam arti kombinasi keseluruhan fenomena di setiap tempat, yang berbeda dari keadaanya di tempat lain.
8. James Fairgrive (1966)
Geografi memiliki nilai edukatif yang dapat mendidik manusia untuk berpikir kritis dan bertanggung jawab terhadap kemajuan-kemajuan dunia. Ia juga berpendapat bahwa peta sangat penting untuk menjawab pertanyaan “di mana” dari berbagai aspek dan gejala geografi.

9. Frank Debenham (1950)
Geografi adalah ilmu yang bertugas mengadakan penafsiran terhadap persebaran fakta, menemukan hubungan antara kehidupan manusia dengan lingkungan fisik, menjelaskan kekuatan interaksi antara manusia dan alam.

10. Bisri Mustofa (2007) 
Geografi adalah ilmu yang menguraikan tentang permukaan bumi, iklim, penduduk, flora, fauna serta basil-basil yang diperoleh dari bumi.
11. Herioso Setiyono (1996) 

Geografi adalah ilmu yang mempelajari hubungan timbal balik antara manusia dengan lingkungannya dan merujuk pada pola persebaran horisontal dipermukaan bumi.
12. Preston E. James

Geografi merupakan induk dari segala ilmu pengetahuan, hal ini karena bidang ilmu pengetahuan selalu di mulai dari keadaan muka bumi yang kemudian beralih pada studi ilmu pengetahuan masing-masing.
13.  Claudius Ptolomaeus
Geografi adalah suatu penyajian melalui peta dari sebagian dan seluruh permukaan bumi.
14. Eratosthenes
Geografi berasal dari kata geo artinya bumi dan graphein artinya gambar. Geografi adalah penggambaran tentang bumi.

Itulah beberapa pengertian/definisi geografi dari berbagai ahli terkemuka. Sudah tahu persamaan dan perbedaannya kan?. Jangan lupa like dan share blognya ya!.

Sabtu, Juli 13

Pengertian, Makna, Contoh 10 Konsep Dasar Geografi

Pengertian, Makna, Contoh 10 Konsep Dasar Geografi

Halo teman-teman sebangsa dan setanah air, gimana nih tahun ajaran baru sudah dimulai aja nih. 

Khusus kamu siswa SMA IPS kelas 10 tentunya pasti akan mulai belajar geografi kan?. 

Nah salah satu materi dasar geografi adalah 10 konsep geografi yang wajib dikuasai.

Konsep geografi adalah istilah yang mengandung makna geografi di dalamnya. Kalau kamu belajar math misalnya kamu akan menemukan istilah bilangan bulat, ganjil, genap, prima dan lainnya kan?. 

Itu adalah konsep matematika, kalau di geografi berbeda karena ada 10 konsep dasar geografi yang utama. Yuk kita cek di bawah ini penjelasannya.

1. Konsep Lokasi 
Lokasi adalah konsep paling utama alias nomor 1 dari geografi. Jadi jika kamu bicara geografi maka hal pertama yang pasti dibahas adalah lokasi, ngerti kan?. Lokasi dibagi menjadi lokasi absolut dan lokasi relatif. 

Lokasi absolut dilihat dari letak astronomis lintang dan bujur sementara lokasi relatif dilihat dari kondisi lingkungan sekitar. Contoh fenomena konsep lokasi absolut dan relatif ada di bawah

Lokasi absolut: Indonesia terletak di 6 LU - 11 LS dan 95 BT - 141 BT
Lokasi relatif : Rumah saya dekat ke stasiun KRL namun jauh ke pusat perbelanjaan (rumah kamu belum tentu kaya gitu kan)
Peta sebagai alat bantu geografi
2. Konsep Jarak
Jarak adalah panjang lintasan diantara dua lokasi atau lebih. Jarak terbagi menjadi jarak relatif dan jarak absolut. 

Jarak absolut dihitung dengan satuan panjang sementara jarak relatif dihitung dengan satuan waktu. Contoh fenomena konsep jarak absolut dan relatif ada di bawah

Jarak absolut: Saya pergi ke sekolah dari rumah menempuh jarak 5 km
Jarak relatif: Saya mudik dari Jakarta ke Cirebon menempuh perjalanan 6 jam dengan bis

3. Keterjangkauan
Keterjangkauan adalah mudah tidaknya satu lokasi diakses dan dipengaruhi oleh kondisi fisik wilayah dan sarana prasarana transportasi. Contoh fenomena konsep keterjangkauan ada di bawah

Pengiriman bantuan logistik korban gempa Palu terhambat karena kondisi jalan rusak parah dan terputusnya jembatan penghubung.

4. Morfologi
Morfologi adalah bentuk permukaan bumi yang dikontrol oleh gaya endogen dan eksogen. Ada banyak sekali variasi morfologi permukaan bumi kita mulai dari dataran tinggi, gunung api, lembah, sinklin, dan lainnya. Contoh fenomena konsep morfologi ada di bawah

Wilayah Kabupaten Wonosobo ada pada ketinggian rata-rata 800 mdpl.
Kabupaten Indramayu berada di wilayah dataran rendah dan potensial sebagai lumbung padi dan minapolitan.

5. Pola
Pola adalah susunan suatu gejala/fenomena geosfer di permukaan bumi. Pola bisa terbentuk alami atau dibangun sendiri oleh manusia. Contoh fenomena konsep pola ada di bawah ini

Pemukiman di daerah dataran rendah yang subur cenderung mengelompok.
Petani desa Ngadirejo memiliki pola tanam padi-bawang-padi dalam satu tahun.

6. Nilai Guna
Suatu lokasi di permukaan bumi ini pasti memiliki fungsi alias nilai guna masing-masing. Contoh fenomena konsep nilai guna ada di bawah ini

Pegunungan Sewu Gunung Kidul ditetapkan sebagai geopark oleh UNESCO dan menjadi laboratorium geologi kelas dunia.

7. Aglomerasi
Aglomerasi adalah gejalan pemusatan suatu aktivitas terutama aktivitas ekonomi pada permukaan bumi. Contoh fenomena konsep aglomerasi ada di bawah

Pemerintah membangun kawasan industri di sekitaran Cikarang, Bekasi, Karawang untuk mendongkrak produksi dan meningkatkan efisiensi.

8. Interaksi
Interaksi dalam geografi adalah hubungan timbal balik antar wilayah dikarenakan adanya perbedaan sumberdaya. Perbedaan sumberdaya ini membuat wilayah berinteraksi barter barang dan jasa satu sama lain. Interaksi wilayah yang intens akan menghasilkan interdependensi atau ketergantungan. Contoh fenomena konsep interaksi ada di bawah

Desa mengirim beras ke wilayah perkotaan dan perkotaan mengirim barang elektronik ke desa.

9. Perbedaan Wilayah
Wilayah-wilayah di permukaan bumi ini bervariasi dan tidak sama satu sama lain sehingga dapat dibedakan baik dari sisi fisik maupun sosialnya. Contoh fenomena konsep perbedaan wilayah ada di bawah.

Kota Jogja terletak di daerah dataran rendah sementara kota Malang terletak di dataran tinggi.
Indonesia berada di wilayah tropis sementara Jepang berada di wilayah subtropis.

10. Keterkaitan ruang
Keterkaitan ruang atau asosiasi adalah adanya hubungan logis diantara elemen-elemen pembentuk ruang tersebut. Contoh fenomena konsep asosiasi ada di bawah

Wilayah Indonesia terletak di batas subduksi lempeng sehingga banyak muncul gunung api.
Kota Brebes berada di daerah dataran rendah sehingga mayoritas masyarakatnya bertani bawang. 

Gimana udah mulai ada pencerahan kan?. Selanjutnya coba kamu buat sendiri kalimat-kalimat yang menyatakan 10 konsep geografi tadi tapi jangan sama dengan punya saya, pasti bisa. Jangan lupa share ya kalau bermanfaat! 

Baca juga: Rangkuman bab hakikat geografi lengkap

Rabu, Mei 2

Contoh Konsep Geografi Morfologi atau Bentuk Muka Bumi

Contoh Konsep Geografi Morfologi atau Bentuk Muka Bumi

Sebelumnya kita sudah belajar 3 konsep geografi yaitu lokasi, jarak dan keterjangkauan. Kali ini kita akan coba bahas tentang tentang konsep morfologi. 

Morfologi dalam geografi adalah bentuk permukaan bumi. Bentuk permukaan bumi ini bervariasi sekali guys dan terus berkembang dari masa ke masa.

Ada dua tenaga yang membuat morfologi permukaan bumi ini bisa bermacam-macam yaitu tenaga endogen dan tenaga eksogen.

Tenaga endogen adalah tenaga yang berasal dari dalam bumi. Tenaga endogen ini bersifat membangun struktur permukaan bumi. Yang termasuk tenaga endogen adalah vulkanisme, tektonisme dan seisme. 

Sebenarnya semua fenomena tadi berasal dari aktivitas magma. Vulkanisme menghasilkan beberapa morfologi seperti kaldera, gunung api, batolit dan lakolit. 

Tektonisme berkaitan dengan gerakan lempeng tektonik dan terbagi menjadi orogenesa dan epirogenesa. Baca juga: Contoh, pengertian konsep pola

Orogenesa adalah proses pembentukkan pegunungan sememtara epirogenesa adalah proses pembentukan daratan benua. Seisme berkaitan dengan gempa yang bisa menyebabkan kerusakan di atas permukaan bumi. 

Gempa yang paling kuat adalah gempa tektonik. Gempa tektonik banyak terjadi di batas lempeng konvergen atau di zona subduksi.
Contoh Konsep Geografi Morfologi atau Bentuk Muka Bumi
Kawah meteorit hasil tumbukan benda asing
Tenaga eksogen adalah tenaga yang berasal dari luar dan bersifat merusak atau merombak struktur yang telah ada. Yang termasuk tenaga eksogen adalah erosi, sedimentasi, pelapukan dan tenaga ekstaterestrial. 

Penyebab erosi bisa oleh bantuan air, angin, es dan gravitasi. Erosi ini adalah upaya bumi untuk menyeimbangkan diri sehingga kita membutuhkan erosi. Erosi membuat permukaan bumi semakin bervariasi dari satu tempat ke tempat lainnya. 

Hasil aktivitas eksogen diantaranya meander, delta, batu jamur, tombolo, morena dan gumuk pasir. Tenaga ekstraterestrial adalah tenaga yang bersumber dari benda asing seperti meteor. 

Meteor yang mengantam bumi akan menghasilkan cekungan seperti kawah Arizona di Amerika Serikat. Baca juga: Contoh konsep aglomerasi

Jadi kesimpulannya morfologi permukaan bumi bervariasi. Dalam soal UN contoh kalimat yang menyatakan konsep morfologi adalah sebagai berikut:
- Wilayah Bandung didominasi dataran tinggi.
- Gunung Ciremai berada di ketinggian 3.500 mdpl.

Baca juga: Rangkuman bab hakikat, konsep geografi

Gambar: disini

Jumat, Desember 8

Cabang Ilmu Filsafat Yang Utama

Cabang Ilmu Filsafat Yang Utama

Filsafat secara garis besar dapat dibagi ke dalam dua kelompok yaitu kelompok sistematis dan sejarah filsafat. Filsafat sistematis bertujuan dalam pembentukan dan pemberian landasan pemikiran filsafat. Di dalamnya meliputi logika, metodologi, epistemologi, filsafat ilmu, etika, estetika,

 metafisika, teologi, filsafat manusia dan kelompok filsafat khusus seperti filsafat sejarah, filsafat hukum, filsafat komunikasi dan lainnya. Adapun sejarah filsafat adalah bagian yang berupaya meninjau pemikiran filsafat masa ke masa meliputi filsafat Yunani, India, Cina dan Islam.

Berikut ini pengertian cabang-cabang filsafat yang utama:
1. Logika
Logika adalah cabang filsafat yang menyelidiki lurus tidaknya pemikiran kita. Lapangan dalam logika adalah asas-asas yang menentukan  pemikiran yang lurus, tepat dan sehat. 

Dengan mempelajari logika diharapkan dapat menerapkan asas bernalar sehingga dapat menarik kesimpulan dengan tepat. Persoalan-persoalan logika antara lain apa yang dimaksud pengertian?. Apa yang dimaksud dengan penyimpulan?. 

Apa aturan-aturan untuk dapat menyimpulkan secara lurus?. Sebutkan pembagian silogisme?. Sebutkan pembagian sesat pikir?.

2. Epistemologi
Epistemologi adalah cabang filsafat yang  membicarakan tentang terjadinya pengetahuan, sumber pengetahuan dan kesahihan pengetahuan. Adapun filsafat ilmu mempelajari tentang ciri-ciri pengetahuan ilmiah dan cara bagaimana mendapatkannya. 

Dengan belajar epistemologi dan filsafat ilmu diharapkan dapat membedakan antara pengetahuan dan ilmu serta mengetahui dan menggunakan metode yang tepat dalam memperoleh suatu ilmu serta mengethui kebenaran suatu ilmu itu ditinjau dari isinya. 

Persoalan dalam epistemologi adalah bagaimana manusia dapat mengetahui sesuatu?. Darimana pengetahuan itu dapat diperoleh?. Bagaimana validitas pengetahuan itu dapat dinilai?. Apa perbedaan antara pengetahuan apriori dengan pengetahuan a posteriori?.
Cabang Ilmu Filsafat Yang Utama
Pohon cabang filsafat

3. Etika
Etika adalah cabang filsafat yang membicarakan tingkah laku atau perbuatan manusia dalam kaitannya dengan baik dan buruk. Dengan berlajar etika diharapkan dapat membedakan istilah yang sering muncul seperti etika, norma, dan moral. 

Di sisi lain, dapat mengetahui dan memahami juga tingkah laku apa yang baik menurut teori tertent dan sikap yang baik sesuatu dengan kaidah-kaidah etika. Jadi objek material etika adalah tingkah laku atau perilaku manusia, yang dilakukan secara sadar dan bebas. 

Objek formal etika adalah kebaikan dan keburukan atau bermoral atau tidak bermoral dari tingkah laku tersebut. Berbagai persoalan dalam etika diantaranya adalah apa yang dimaksud baik dan buruk secara moral?. 

Apa syarat-syarat sesuatu perbuatan dikatakan baik secara moral?. Bagaimanakah hubungan antara kebebasan kehendak dengan perbuatan susila?. Apa yang dimaksud dengan kesadaran moral?. Bagaimanakah peranan hati nurani dalam setiap perbuatan manusia?.

4. Estetika
Estetika adalah cabang filsafat yang membicarakan tentang keindahan. Objek dari estetika adalah pengalaman akan keindahan. 

Dengan belajar estetika diharapkan dapat membedakan antara estetika filsafat dengan estetika ilmiah, berbagai teori keindahan, pengertian seni, penggolongan seni, nilai seni, aliran dalm seni dan teori penciptaan dalam seni. 

Persoalan estetika antara lain apakah keindahan itu?. Keindahan itu bersifat objektif atau subjektif?. Apa yang merupakan ukuran keindahan?. Apa peranan dalam kehidupan manusia dan bagaimana kaitan keindahan dengan kebenaran?.

5. Metafisika
Metafisika adalah cabang filsafat yang membicarakan tentang yang ada. Metafisika membicarakan sesuatu dibalik yang nampak. Dengan belajar metafisika orang akan mengenal Tuhannya dan mengetahui berbagai aliran dalam metafisika. 

Persoalan metafisika dibagi ke dalam tiga macam yaitu ontologi, kosmologi dan antropologi. Persoalan ontologis antara lain apa yang dimaksud dengan ada, keberadaan atau eksistensi itu?. Apa sifat dasar kenyataan atau keberadaan?. 

Persoalan kosmologis bertalian dengan asal mula, perkembangan dan struktur atau susunan alam seperti jenis keteraturan apa yang ada di alam?. Apa hakikat hubungan sebab dan akibat?. Apakah ruang dan waktu itu?. 

Persoalan antropologi seperti bagaimana terjadi hubungan badan dan jiwa?. Apa yang dimaksud kesadaran?. Manusia itu mahluk bebas atau tidak?.

Gambar: disini

Kamis, November 2

Konsep Ruang dan Region Dalam Geografi

Konsep Ruang dan Region Dalam Geografi

Studi geografi pada dasarnya mengkaji benda, gejala, masalah kehidupan dalam ruang yang menyangkut lokasi, penyebaran dan interaksinya satu sama lain. 

Dalam hal ini yang dimaksud dengan ruang adalah bagian permukaan bumi yang disebut geosfer. Wujud ruang permukaan bumi berbentuk 3 dimensi, bentangnya berupa daratan dan perairan sedangkan ke arah vertikal berupa lapisan udara. 

Dalam ruang ini benda-benda dan gejalanya terjadi dan tinggal. Berkaitan dengan benda, gejala dan masalah kehidupan tersebut kita dapat mengartikan bahwa semua hal tersebut ada dalam ruang yang disebut permukaan bumi.

Kembali pada definisi ruang, Norris dan Harring menyatakan bahwa "terrestrial space refers to the three dimensional area centered on the earth's surface in which all material things are contained". 

Ruang yang tiga dimensi di permukaan bumi kita ini bervariasi dari satu lokasi ke lokasi lainnya (areal differentiation). Perbedaan areal tadi selain sesuai dengan kondisi fisiknya, juga sebagai akibat interelasi dan interaksi  yang terjadi dalam ruang yang bersangkutan. 

Suatu kawasan pemukiman, kwasan industri, pedesaan, perkotaan dapat dinyatakan sebagai ruang. Pengkajian ruang ddengna pendekatan keruangan merupakan salah satu ciri khas geografi.

Salah satu ciri lain geografi adalah pengkajian tentang region yaitu suatu ruang di permukaan bumi yang memiliki kenampakan dan ciri khas. Di dalam region ini terjadi interaksi keruangan yang memberikan ciri tertentu kepada ruang atau region itu. Lalu apa definisi region itu?.
Konsep Ruang dan Region Dalam Geografi
Perbedaan region desa dan kota
Hagget mengartikan "regions occupy a central position in geography". Artinya kedudukan region sangat sentral sehingga pengkajian yang tidak dalam konteks region bukan disebut geografi. 

Lebih lanjut Murphey mengemukakan bahwa suatu region punya kesatuan ruang yang memperlihatkan unsur umum, dapat dinyatakan sebagai suatu area yang sedikit banyak memperlihatkan karakter penyebaran dan antar hubungan yang homogen.

Karakteristik dan homogenitas ini merupakan hasil penyebaran, antar hubungan dan interaksi unsur-unsur geografi yang ada dalam runag atau region yang berlangsung. 

Contohnya kita dapat melihat region pemukiman, pertanian, industri, nelayan dan lainnya. Karakteristik region tadi merupakan hasil distribusi, interelasi dan interaksi cuaca, iklim, tanah, hidrografi, relief, populasi, budaya dan lainnya. 

Perbedaan karakter region yang bersangkutan merupakan hasil perpaduan integral unsur-unsur geografi yang ada dalam ruang atau region tadi. Artinya region itu berada dalam ruang permukaan bumi, terkotak-kotak oleh suatu ciri khas.  

Baca juga: Rumus Titik Henti Reilly
Gambar: disini
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done
close